Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Bupati Berau Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Kebangsaan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    01 Juni 2026 pukul 15:50 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, di Halaman Kantor Bupati Berau, Senin (1/6/2026). 

    Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan dihadiri Wakil Bupati Berau, Gamalis, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, unsur forkopimda, kepala OPD, serta peserta dari berbagai instansi.

    Pada kesempatan tersebut, Sri Juniarsih Mas membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.

    "Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya agenda tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Sri.

    Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan dalam menjaga keutuhan Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.

    Menurutnya, Indonesia layak menjadi contoh bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan ketika seluruh elemen bangsa menjunjung nilai persatuan. Di tengah berbagai tantangan global, Pancasila tetap menjadi pedoman dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

    "Indonesia mampu berdiri kokoh karena memiliki Pancasila sebagai dasar yang menyatukan seluruh perbedaan yang ada," katanya.

    Selain itu, dirinya menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut mewujudkan perdamaian dunia. Hal itu sesuai dengan amanat konstitusi yang menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang aktif dalam menciptakan ketertiban dan keadilan internasional.

    Ia menambahkan, peran tersebut telah diwujudkan melalui keterlibatan Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia, termasuk pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dukungan terhadap penyelesaian konflik melalui jalur dialog.

    "Kita ingin menunjukkan bahwa perdamaian harus dibangun di atas keadilan dan penghormatan terhadap kemanusiaan," terangnya.

    Oleh karena itu, Sri Juniarsih juga mengajak seluruh masyarakat Berau untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga toleransi, menghormati perbedaan, hingga memperkuat semangat gotong royong.

    "Mari terus menjaga persatuan dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap tindakan, agar Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

     

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Bupati Berau Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Kebangsaan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    01 Juni 2026 pukul 15:50 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, di Halaman Kantor Bupati Berau, Senin (1/6/2026). 

    Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan dihadiri Wakil Bupati Berau, Gamalis, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, unsur forkopimda, kepala OPD, serta peserta dari berbagai instansi.

    Pada kesempatan tersebut, Sri Juniarsih Mas membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.

    "Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya agenda tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Sri.

    Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan dalam menjaga keutuhan Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.

    Menurutnya, Indonesia layak menjadi contoh bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan ketika seluruh elemen bangsa menjunjung nilai persatuan. Di tengah berbagai tantangan global, Pancasila tetap menjadi pedoman dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

    "Indonesia mampu berdiri kokoh karena memiliki Pancasila sebagai dasar yang menyatukan seluruh perbedaan yang ada," katanya.

    Selain itu, dirinya menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut mewujudkan perdamaian dunia. Hal itu sesuai dengan amanat konstitusi yang menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang aktif dalam menciptakan ketertiban dan keadilan internasional.

    Ia menambahkan, peran tersebut telah diwujudkan melalui keterlibatan Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia, termasuk pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dukungan terhadap penyelesaian konflik melalui jalur dialog.

    "Kita ingin menunjukkan bahwa perdamaian harus dibangun di atas keadilan dan penghormatan terhadap kemanusiaan," terangnya.

    Oleh karena itu, Sri Juniarsih juga mengajak seluruh masyarakat Berau untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga toleransi, menghormati perbedaan, hingga memperkuat semangat gotong royong.

    "Mari terus menjaga persatuan dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap tindakan, agar Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)