Olahraga

    Porprov Kaltim 2026 Usulkan Tambah 14 Cabor, Peluang Atlet Kutim Makin Besar

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdinto
    14 Agustus 2026 pukul 13:17 WITA

    Ilustrasi Porprov VIII Kaltim 2026 dan sejumlah cabang olahraga (Foto: Ilustrasi AI).

    Sangatta – Jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser diusulkan bertambah dari 50 menjadi 64. Jika terealisasi, tambahan 14 cabor ini membuka lebih banyak peluang bagi atlet Kutai Timur (Kutim) untuk tampil dan mengejar prestasi.

    KONI Kaltim saat ini masih melakukan verifikasi terhadap usulan cabor dan nomor pertandingan tersebut.

    Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum melalui Sekretaris Umum KONI Kaltim Abdul Muis SM dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (13/8/2026).

    Abdul Muis mengatakan usulan tersebut diharapkan dapat dirasionalisasi agar sisa dana hasil rasionalisasi bisa digunakan untuk mengakomodasi penambahan cabor dari 50 menjadi 64 cabor.

    “Dari TD atau dari technical delegate, kami berharap usulan tersebut dapat dirasionalisasi sehingga dari sisa dana hasil rasionalisasi itu kita bisa mengakomodir penambahan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dari semula 50 cabor menjadi 64 cabor sesuai usulan dari PB Porprov Kaltim,” ujar Abdul Muis.

    Menurutnya, penambahan cabor akan memperluas kesempatan atlet daerah untuk tampil pada Porprov Paser.

    “Semakin banyak cabor yang dipertandingkan semakin luas pula kesempatan atlet-atlet daerah termasuk Kutim untuk tampil dan berprestasi,” katanya.

    Bagi Kutim, tambahan cabor berarti semakin banyak ruang bagi atlet dari berbagai cabang olahraga untuk menunjukkan kemampuan. Namun, usulan tersebut masih menunggu proses verifikasi dan rasionalisasi.

    Porprov 2026 juga menjadi ajang bagi KONI Kaltim untuk memetakan atlet yang berpotensi melangkah ke tingkat nasional. Atlet yang dinilai potensial dapat disiapkan dan dibina menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

    “Porprov adalah ajang pemetaan bagi KONI Kalimantan Timur untuk melihat dan mengidentifikasi atlet-atlet yang potensial dari Kutim. Yang selanjutnya dapat kita siapkan dan bina menuju PON ke-22 tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” jelasnya.

    (Sf/RS)

    Olahraga

    Porprov Kaltim 2026 Usulkan Tambah 14 Cabor, Peluang Atlet Kutim Makin Besar

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdinto
    14 Agustus 2026 pukul 13:17 WITA

    Ilustrasi Porprov VIII Kaltim 2026 dan sejumlah cabang olahraga (Foto: Ilustrasi AI).

    Sangatta – Jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser diusulkan bertambah dari 50 menjadi 64. Jika terealisasi, tambahan 14 cabor ini membuka lebih banyak peluang bagi atlet Kutai Timur (Kutim) untuk tampil dan mengejar prestasi.

    KONI Kaltim saat ini masih melakukan verifikasi terhadap usulan cabor dan nomor pertandingan tersebut.

    Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum melalui Sekretaris Umum KONI Kaltim Abdul Muis SM dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (13/8/2026).

    Abdul Muis mengatakan usulan tersebut diharapkan dapat dirasionalisasi agar sisa dana hasil rasionalisasi bisa digunakan untuk mengakomodasi penambahan cabor dari 50 menjadi 64 cabor.

    “Dari TD atau dari technical delegate, kami berharap usulan tersebut dapat dirasionalisasi sehingga dari sisa dana hasil rasionalisasi itu kita bisa mengakomodir penambahan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dari semula 50 cabor menjadi 64 cabor sesuai usulan dari PB Porprov Kaltim,” ujar Abdul Muis.

    Menurutnya, penambahan cabor akan memperluas kesempatan atlet daerah untuk tampil pada Porprov Paser.

    “Semakin banyak cabor yang dipertandingkan semakin luas pula kesempatan atlet-atlet daerah termasuk Kutim untuk tampil dan berprestasi,” katanya.

    Bagi Kutim, tambahan cabor berarti semakin banyak ruang bagi atlet dari berbagai cabang olahraga untuk menunjukkan kemampuan. Namun, usulan tersebut masih menunggu proses verifikasi dan rasionalisasi.

    Porprov 2026 juga menjadi ajang bagi KONI Kaltim untuk memetakan atlet yang berpotensi melangkah ke tingkat nasional. Atlet yang dinilai potensial dapat disiapkan dan dibina menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

    “Porprov adalah ajang pemetaan bagi KONI Kalimantan Timur untuk melihat dan mengidentifikasi atlet-atlet yang potensial dari Kutim. Yang selanjutnya dapat kita siapkan dan bina menuju PON ke-22 tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat,” jelasnya.

    (Sf/RS)