Cari disini...
Olahraga
Ketua KONI Kutai Timur (Kutim), Rudi Hartono, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Wacana pengurangan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 masih menjadi pembahasan. Meski demikian, cabang olahraga karate dipastikan tetap masuk dalam daftar yang akan dipertandingkan.
Ketua KONI Kutai Timur (Kutim), Rudi Hartono, mengatakan hingga sekitar 100 hari menjelang Porprov masih terjadi dinamika terkait jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
"Tahapan-tahapan sudah dilaksanakan, tapi memang ada gonjang-ganjing, ada pengurangan jumlah cabor yang dipertandingkan," ujarnya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) FORKI Kutim di Hotel Five Styles Kutai Permai, Sangatta, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, usulan awal dari tuan rumah mencapai hampir 70 cabang olahraga. Setelah melalui pembahasan bersama KONI kabupaten dan kota, jumlah tersebut disepakati menjadi 64 cabang olahraga.
Namun, kebijakan efisiensi anggaran kembali memunculkan usulan agar jumlah cabang olahraga dikurangi menjadi 50.
"Dari 14 cabor yang mau dikurangi itu tidak termasuk FORKI. FORKI insyaallah aman," katanya.
Meski begitu, Rudi menyebut KONI kabupaten dan kota mengusulkan agar pengurangan dilakukan pada nomor pertandingan, bukan cabang olahraga.
"Kami mengusulkan bukan cabangnya yang dikurangi, tapi nomor tandingnya yang dikurangi. Jadi setiap cabor dikurangi nomor tandingnya," jelasnya.
Ia mengatakan apabila usulan tersebut disetujui, seluruh cabang olahraga, termasuk FORKI, tetap berpeluang mengalami pengurangan nomor pertandingan.
"Mudah-mudahan nomor yang dikurangi itu bukan unggulan dari FORKI Kabupaten Kutim," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Ketua KONI Kutai Timur (Kutim), Rudi Hartono, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Wacana pengurangan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 masih menjadi pembahasan. Meski demikian, cabang olahraga karate dipastikan tetap masuk dalam daftar yang akan dipertandingkan.
Ketua KONI Kutai Timur (Kutim), Rudi Hartono, mengatakan hingga sekitar 100 hari menjelang Porprov masih terjadi dinamika terkait jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
"Tahapan-tahapan sudah dilaksanakan, tapi memang ada gonjang-ganjing, ada pengurangan jumlah cabor yang dipertandingkan," ujarnya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) FORKI Kutim di Hotel Five Styles Kutai Permai, Sangatta, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, usulan awal dari tuan rumah mencapai hampir 70 cabang olahraga. Setelah melalui pembahasan bersama KONI kabupaten dan kota, jumlah tersebut disepakati menjadi 64 cabang olahraga.
Namun, kebijakan efisiensi anggaran kembali memunculkan usulan agar jumlah cabang olahraga dikurangi menjadi 50.
"Dari 14 cabor yang mau dikurangi itu tidak termasuk FORKI. FORKI insyaallah aman," katanya.
Meski begitu, Rudi menyebut KONI kabupaten dan kota mengusulkan agar pengurangan dilakukan pada nomor pertandingan, bukan cabang olahraga.
"Kami mengusulkan bukan cabangnya yang dikurangi, tapi nomor tandingnya yang dikurangi. Jadi setiap cabor dikurangi nomor tandingnya," jelasnya.
Ia mengatakan apabila usulan tersebut disetujui, seluruh cabang olahraga, termasuk FORKI, tetap berpeluang mengalami pengurangan nomor pertandingan.
"Mudah-mudahan nomor yang dikurangi itu bukan unggulan dari FORKI Kabupaten Kutim," pungkasnya.
(Sf/Rs)