Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Berau Ikuti Verifikasi KKS Nasional 2025, Pemkab Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    21 Agustus 2025 pukul 10:51 WITA

    Suasana saat mengikuti Verifikasi Lanjutan KKS tingkat Nasional tahun 2025, di Ruang Rapat Kakaban Kantor Bupati Berau, Rabu (20/05/2025). (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dengan mengikuti Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional tahun 2025, di Ruang Rapat Kakaban Kantor Bupati Berau, Rabu (20/05/2025).

    Kegiatan ini pun dilaksanakan secara virtual oleh tim verifikator dari Kementerian Kesehatan RI, dan menjadi salah satu tahapan penting menuju penghargaan Swastisaba Padapa, yang diberikan kepada daerah dengan capaian tinggi dalam membangun ekosistem kesehatan secara menyeluruh.

    Sehingganya dalam upaya tersebut, Pemkab Berau terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meraih penghargaan Swastisaba Padapa 2025.

    Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, M Said, menyampaikan paparan lengkap tentang pencapaian serta strategi lintas sektor yang telah dijalankan oleh Pemkab Berau. 

    Ia menjelaskan bahwa program Kota Sehat mencakup sembilan tatanan utama yakni Kehidupan masyarakat sehat mandiri, Organisasi dan fasilitas umum, Satuan pendidikan, Pasar, Perkantoran dan perindustrian, Pariwisata, Transportasi dan tertib lalu lintas, Perlindungan sosial hingga Penanggulangan bencana.

    "Budaya hidup sehat harus dimulai dari lingkungan terdekat, dan perlu didukung oleh partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. Inilah esensi dari gotong royong dalam membangun kota sehat," ujar M Said, Kamis, (21/8/2025).

    Dirinya pun menyampaikan bahwa tim verifikator pusat telah melakukan evaluasi terhadap capaian program KKS di Kabupaten Berau, termasuk melalui pemaparan dan pemutaran video dokumentasi dengan cara virtual.

    "Alhamdulillah, kita mendapat apresiasi yang cukup baik. Meski ada beberapa catatan, khususnya terkait kesesuaian data dengan kondisi di lapangan, kita diberi waktu dua hari yaitu 2x24 jam untuk melengkapi dan memperbaikinya," tuturnya.

    Namun, ia yakin bahwa jajaran dinas terkait telah siap untuk menyempurnakan data yang dibutuhkan oleh tim pusat. Menurutnya, hal ini menjadi motivasi tambahan untuk terus memperbaiki berbagai sektor penunjang kehidupan masyarakat.

    "Insyaallah teman-teman di dinas itu sudah siap untuk menyesuaikan data yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh teman-teman di tim verifikasi pusat," katanya.

    Selain itu, mengenai pasar sehat, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, namun hal tersebut sekaligus menjadi peluang untuk terus berbenah.

    "Pembenahan pasar dan penanganan bencana bukan semata-mata dilakukan karena ada verifikasi ini, tapi memang sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama," jelasnya.

    Oleh karena itu, dirinya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan, tidak hanya dari internal pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta, pelaku UMKM, pariwisata, dan masyarakat luas.

    "Kami tidak hanya ingin memenuhi persyaratan verifikasi. Ini adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, pelaku UMKM, perusahaan, pelaku pariwisata, semuanya harus berkolaborasi," tandasnya.

    Said berharap, melalui kerja sama yang baik dan komitmen berkelanjutan, Kabupaten Berau dapat meraih Swastisaba Padapa 2025 dan sekaligus menciptakan lingkungan hidup yang sehat, nyaman, dan berdaya saing bagi seluruh lapisan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Berau Ikuti Verifikasi KKS Nasional 2025, Pemkab Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    21 Agustus 2025 pukul 10:51 WITA

    Suasana saat mengikuti Verifikasi Lanjutan KKS tingkat Nasional tahun 2025, di Ruang Rapat Kakaban Kantor Bupati Berau, Rabu (20/05/2025). (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dengan mengikuti Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional tahun 2025, di Ruang Rapat Kakaban Kantor Bupati Berau, Rabu (20/05/2025).

    Kegiatan ini pun dilaksanakan secara virtual oleh tim verifikator dari Kementerian Kesehatan RI, dan menjadi salah satu tahapan penting menuju penghargaan Swastisaba Padapa, yang diberikan kepada daerah dengan capaian tinggi dalam membangun ekosistem kesehatan secara menyeluruh.

    Sehingganya dalam upaya tersebut, Pemkab Berau terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meraih penghargaan Swastisaba Padapa 2025.

    Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, M Said, menyampaikan paparan lengkap tentang pencapaian serta strategi lintas sektor yang telah dijalankan oleh Pemkab Berau. 

    Ia menjelaskan bahwa program Kota Sehat mencakup sembilan tatanan utama yakni Kehidupan masyarakat sehat mandiri, Organisasi dan fasilitas umum, Satuan pendidikan, Pasar, Perkantoran dan perindustrian, Pariwisata, Transportasi dan tertib lalu lintas, Perlindungan sosial hingga Penanggulangan bencana.

    "Budaya hidup sehat harus dimulai dari lingkungan terdekat, dan perlu didukung oleh partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. Inilah esensi dari gotong royong dalam membangun kota sehat," ujar M Said, Kamis, (21/8/2025).

    Dirinya pun menyampaikan bahwa tim verifikator pusat telah melakukan evaluasi terhadap capaian program KKS di Kabupaten Berau, termasuk melalui pemaparan dan pemutaran video dokumentasi dengan cara virtual.

    "Alhamdulillah, kita mendapat apresiasi yang cukup baik. Meski ada beberapa catatan, khususnya terkait kesesuaian data dengan kondisi di lapangan, kita diberi waktu dua hari yaitu 2x24 jam untuk melengkapi dan memperbaikinya," tuturnya.

    Namun, ia yakin bahwa jajaran dinas terkait telah siap untuk menyempurnakan data yang dibutuhkan oleh tim pusat. Menurutnya, hal ini menjadi motivasi tambahan untuk terus memperbaiki berbagai sektor penunjang kehidupan masyarakat.

    "Insyaallah teman-teman di dinas itu sudah siap untuk menyesuaikan data yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh teman-teman di tim verifikasi pusat," katanya.

    Selain itu, mengenai pasar sehat, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, namun hal tersebut sekaligus menjadi peluang untuk terus berbenah.

    "Pembenahan pasar dan penanganan bencana bukan semata-mata dilakukan karena ada verifikasi ini, tapi memang sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama," jelasnya.

    Oleh karena itu, dirinya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan, tidak hanya dari internal pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta, pelaku UMKM, pariwisata, dan masyarakat luas.

    "Kami tidak hanya ingin memenuhi persyaratan verifikasi. Ini adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, pelaku UMKM, perusahaan, pelaku pariwisata, semuanya harus berkolaborasi," tandasnya.

    Said berharap, melalui kerja sama yang baik dan komitmen berkelanjutan, Kabupaten Berau dapat meraih Swastisaba Padapa 2025 dan sekaligus menciptakan lingkungan hidup yang sehat, nyaman, dan berdaya saing bagi seluruh lapisan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)