Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Bupati Berau Cek Kesiapan RSUD Baru, Layanan Rawat Jalan jadi Prioritas Awal

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    27 April 2026 pukul 16:52 WITA

    Peninjauan Bupati Berau ke RSUD Tanjung Redeb yang baru di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sei Bedungun, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb yang baru di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sei Bedungun, Kabupaten Berau, Senin (27/4/2026). Peninjauan ini pun dilakukan untuk memastikan fasilitas dan pelayanan siap sebelum rumah sakit mulai beroperasi.

    Sebelum mengikuti rapat persiapan pembukaan, Bupati Berau memilih untuk melihat langsung kondisi di lapangan, terutama kesiapan layanan rawat jalan yang menjadi prioritas awal.

    "Tadi sebenarnya kita ada meeting untuk persiapan pembukaan rumah sakit, tetapi sebelum rapat saya ingin meninjau beberapa tempat, khususnya untuk rawat jalan dulu. Namanya juga pindahan, tidak mungkin langsung sempurna, pasti ada kekurangan. Nah itu kita persiapkan dan kita perbaiki, tetap on progress," ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

    Ia menjelaskan bahwa berbagai kekurangan yang masih ditemukan juga akan segera diperbaiki secara bertahap. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini memfokuskan pelayanan pada rawat jalan, sambil menyiapkan fasilitas rawat inap sebagai bagian dari persyaratan uji operasional.

    "Kita konsentrasi untuk rawat jalan dulu. Selanjutnya kita juga menyiapkan beberapa bad atau tempat tidur untuk rawat inap karena itu merupakan persyaratan untuk uji operasional," jelasnya.

    Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut mengecek sejumlah fasilitas, seperti pendingin ruangan (AC), ruang poli, ruang tunggu, hingga area registrasi. Ia juga memperhatikan aspek kenyamanan dan estetika lingkungan rumah sakit, termasuk penataan tanaman di area depan.

    "Tadi saya cek AC, fasilitas poli, ruang tunggu, dan ruang registrasi supaya nyaman. Nah makanya kita kerjasama dengan beberapa kepala OPD juga misalnya untuk bagian depan kita siapkan tanaman, untuk penahan tanggul juga progres termasuk estetika tanaman-tanaman," katanya.

    Sementara itu, dirinya juga menyampaikan bahwa beberapa perlengkapan rumah sakit masih dalam proses pengiriman menuju Berau. Hal ini menjadi salah satu penyebab target operasional mengalami sedikit keterlambatan yang awal mulanya ditargetkan pada bulan Mei 2026 ini.

    "Beberapa perlengkapan masih dalam perjalanan menuju Berau. Jadi target operasional memang agak sedikit mengalami keterlambatan, tetapi insyaallah semuanya bisa kita jalankan," tuturnya.

    Menurutnya, keberadaan RSUD baru ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Kabupaten Berau, mengingat fasilitas yang ada saat ini dinilai belum mampu menampung seluruh pasien.

    "Rumah sakit yang ada saat ini belum bisa mengcover pasien, sehingga kita harus memaksimalkan pemanfaatan rumah sakit ini secara bertahap," ujarnya.

    Terkait sumber daya manusia (SDM), Sri mengatakan akan menggunakan dan membagi tenaga SDM yang ada sambil tetap mengoperasikan rumah sakit lama, kebijakan ini diambil sebagai langkah strategi ditengah keterbatasan anggaran saat ini. Ke depan, direncanakan akan ada dua manajemen guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal.

    "Tenaga SDM kita bagi, dan rumah sakit yang lama tetap berjalan. Ke depan akan ada dua manajemen untuk mendukung pelayanan kesehatan di Berau," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Bupati Berau Cek Kesiapan RSUD Baru, Layanan Rawat Jalan jadi Prioritas Awal

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    27 April 2026 pukul 16:52 WITA

    Peninjauan Bupati Berau ke RSUD Tanjung Redeb yang baru di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sei Bedungun, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb yang baru di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sei Bedungun, Kabupaten Berau, Senin (27/4/2026). Peninjauan ini pun dilakukan untuk memastikan fasilitas dan pelayanan siap sebelum rumah sakit mulai beroperasi.

    Sebelum mengikuti rapat persiapan pembukaan, Bupati Berau memilih untuk melihat langsung kondisi di lapangan, terutama kesiapan layanan rawat jalan yang menjadi prioritas awal.

    "Tadi sebenarnya kita ada meeting untuk persiapan pembukaan rumah sakit, tetapi sebelum rapat saya ingin meninjau beberapa tempat, khususnya untuk rawat jalan dulu. Namanya juga pindahan, tidak mungkin langsung sempurna, pasti ada kekurangan. Nah itu kita persiapkan dan kita perbaiki, tetap on progress," ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

    Ia menjelaskan bahwa berbagai kekurangan yang masih ditemukan juga akan segera diperbaiki secara bertahap. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini memfokuskan pelayanan pada rawat jalan, sambil menyiapkan fasilitas rawat inap sebagai bagian dari persyaratan uji operasional.

    "Kita konsentrasi untuk rawat jalan dulu. Selanjutnya kita juga menyiapkan beberapa bad atau tempat tidur untuk rawat inap karena itu merupakan persyaratan untuk uji operasional," jelasnya.

    Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut mengecek sejumlah fasilitas, seperti pendingin ruangan (AC), ruang poli, ruang tunggu, hingga area registrasi. Ia juga memperhatikan aspek kenyamanan dan estetika lingkungan rumah sakit, termasuk penataan tanaman di area depan.

    "Tadi saya cek AC, fasilitas poli, ruang tunggu, dan ruang registrasi supaya nyaman. Nah makanya kita kerjasama dengan beberapa kepala OPD juga misalnya untuk bagian depan kita siapkan tanaman, untuk penahan tanggul juga progres termasuk estetika tanaman-tanaman," katanya.

    Sementara itu, dirinya juga menyampaikan bahwa beberapa perlengkapan rumah sakit masih dalam proses pengiriman menuju Berau. Hal ini menjadi salah satu penyebab target operasional mengalami sedikit keterlambatan yang awal mulanya ditargetkan pada bulan Mei 2026 ini.

    "Beberapa perlengkapan masih dalam perjalanan menuju Berau. Jadi target operasional memang agak sedikit mengalami keterlambatan, tetapi insyaallah semuanya bisa kita jalankan," tuturnya.

    Menurutnya, keberadaan RSUD baru ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Kabupaten Berau, mengingat fasilitas yang ada saat ini dinilai belum mampu menampung seluruh pasien.

    "Rumah sakit yang ada saat ini belum bisa mengcover pasien, sehingga kita harus memaksimalkan pemanfaatan rumah sakit ini secara bertahap," ujarnya.

    Terkait sumber daya manusia (SDM), Sri mengatakan akan menggunakan dan membagi tenaga SDM yang ada sambil tetap mengoperasikan rumah sakit lama, kebijakan ini diambil sebagai langkah strategi ditengah keterbatasan anggaran saat ini. Ke depan, direncanakan akan ada dua manajemen guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal.

    "Tenaga SDM kita bagi, dan rumah sakit yang lama tetap berjalan. Ke depan akan ada dua manajemen untuk mendukung pelayanan kesehatan di Berau," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)