Olahraga
Penyerahan Medali kepada juara Sepatu Roda. (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Kontingen sepatu roda Kabupaten Paser tampil gemilang dan mendominasi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Berkompetisi di rumah sendiri, para atlet sepatu roda Paser menunjukkan performa luar biasa yang membuat kontingen daerah lain kewalahan di setiap nomor perlombaan.
Dominasi tersebut dibuktikan dengan keberhasilan Paser menyapu bersih sebagian besar medali yang diperebutkan di lintasan. Hingga akhir kompetisi, kontingen tuan rumah sukses mengunci posisi puncak klasemen sementara.
Berdasarkan data resmi perolehan medali, Kabupaten Paser mengumpulkan total 21 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu.
Sebagai perbandingan, Kota Samarinda berada di posisi kedua dengan perolehan 2 medali emas, 6 medali perak dan 9 medali perunggu. Sementara itu, posisi berikutnya diisi oleh Kota Balikpapan dengan 8 perak dan 8 perunggu, disusul Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 1 emas, serta Kutai Timur dengan 2 perak dan 5 perunggu.
Prestasi luar biasa yang dicetak oleh para atlet tersebut tercatat jauh melampaui target awal yang ditetapkan. Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Paser mulanya hanya mematok target realistis sebanyak 10 medali emas pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Capaian yang melampaui target dua kali lipat itu mendapat apresiasi dari Bupati Paser, Fahmi Fadli. Dalam keterangannya, Bupati meluapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan acara sekaligus prestasi membanggakan yang telah diukir oleh putra-putri daerah.
Fahmi Fadli menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian pertandingan cabor sepatu roda di Kabupaten Paser dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses dari hari pertama hingga akhir.
Menurutnya, kesuksesan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, baik atlet, pelatih, maupun panitia penyelenggara. "Saya harap prestasi ini menjadi motivaai bagi cabor-cabor lain," kata Fahmi Fadli, Kamis (5/11/2026).
Torehan gemilang dari cabang olahraga sepatu roda diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi cabor-cabor lainnya di Kabupaten Paser. Ia mendorong agar atlet dari cabang olahraga lain termotivasi untuk menyamai, atau bahkan melampaui, pencapaian luar biasa yang telah ditorehkan tim sepatu roda.
Fahmi berpesan, para atlet peraih medali agar tidak lekas berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai saat ini. Ia mengingatkan para atlet untuk terus menggenjot porsi latihan guna menatap panggung kompetisi yang jauh lebih besar dan menantang di masa depan.
"Untuk atlet yang telah meraih medali, pertahankan prestasi. Jangan cepat berpuas diri dan siapkan diri untuk event di tingkat yang lebih tinggi," tambahnya.
Fahmi berharap, prestasi tingkat provinsi ini dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk menembus level nasional hingga internasional. Ia juga mendoakan dan berharap seluruh cabang olahraga lain asal Paser yang akan bertanding berikutnya dapat menyusul kesuksesan ini, baik dari segi prestasi maupun kelancaran penyelenggaraan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Penyerahan Medali kepada juara Sepatu Roda. (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Kontingen sepatu roda Kabupaten Paser tampil gemilang dan mendominasi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Berkompetisi di rumah sendiri, para atlet sepatu roda Paser menunjukkan performa luar biasa yang membuat kontingen daerah lain kewalahan di setiap nomor perlombaan.
Dominasi tersebut dibuktikan dengan keberhasilan Paser menyapu bersih sebagian besar medali yang diperebutkan di lintasan. Hingga akhir kompetisi, kontingen tuan rumah sukses mengunci posisi puncak klasemen sementara.
Berdasarkan data resmi perolehan medali, Kabupaten Paser mengumpulkan total 21 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu.
Sebagai perbandingan, Kota Samarinda berada di posisi kedua dengan perolehan 2 medali emas, 6 medali perak dan 9 medali perunggu. Sementara itu, posisi berikutnya diisi oleh Kota Balikpapan dengan 8 perak dan 8 perunggu, disusul Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 1 emas, serta Kutai Timur dengan 2 perak dan 5 perunggu.
Prestasi luar biasa yang dicetak oleh para atlet tersebut tercatat jauh melampaui target awal yang ditetapkan. Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Paser mulanya hanya mematok target realistis sebanyak 10 medali emas pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Capaian yang melampaui target dua kali lipat itu mendapat apresiasi dari Bupati Paser, Fahmi Fadli. Dalam keterangannya, Bupati meluapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan acara sekaligus prestasi membanggakan yang telah diukir oleh putra-putri daerah.
Fahmi Fadli menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian pertandingan cabor sepatu roda di Kabupaten Paser dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses dari hari pertama hingga akhir.
Menurutnya, kesuksesan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, baik atlet, pelatih, maupun panitia penyelenggara. "Saya harap prestasi ini menjadi motivaai bagi cabor-cabor lain," kata Fahmi Fadli, Kamis (5/11/2026).
Torehan gemilang dari cabang olahraga sepatu roda diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi cabor-cabor lainnya di Kabupaten Paser. Ia mendorong agar atlet dari cabang olahraga lain termotivasi untuk menyamai, atau bahkan melampaui, pencapaian luar biasa yang telah ditorehkan tim sepatu roda.
Fahmi berpesan, para atlet peraih medali agar tidak lekas berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai saat ini. Ia mengingatkan para atlet untuk terus menggenjot porsi latihan guna menatap panggung kompetisi yang jauh lebih besar dan menantang di masa depan.
"Untuk atlet yang telah meraih medali, pertahankan prestasi. Jangan cepat berpuas diri dan siapkan diri untuk event di tingkat yang lebih tinggi," tambahnya.
Fahmi berharap, prestasi tingkat provinsi ini dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk menembus level nasional hingga internasional. Ia juga mendoakan dan berharap seluruh cabang olahraga lain asal Paser yang akan bertanding berikutnya dapat menyusul kesuksesan ini, baik dari segi prestasi maupun kelancaran penyelenggaraan.
(Sf/Lo)