Sengit hingga Akhir, Juan Villa Sebut Persaingan 75 Poin Borneo FC dan Persib Cetak Sejarah Baru

    Seputarfakta.com - maulana -

    Olahraga

    17 Mei 2026 06:17 WIB

    Pemain Borneo FC, Juan Villa. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Gelandang andalan Borneo FC, Juan Villa, menyebut persaingan perebutan takhta juara BRI Super League musim ini sebagai momen langka yang mencetak sejarah baru dalam sepak bola Indonesia.

    Bagaimana tidak, hingga memasuki pekan ke-33, dua kekuatan utama liga saat ini, yakni Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama kokoh berdiri dengan raihan 75 poin. 

    Dengan hanya menyisakan dua pertandingan pamungkas, tensi perburuan gelar juara dipastikan bakal membakar lapangan hingga detik terakhir.

    Dalam sesi konferensi pers jelang laga (Pre-Match Press Conference), pemain asal Kolombia tersebut menegaskan bahwa alih-alih merasa tertekan, ruang ganti Pesut Etam justru diselimuti aura kebanggaan yang luar biasa.

    "Kalau bagi saya pribadi, yang dirasakan justru perasaan bahagia dan bangga. Rekan-rekan di tim pun merasakan hal yang sama. Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili klub ini dan mencetak sejarah baru," ujar Juan Villa.

    Villa juga menyoroti betapa kompetitifnya liga musim ini, di mana dua tim mampu mengumpulkan poin yang sangat tinggi di fase krusial secara bersamaan.

    "Jika Anda melihat papan klasemen, belum pernah ada dua tim yang bersaing seketat ini hingga mengumpulkan masing-masing 75 poin saat kompetisi menyisakan dua pertandingan. Itu sangat luar biasa. Jadi ini sama sekali bukan tekanan," tambahnya.

    Meskipun mengantongi poin yang sama, Borneo FC saat ini harus rela menguntit di posisi kedua karena kalah secara catatan head-to-head dari Persib Bandung. 

    Situasi ini membuat sisa dua pertandingan ke depan layaknya partai final yang haram untuk berakhir dengan hasil seri, apalagi kalah.

    "Kami akan berusaha keras sampai akhir kompetisi untuk mendapatkan poin penuh, dan kita lihat apakah kita bisa keluar sebagai juara atau tidak," tuturnya.

    Langkah krusial pertama Borneo FC akan diuji sore ini, Minggu (17/5/2026), saat bertandang ke markas Persijap Jepara. 

    Meski di atas kertas Borneo diunggulkan, Persijap yang bermain tanpa beban setelah dipastikan aman dari jerat degradasi musim depan bisa menjadi batu sandungan yang berbahaya. 

    Setelah meladeni tantangan Laskar Kalinyamat, Borneo FC akan menutup musim dengan menjamu Malut United.

    Di sisi lain, jalan terjal juga harus dilewati sang rival, Persib Bandung. Akhir pekan ini, Maung Bandung harus melakoni laga tandang yang dipastikan sarat tensi tinggi melawan PSM Makassar, sebelum akhirnya menutup pekan ke-34 dengan menghadapi tim yang sama dengan Borneo, yakni Persijap Jepara.

    Bagi Borneo FC, selain wajib menyapu bersih 6 poin dari laga melawan Persijap dan Malut United, mereka juga harus berharap sang rival, Persib Bandung, tergelincir di salah satu dari dua laga sisa mereka.

    Satu hal yang pasti, tiket kompetisi Asia sudah aman di tangan Pesut Etam. Namun bagi publik Samarinda, mengawinkan tiket Asia dengan trofi juara BRI Super League di akhir musim tentu akan menjadi pelengkap sejarah yang sempurna. 

    (SF/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Sengit hingga Akhir, Juan Villa Sebut Persaingan 75 Poin Borneo FC dan Persib Cetak Sejarah Baru

    Seputarfakta.com - maulana -

    Olahraga

    17 Mei 2026 06:17 WIB

    Pemain Borneo FC, Juan Villa. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Gelandang andalan Borneo FC, Juan Villa, menyebut persaingan perebutan takhta juara BRI Super League musim ini sebagai momen langka yang mencetak sejarah baru dalam sepak bola Indonesia.

    Bagaimana tidak, hingga memasuki pekan ke-33, dua kekuatan utama liga saat ini, yakni Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama kokoh berdiri dengan raihan 75 poin. 

    Dengan hanya menyisakan dua pertandingan pamungkas, tensi perburuan gelar juara dipastikan bakal membakar lapangan hingga detik terakhir.

    Dalam sesi konferensi pers jelang laga (Pre-Match Press Conference), pemain asal Kolombia tersebut menegaskan bahwa alih-alih merasa tertekan, ruang ganti Pesut Etam justru diselimuti aura kebanggaan yang luar biasa.

    "Kalau bagi saya pribadi, yang dirasakan justru perasaan bahagia dan bangga. Rekan-rekan di tim pun merasakan hal yang sama. Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili klub ini dan mencetak sejarah baru," ujar Juan Villa.

    Villa juga menyoroti betapa kompetitifnya liga musim ini, di mana dua tim mampu mengumpulkan poin yang sangat tinggi di fase krusial secara bersamaan.

    "Jika Anda melihat papan klasemen, belum pernah ada dua tim yang bersaing seketat ini hingga mengumpulkan masing-masing 75 poin saat kompetisi menyisakan dua pertandingan. Itu sangat luar biasa. Jadi ini sama sekali bukan tekanan," tambahnya.

    Meskipun mengantongi poin yang sama, Borneo FC saat ini harus rela menguntit di posisi kedua karena kalah secara catatan head-to-head dari Persib Bandung. 

    Situasi ini membuat sisa dua pertandingan ke depan layaknya partai final yang haram untuk berakhir dengan hasil seri, apalagi kalah.

    "Kami akan berusaha keras sampai akhir kompetisi untuk mendapatkan poin penuh, dan kita lihat apakah kita bisa keluar sebagai juara atau tidak," tuturnya.

    Langkah krusial pertama Borneo FC akan diuji sore ini, Minggu (17/5/2026), saat bertandang ke markas Persijap Jepara. 

    Meski di atas kertas Borneo diunggulkan, Persijap yang bermain tanpa beban setelah dipastikan aman dari jerat degradasi musim depan bisa menjadi batu sandungan yang berbahaya. 

    Setelah meladeni tantangan Laskar Kalinyamat, Borneo FC akan menutup musim dengan menjamu Malut United.

    Di sisi lain, jalan terjal juga harus dilewati sang rival, Persib Bandung. Akhir pekan ini, Maung Bandung harus melakoni laga tandang yang dipastikan sarat tensi tinggi melawan PSM Makassar, sebelum akhirnya menutup pekan ke-34 dengan menghadapi tim yang sama dengan Borneo, yakni Persijap Jepara.

    Bagi Borneo FC, selain wajib menyapu bersih 6 poin dari laga melawan Persijap dan Malut United, mereka juga harus berharap sang rival, Persib Bandung, tergelincir di salah satu dari dua laga sisa mereka.

    Satu hal yang pasti, tiket kompetisi Asia sudah aman di tangan Pesut Etam. Namun bagi publik Samarinda, mengawinkan tiket Asia dengan trofi juara BRI Super League di akhir musim tentu akan menjadi pelengkap sejarah yang sempurna. 

    (SF/Rs)