Olahraga

    PSM Gagal Beri Kado Kemenangan, Hanya Mampu  Imbangi Persik Kediri 1-1

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pemain PSM Makassar saat melakukan penyerangan ke pertahanan Persik Kediri. (Foto: Official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pertandingan sengit antara PSM Makassar vs Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan, Senin (4/11/2024) malam berakhir imbang 1-1.

    Kini PSM gagal memberikan kado kemenangan di anniversary ke-109. Meski sebenarnya tuan rumah memiliki peluang besar, setelah pemain Persik Nuri Fasya mendapat kartu merah di menit 38.

    Namun sayangnya, PSM hanya mampu menyamai kedudukan yang diciptakan Tito Okello menit 45, setelah tertinggal satu gol Persik yang dicetak Ezra Harm Ruud Walian di menit 19.

    Usai pertandingan, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavarez menyayangkan hasil pertandingan malam ini (Senin). Meski di akui timnya memiliki kurang lebih tujuh peluang, namun tidak bisa mencuri poin. Di sisi lain, para pemain juga kerap melakukan kesalahan, terutama salah passing. 

    “Kami juga minta pemain lakukan variasi serangan, tetapi tak diterapkan. Momentum kado yang mestinya tiga poin, tak bisa terealisasi. Pada laga kandang sejauh ini, kami baru meraih tiga menang, tiga hasil imbang dan satu kekalahan," ujar Bernardo dalam konferensi persnya.

    Tidak hanya itu, banyaknya pemain cedera juga menjadi salah satu faktor. Salah satunya Tito Okello dan Yuran Fernandes. Ia berharap pemain bisa secepatnya pulih untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Semen Padang.

    “Karena sejak awal musim, sudah banyak pemain cedera. Inilah realita yang dimiliki tim," keluhnya. 

    Sementara Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku bangga dengan permainan anak asuhnya yang mampu bertahan imbang. Apalagi, tim hanya bermain dengan 10 pemain, namun fighting spirit tinggi ditunjukkan mereka. 

    "Mereka bermain maksimal dan kerja keras. Bahkan tak pernah putus asa. Saya apresiasi permainan mereka," terang Marcelo. 

    Dirinya juga berharap, permainan seperti ini bisa dilakukan saat kembali tampil di hadapan para suporter. Sebab, sangat sulit untuk meraih kemenangan.

    “Liga masih panjang, berharap para pemain bisa konsisten," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    PSM Gagal Beri Kado Kemenangan, Hanya Mampu  Imbangi Persik Kediri 1-1

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pemain PSM Makassar saat melakukan penyerangan ke pertahanan Persik Kediri. (Foto: Official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pertandingan sengit antara PSM Makassar vs Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan, Senin (4/11/2024) malam berakhir imbang 1-1.

    Kini PSM gagal memberikan kado kemenangan di anniversary ke-109. Meski sebenarnya tuan rumah memiliki peluang besar, setelah pemain Persik Nuri Fasya mendapat kartu merah di menit 38.

    Namun sayangnya, PSM hanya mampu menyamai kedudukan yang diciptakan Tito Okello menit 45, setelah tertinggal satu gol Persik yang dicetak Ezra Harm Ruud Walian di menit 19.

    Usai pertandingan, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavarez menyayangkan hasil pertandingan malam ini (Senin). Meski di akui timnya memiliki kurang lebih tujuh peluang, namun tidak bisa mencuri poin. Di sisi lain, para pemain juga kerap melakukan kesalahan, terutama salah passing. 

    “Kami juga minta pemain lakukan variasi serangan, tetapi tak diterapkan. Momentum kado yang mestinya tiga poin, tak bisa terealisasi. Pada laga kandang sejauh ini, kami baru meraih tiga menang, tiga hasil imbang dan satu kekalahan," ujar Bernardo dalam konferensi persnya.

    Tidak hanya itu, banyaknya pemain cedera juga menjadi salah satu faktor. Salah satunya Tito Okello dan Yuran Fernandes. Ia berharap pemain bisa secepatnya pulih untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Semen Padang.

    “Karena sejak awal musim, sudah banyak pemain cedera. Inilah realita yang dimiliki tim," keluhnya. 

    Sementara Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku bangga dengan permainan anak asuhnya yang mampu bertahan imbang. Apalagi, tim hanya bermain dengan 10 pemain, namun fighting spirit tinggi ditunjukkan mereka. 

    "Mereka bermain maksimal dan kerja keras. Bahkan tak pernah putus asa. Saya apresiasi permainan mereka," terang Marcelo. 

    Dirinya juga berharap, permainan seperti ini bisa dilakukan saat kembali tampil di hadapan para suporter. Sebab, sangat sulit untuk meraih kemenangan.

    “Liga masih panjang, berharap para pemain bisa konsisten," tutupnya.

    (Sf/Rs)