Olahraga

    PSM Berhasil Curi Tiga Poin di Asean Club Championship 2024

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Satu pemain PSM Makassar Sorres (merah) saat berusaha merebut bola dari tiga pemain lawan wakil Myanmar. (Foto: PSM/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - PSM Makassar berhasil meraih tiga poin atas kemenangannya melawan Shan United pada pertandingan Asean Club Championship 2024 pertama di Stadion Batakan Balikpapan, Rabu (25/9/2024) malam.

    Tim berjuluk Juku Eja tersebut menang tipis atas wakil Myanmar yakni Shan United dengan skor tipis 4-3. 

    Kemenangan ini diraih PSM dengan susah payah, mengingat babak pertama sempat unggul dua gol melalui Nermin Haljeta di menit 31 dan Aloisio Neto di menit 35.

    Sayang keunggulan tersebut tidak bertahan lama, Shan United  berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Efrain Rintaro Da Silva di ujung babak pertama. 

    Di babak kedua, anak asuhan Bernardo Tavarez kembali unggul dua gol melalui gol Latyr Fall menit 47. Sayang dua gol tersebut langsung dibalas oleh Mark Sekyi dimenit 55 dan Moussa Paul Bakayoko pada menit 65.

    Tidak sampai situ, di ujung babak kedua PSM kembali mencetak gol di menit 90 oleh Abdul Rahman dan memastikan tiga poin dengan skor akhir 4-3. 

    Kepada awak media, Pelatih PSM Bernardo Tavarez mengatakan, tim nya sangat layak menang. Mengingat banyak peluang tercipta sepanjang pertandingan. 

    Ya memainkan Yuran Fernandes sebagai penyerang, menurut pelatih berpaspor Portugal tersebut memang sudah sesuai strategi yang diterapkan. Ia sangat membutuhkan pemain dengan postur tinggi untuk menang duel udara. 

    "Kami tidak punya waktu untuk mempersiapkan tim. Makanya strategi ini baru dilakukan sehari sebelum pertandingan dan kalian bisa lihat, banyak peluang tercipta," ujar Bernardo.

    Meski menang tiga poin, PSM Makassar kembali harus kehilangan dua pemainnya yakni Nermin Haljeta dan Ricky Pratama. Kedua pemain tersebut, tentu menambah daftar pemain cedera di kubu PSM.

    Hingga kini, ia belum mengetahui kondisi dua pemainnya. Tentu, ia harus putar otak untuk memilih pemain yang bugar untuk lanjutan Liga 1 melawan Persija. Terutama memaksimalkan para pemain muda yang minim pengalaman kompetisi.

    “Inilah realitanya dan belum pernah terjadi di PSM dengan banyak kehilangan pemain. Faktor lapangan latihan yang buruk, termasuk kondisi lapangan di stadion yang dapat membuat pemain cedera," keluhnya.

    Sementara Pelatih Shan United, Hiroki Ono mengaku, pada laga ini timnya hanya kurang beruntung. Hal ini karena gol kemenangan lawan tercipta di penghujung babak kedua. 

    Ia menilai apa yang ditunjukkan para pemainnya sudah cukup bagus. Fighting spirit cukup tinggi diperlihatkan dengan mampu mencetak tiga gol.

    "Memang kesempatan semakin kecil untuk ke semifinal. Tapi kami akan terus mencoba dan terus bermain. Karena tampil di kompetisi ini, merupakan pengalaman tertinggi bagi pemain di level Asean," akui Hiroki Ono.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    PSM Berhasil Curi Tiga Poin di Asean Club Championship 2024

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Satu pemain PSM Makassar Sorres (merah) saat berusaha merebut bola dari tiga pemain lawan wakil Myanmar. (Foto: PSM/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - PSM Makassar berhasil meraih tiga poin atas kemenangannya melawan Shan United pada pertandingan Asean Club Championship 2024 pertama di Stadion Batakan Balikpapan, Rabu (25/9/2024) malam.

    Tim berjuluk Juku Eja tersebut menang tipis atas wakil Myanmar yakni Shan United dengan skor tipis 4-3. 

    Kemenangan ini diraih PSM dengan susah payah, mengingat babak pertama sempat unggul dua gol melalui Nermin Haljeta di menit 31 dan Aloisio Neto di menit 35.

    Sayang keunggulan tersebut tidak bertahan lama, Shan United  berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Efrain Rintaro Da Silva di ujung babak pertama. 

    Di babak kedua, anak asuhan Bernardo Tavarez kembali unggul dua gol melalui gol Latyr Fall menit 47. Sayang dua gol tersebut langsung dibalas oleh Mark Sekyi dimenit 55 dan Moussa Paul Bakayoko pada menit 65.

    Tidak sampai situ, di ujung babak kedua PSM kembali mencetak gol di menit 90 oleh Abdul Rahman dan memastikan tiga poin dengan skor akhir 4-3. 

    Kepada awak media, Pelatih PSM Bernardo Tavarez mengatakan, tim nya sangat layak menang. Mengingat banyak peluang tercipta sepanjang pertandingan. 

    Ya memainkan Yuran Fernandes sebagai penyerang, menurut pelatih berpaspor Portugal tersebut memang sudah sesuai strategi yang diterapkan. Ia sangat membutuhkan pemain dengan postur tinggi untuk menang duel udara. 

    "Kami tidak punya waktu untuk mempersiapkan tim. Makanya strategi ini baru dilakukan sehari sebelum pertandingan dan kalian bisa lihat, banyak peluang tercipta," ujar Bernardo.

    Meski menang tiga poin, PSM Makassar kembali harus kehilangan dua pemainnya yakni Nermin Haljeta dan Ricky Pratama. Kedua pemain tersebut, tentu menambah daftar pemain cedera di kubu PSM.

    Hingga kini, ia belum mengetahui kondisi dua pemainnya. Tentu, ia harus putar otak untuk memilih pemain yang bugar untuk lanjutan Liga 1 melawan Persija. Terutama memaksimalkan para pemain muda yang minim pengalaman kompetisi.

    “Inilah realitanya dan belum pernah terjadi di PSM dengan banyak kehilangan pemain. Faktor lapangan latihan yang buruk, termasuk kondisi lapangan di stadion yang dapat membuat pemain cedera," keluhnya.

    Sementara Pelatih Shan United, Hiroki Ono mengaku, pada laga ini timnya hanya kurang beruntung. Hal ini karena gol kemenangan lawan tercipta di penghujung babak kedua. 

    Ia menilai apa yang ditunjukkan para pemainnya sudah cukup bagus. Fighting spirit cukup tinggi diperlihatkan dengan mampu mencetak tiga gol.

    "Memang kesempatan semakin kecil untuk ke semifinal. Tapi kami akan terus mencoba dan terus bermain. Karena tampil di kompetisi ini, merupakan pengalaman tertinggi bagi pemain di level Asean," akui Hiroki Ono.

    (Sf/Rs)