Tertinggal 6 Poin dari Persib Bandung, Fabio Lefundes: Nasib Masih di Tangan Kami

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Olahraga

    23 Februari 2026 05:08 WIB

    Coach Fabio Lefundes saat memberikan instruksi di lapangan saat menghadapi Dewa United. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kekalahan di laga terakhir memang memutus tren tiga kemenangan beruntun Borneo FC Samarinda.

    Meski jarak poin di papan atas klasemen semakin ketat, Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes menolak untuk lempar handuk dalam perburuan gelar juara musim ini.

    Arsitek asal Brasil itu menyadari persaingan menuju tangga juara sangat berat. Kini Borneo FC terpaut jarak poin yang cukup lumayan dari para pesaingnya di papan atas, termasuk selisih sekitar enam poin dari Persib Bandung.

    Namun Lefundes menegaskan peluang Pesut Etam masih terbuka lebar. "Terkait klasemen, kita masih punya tabungan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan Persija Jakarta dan jumlah laga yang sama dengan Persib Bandung. Jadi nasib kita masih bergantung pada diri kita sendiri," tegas Lefundes dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

    Menjelang akhir kompetisi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, jadwal padat menanti skuad Borneo FC.

    Mereka dijadwalkan akan melakoni laga-laga krusial bertajuk big match melawan tim-tim papan atas lainnya, seperti Arema FC, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya.

    Bagi Lefundes, rangkaian jadwal berat tersebut bukanlah hal yang perlu ditakuti. Ia justru melihatnya sebagai tantangan pembuktian kualitas tim asuhannya.

    "Sama seperti kami yang harus menghadapi tim-tim besar tersebut, mereka juga harus menghadapi kami. Ini adalah duel langsung (head-to-head). Sampai akhir musim, kami ingin terus berjuang di papan atas. Pada akhirnya, siapa yang paling konsisten, dialah yang akan meraih gelar juara," ungkap pelatih yang pernah menorehkan rekor 11 kemenangan beruntun bersama Borneo FC ini.

    Ia juga meminta anak asuhnya untuk tidak larut dalam kekecewaan. Jeda waktu yang singkat menuntut skuad Pesut Etam untuk segera mengalihkan fokus pada pertandingan kandang terdekat.

    "Tidak ada waktu untuk menyesal. Tanggal 26 nanti kami sudah harus bertanding lagi. Kami akan fokus memulihkan kondisi pemain agar bisa tampil maksimal melawan Arema di kandang sendiri dan kembali melanjutkan tren positif," pungkasnya.

    Senada dengan sang pelatih, perwakilan pemain Borneo FC, Mohammad Anez juga menegaskan komitmen tim untuk segera bangkit.

    "Ke depannya kami akan berusaha tampil lebih baik lagi dan semoga kami bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus di pertandingan-pertandingan berikutnya," tutur Anez.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Tertinggal 6 Poin dari Persib Bandung, Fabio Lefundes: Nasib Masih di Tangan Kami

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Olahraga

    23 Februari 2026 05:08 WIB

    Coach Fabio Lefundes saat memberikan instruksi di lapangan saat menghadapi Dewa United. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kekalahan di laga terakhir memang memutus tren tiga kemenangan beruntun Borneo FC Samarinda.

    Meski jarak poin di papan atas klasemen semakin ketat, Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes menolak untuk lempar handuk dalam perburuan gelar juara musim ini.

    Arsitek asal Brasil itu menyadari persaingan menuju tangga juara sangat berat. Kini Borneo FC terpaut jarak poin yang cukup lumayan dari para pesaingnya di papan atas, termasuk selisih sekitar enam poin dari Persib Bandung.

    Namun Lefundes menegaskan peluang Pesut Etam masih terbuka lebar. "Terkait klasemen, kita masih punya tabungan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan Persija Jakarta dan jumlah laga yang sama dengan Persib Bandung. Jadi nasib kita masih bergantung pada diri kita sendiri," tegas Lefundes dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

    Menjelang akhir kompetisi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, jadwal padat menanti skuad Borneo FC.

    Mereka dijadwalkan akan melakoni laga-laga krusial bertajuk big match melawan tim-tim papan atas lainnya, seperti Arema FC, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya.

    Bagi Lefundes, rangkaian jadwal berat tersebut bukanlah hal yang perlu ditakuti. Ia justru melihatnya sebagai tantangan pembuktian kualitas tim asuhannya.

    "Sama seperti kami yang harus menghadapi tim-tim besar tersebut, mereka juga harus menghadapi kami. Ini adalah duel langsung (head-to-head). Sampai akhir musim, kami ingin terus berjuang di papan atas. Pada akhirnya, siapa yang paling konsisten, dialah yang akan meraih gelar juara," ungkap pelatih yang pernah menorehkan rekor 11 kemenangan beruntun bersama Borneo FC ini.

    Ia juga meminta anak asuhnya untuk tidak larut dalam kekecewaan. Jeda waktu yang singkat menuntut skuad Pesut Etam untuk segera mengalihkan fokus pada pertandingan kandang terdekat.

    "Tidak ada waktu untuk menyesal. Tanggal 26 nanti kami sudah harus bertanding lagi. Kami akan fokus memulihkan kondisi pemain agar bisa tampil maksimal melawan Arema di kandang sendiri dan kembali melanjutkan tren positif," pungkasnya.

    Senada dengan sang pelatih, perwakilan pemain Borneo FC, Mohammad Anez juga menegaskan komitmen tim untuk segera bangkit.

    "Ke depannya kami akan berusaha tampil lebih baik lagi dan semoga kami bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus di pertandingan-pertandingan berikutnya," tutur Anez.

    (Sf/Lo)