Cari disini...
Olahraga
Tim Borneo FC siap berburu juara BRI Super League. (Foto: Borneo FC)
Samarinda - Kemenangan dramatis 3-2 Borneo FC Samarinda atas tuan rumah Bali United pada pekan ke-32 BRI Liga 1 2025/2026 sukses menjaga asa Pesut Etam dalam perburuan gelar juara.
Tambahan tiga poin krusial ini tidak hanya memecahkan rekor poin klub, tetapi juga membuat peta persaingan dengan Persib Bandung semakin memanas jelang dua laga pamungkas.
Bermain di bawah tekanan pada babak pertama, skuad asuhan Fabio Lefundes sempat kesulitan sebelum akhirnya membalikkan keadaan berkat perubahan taktik yang jitu di ruang ganti.
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Borneo FC dengan torehan 75 poin, melampaui rekor poin tertinggi mereka pada musim 2022/2023 (70 poin).
"Kami sudah memainkan 32 pertandingan, dan anehnya orang-orang masih menganggap kami tidak terlihat di kompetisi ini. Padahal kami ada di sini, bersaing secara nyata. Coba lihat, kami unggul 30 poin dari Bali United hari ini," tegas Lefundes dalam sesi post-match press conference.
Dengan menyisakan laga di pekan 33 dan 34, Borneo FC dihadapkan pada skenario yang tidak bisa ditawar, yakni wajib menyapu bersih enam poin. Namun, takdir juara tidak sepenuhnya berada di tangan mereka.
Persib Bandung yang saat ini menjadi pesaing utama masih memegang kendali atas takdir mereka sendiri. Jika skuad Maung Bandung tampil konsisten dan meraih poin maksimal di sisa pertandingan, maka perolehan poin mereka tidak akan terkejar.
Kondisi ini membuat Borneo FC harus tampil sempurna sembari berharap sang rival utama tersandung di momen krusial.
"Bandung (Persib) juga tidak melakukan kesalahan. Kami butuh mereka terpeleset," ujar pelatih asal Brasil tersebut.
"Kami bisa saja menyapu bersih enam poin dan tetap tidak menjadi juara. Tapi, kami akan sangat frustrasi jika nantinya Persib benar-benar kehilangan poin, sementara kami juga gagal meraih poin penuh. Jadi, kami harus fokus menyelesaikan tugas kami," lanjutnya.
Fokus terdekat Borneo FC kini tertuju pada laga pekan ke-33 melawan Persijap Jepara. Pertandingan tandang ini dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Skuad Laskar Kalinyamat tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi pasca-kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang.
Meski Persijap sudah mengamankan posisi dari ancaman degradasi, mereka diprediksi akan tampil all-out di hadapan pendukungnya sendiri, mengingat ini adalah laga kandang terakhir mereka musim ini.
Menanggapi tantangan tersebut, Lefundes menolak pesimistis. Ia menepis anggapan bahwa timnya sudah kehabisan tenaga di akhir musim.
"Banyak yang bilang kami habis bensin. Mereka tidak tahu, kami bukannya habis bensin, kami hanya menguras tangki untuk mengganti bahan bakar dari Pertalite ke bahan bakar yang jauh lebih bagus. Sekarang tangki kami sudah penuh dan kami siap bertempur. Persija memang sedang on fire, tapi jangan lupa, kami juga sedang on fire," tegasnya.
Mentalitas pantang menyerah ini juga diamini oleh para pemain. Gelandang Borneo FC, Ahmad Agung, menegaskan bahwa skuad Pesut Etam tidak ingin terdistraksi oleh hitung-hitungan poin tim lain.
"Apa pun hasilnya nanti, juara atau tidak, kami harus berjuang memberikan yang terbaik sampai akhir. Kami hanya akan fokus pada tim kami sendiri dan menjalankan instruksi pelatih di lapangan," ujar Agung.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Tim Borneo FC siap berburu juara BRI Super League. (Foto: Borneo FC)
Samarinda - Kemenangan dramatis 3-2 Borneo FC Samarinda atas tuan rumah Bali United pada pekan ke-32 BRI Liga 1 2025/2026 sukses menjaga asa Pesut Etam dalam perburuan gelar juara.
Tambahan tiga poin krusial ini tidak hanya memecahkan rekor poin klub, tetapi juga membuat peta persaingan dengan Persib Bandung semakin memanas jelang dua laga pamungkas.
Bermain di bawah tekanan pada babak pertama, skuad asuhan Fabio Lefundes sempat kesulitan sebelum akhirnya membalikkan keadaan berkat perubahan taktik yang jitu di ruang ganti.
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Borneo FC dengan torehan 75 poin, melampaui rekor poin tertinggi mereka pada musim 2022/2023 (70 poin).
"Kami sudah memainkan 32 pertandingan, dan anehnya orang-orang masih menganggap kami tidak terlihat di kompetisi ini. Padahal kami ada di sini, bersaing secara nyata. Coba lihat, kami unggul 30 poin dari Bali United hari ini," tegas Lefundes dalam sesi post-match press conference.
Dengan menyisakan laga di pekan 33 dan 34, Borneo FC dihadapkan pada skenario yang tidak bisa ditawar, yakni wajib menyapu bersih enam poin. Namun, takdir juara tidak sepenuhnya berada di tangan mereka.
Persib Bandung yang saat ini menjadi pesaing utama masih memegang kendali atas takdir mereka sendiri. Jika skuad Maung Bandung tampil konsisten dan meraih poin maksimal di sisa pertandingan, maka perolehan poin mereka tidak akan terkejar.
Kondisi ini membuat Borneo FC harus tampil sempurna sembari berharap sang rival utama tersandung di momen krusial.
"Bandung (Persib) juga tidak melakukan kesalahan. Kami butuh mereka terpeleset," ujar pelatih asal Brasil tersebut.
"Kami bisa saja menyapu bersih enam poin dan tetap tidak menjadi juara. Tapi, kami akan sangat frustrasi jika nantinya Persib benar-benar kehilangan poin, sementara kami juga gagal meraih poin penuh. Jadi, kami harus fokus menyelesaikan tugas kami," lanjutnya.
Fokus terdekat Borneo FC kini tertuju pada laga pekan ke-33 melawan Persijap Jepara. Pertandingan tandang ini dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Skuad Laskar Kalinyamat tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi pasca-kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang.
Meski Persijap sudah mengamankan posisi dari ancaman degradasi, mereka diprediksi akan tampil all-out di hadapan pendukungnya sendiri, mengingat ini adalah laga kandang terakhir mereka musim ini.
Menanggapi tantangan tersebut, Lefundes menolak pesimistis. Ia menepis anggapan bahwa timnya sudah kehabisan tenaga di akhir musim.
"Banyak yang bilang kami habis bensin. Mereka tidak tahu, kami bukannya habis bensin, kami hanya menguras tangki untuk mengganti bahan bakar dari Pertalite ke bahan bakar yang jauh lebih bagus. Sekarang tangki kami sudah penuh dan kami siap bertempur. Persija memang sedang on fire, tapi jangan lupa, kami juga sedang on fire," tegasnya.
Mentalitas pantang menyerah ini juga diamini oleh para pemain. Gelandang Borneo FC, Ahmad Agung, menegaskan bahwa skuad Pesut Etam tidak ingin terdistraksi oleh hitung-hitungan poin tim lain.
"Apa pun hasilnya nanti, juara atau tidak, kami harus berjuang memberikan yang terbaik sampai akhir. Kami hanya akan fokus pada tim kami sendiri dan menjalankan instruksi pelatih di lapangan," ujar Agung.
(Sf/Lo)