Cari disini...
Olahraga
Tiga pendukung tuan rumah, yang mana tim tersebut diantaranya sudah lolos ke 32 besar. (Foto: X.com)
Samarinda - Publik tuan rumah Piala Dunia 2026 patut berpesta. Memasuki matchday kedua fase grup, dua negara penyelenggara, Meksiko dan Amerika Serikat, telah resmi memastikan diri melaju ke babak 32 besar.
Meksiko tergabung dalam Grup A menjadi negara pertama yang lolos usai kemenangan 1-0 atas Korea Selatan, menyapu bersih dua laga dengan 6 poin penuh.
Sedangkan Amerika Serikat dalam Grup D segera menyusul setelah tampil meyakinkan dengan menekuk Australia 2-0 di Seattle. Kemenangan ini mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen dengan 6 poin dan selisih gol impresif sebanyak 5 gol.
Sementara itu, Kanada di Grup B masih harus memastikan tiket di laga terakhir melawan Swiss, namun peluang mereka sangat terbuka lebar.
Mengantongi 4 poin berkat hasil imbang dan kemenangan telak 6-0 atas Qatar, skuad The Canucks memimpin klasemen grup dengan selisih gol yang sangat masif, yakni 6 gol.
Kanada hanya butuh setidaknya hasil imbang, atau mengamankan tiket dari jalur peringkat ketiga terbaik, untuk melengkapi rekor 100 persen perwakilan Amerika Utara lolos ke fase gugur.
Keberhasilan awal ini selaras dengan ekspektasi tinggi para pemimpin negara, salah satunya Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang sebelumnya secara khusus menemui timnas untuk membakar semangat.
Harapan tersebut kini terbayar lunas dengan lolosnya skuad El Tri yang lumayan berhasil meredam tensi publik di tengah berbagai isu dalam negeri.
Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump dilaporkan memiliki ambisi kemegahan yang sangat tinggi dan bersiap mengambil peran di upacara penyerahan trofi nanti.
Ekspektasi besar di bawah kepemimpinannya tersebut sukses dijawab dengan baik oleh skuad Paman Sam yang tampil sangat meyakinkan tanpa kebobolan di fase grup.
Sementara itu, Mantan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sempat melontarkan target tinggi untuk negaranya agar bisa merebut piala melalui platform X.
Pernyataan jenaka tersebut dikeluarkan guna meredam kritik publik usai ia kedapatan lebih memilih menonton laga pembuka di Los Angeles demi menemani Katy Perry ketimbang mendukung langsung laga perdana Kanada.
Jika membandingkan dengan rekam jejak pada lima edisi Piala Dunia sebelumnya, kelolosan perwakilan Amerika Utara ini jelas memberikan angin segar yang mematahkan tren buruk.
Amerika Serikat dan Meksiko dipastikan sudah terhindar dari nasib kelam Qatar pada 2022 dan Afrika Selatan pada 2010 yang langsung gugur secara memalukan di fase grup saat menjadi tuan rumah.
Meski target awal kelolosan kini sudah di genggaman, perjalanan ketiga negara ini masih sangat panjang untuk bisa dicap sebagai tuan rumah tersukses.
Mereka setidaknya harus bisa melangkah jauh menembus babak perempat final seperti yang dilakukan Rusia pada edisi 2018.
Bahkan, ketiganya ditantang untuk tampil lebih konsisten di fase sistem gugur jika ingin menyamai level kesuksesan tertinggi dari lima edisi terakhir.
Hal itu berarti mereka harus mampu menembus babak semifinal seperti pencapaian Brasil pada 2014 dan Jerman pada perhelatan 2006 silam.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Tiga pendukung tuan rumah, yang mana tim tersebut diantaranya sudah lolos ke 32 besar. (Foto: X.com)
Samarinda - Publik tuan rumah Piala Dunia 2026 patut berpesta. Memasuki matchday kedua fase grup, dua negara penyelenggara, Meksiko dan Amerika Serikat, telah resmi memastikan diri melaju ke babak 32 besar.
Meksiko tergabung dalam Grup A menjadi negara pertama yang lolos usai kemenangan 1-0 atas Korea Selatan, menyapu bersih dua laga dengan 6 poin penuh.
Sedangkan Amerika Serikat dalam Grup D segera menyusul setelah tampil meyakinkan dengan menekuk Australia 2-0 di Seattle. Kemenangan ini mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen dengan 6 poin dan selisih gol impresif sebanyak 5 gol.
Sementara itu, Kanada di Grup B masih harus memastikan tiket di laga terakhir melawan Swiss, namun peluang mereka sangat terbuka lebar.
Mengantongi 4 poin berkat hasil imbang dan kemenangan telak 6-0 atas Qatar, skuad The Canucks memimpin klasemen grup dengan selisih gol yang sangat masif, yakni 6 gol.
Kanada hanya butuh setidaknya hasil imbang, atau mengamankan tiket dari jalur peringkat ketiga terbaik, untuk melengkapi rekor 100 persen perwakilan Amerika Utara lolos ke fase gugur.
Keberhasilan awal ini selaras dengan ekspektasi tinggi para pemimpin negara, salah satunya Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang sebelumnya secara khusus menemui timnas untuk membakar semangat.
Harapan tersebut kini terbayar lunas dengan lolosnya skuad El Tri yang lumayan berhasil meredam tensi publik di tengah berbagai isu dalam negeri.
Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump dilaporkan memiliki ambisi kemegahan yang sangat tinggi dan bersiap mengambil peran di upacara penyerahan trofi nanti.
Ekspektasi besar di bawah kepemimpinannya tersebut sukses dijawab dengan baik oleh skuad Paman Sam yang tampil sangat meyakinkan tanpa kebobolan di fase grup.
Sementara itu, Mantan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sempat melontarkan target tinggi untuk negaranya agar bisa merebut piala melalui platform X.
Pernyataan jenaka tersebut dikeluarkan guna meredam kritik publik usai ia kedapatan lebih memilih menonton laga pembuka di Los Angeles demi menemani Katy Perry ketimbang mendukung langsung laga perdana Kanada.
Jika membandingkan dengan rekam jejak pada lima edisi Piala Dunia sebelumnya, kelolosan perwakilan Amerika Utara ini jelas memberikan angin segar yang mematahkan tren buruk.
Amerika Serikat dan Meksiko dipastikan sudah terhindar dari nasib kelam Qatar pada 2022 dan Afrika Selatan pada 2010 yang langsung gugur secara memalukan di fase grup saat menjadi tuan rumah.
Meski target awal kelolosan kini sudah di genggaman, perjalanan ketiga negara ini masih sangat panjang untuk bisa dicap sebagai tuan rumah tersukses.
Mereka setidaknya harus bisa melangkah jauh menembus babak perempat final seperti yang dilakukan Rusia pada edisi 2018.
Bahkan, ketiganya ditantang untuk tampil lebih konsisten di fase sistem gugur jika ingin menyamai level kesuksesan tertinggi dari lima edisi terakhir.
Hal itu berarti mereka harus mampu menembus babak semifinal seperti pencapaian Brasil pada 2014 dan Jerman pada perhelatan 2006 silam.
(Sf/Rs)