Cari disini...
Olahraga
Pemain Borneo FC latihan di Stadion PSIM. (Foto: HO-Borneo FC)
Samarinda - Borneo FC Samarinda akan kembali beraksi di lapangan hijau setelah jeda panjang. Mereka akan menantang tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (14/9/2025) pukul 16.30 WITA.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut baik kembali digelarnya pertandingan ini. "Pemain sudah siap dan mereka juga mulai rindu bermain," ungkapnya.
Laga ini menjadi yang pertama bagi Pesut Etam, julukan Borneo FC, setelah hampir tiga pekan tak bertanding.
Pertandingan terakhir mereka adalah saat menang 3-1 atas Persijap Jepara pada 24 Agustus lalu, sementara laga melawan Persib Bandung harus ditunda.
Meski begitu, Fabio tak ingin timnya jemawa. Ia mengingatkan para pemain untuk tetap waspada. PSIM Yogyakarta, menurutnya, adalah tim yang kuat dan tidak bisa dianggap remeh.
"PSIM adalah satu tim sangat bagus, mereka punya skuad yang kuat. Beberapa pemain dipertahankan dari musim lalu, ditambah pemain baru yang sudah berpengalaman di Liga 1," jelas pelatih asal Brasil itu.
Kewaspadaan Fabio ini beralasan. Laskar Mataram, julukan PSIM, hingga kini belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Mereka mencatatkan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
"Tentu akan sulit, tapi kami siap berjuang," tegas Fabio.
Di sisi lain, bek Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, sangat optimistis timnya bisa pulang dengan membawa poin penuh. Ia menilai penundaan laga melawan Persib justru memberikan keuntungan bagi timnya.
"Persiapan kita sebagai pemain sudah bagus. Dengan adanya penundaan, kita punya waktu istirahat lebih banyak. Semua sudah ready untuk besok, dan saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin," ujarnya singkat.
Saat ini, Borneo FC berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 9 poin dari tiga kemenangan beruntun. Sedangkan PSIM Yogyakarta menempati peringkat keempat dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim tampil impresif pada awal musim ini dan sama-sama belum pernah menelan kekalahan.
Secara statistik, Borneo FC lebih unggul dengan menjadi satu-satunya tim yang masih meraih kemenangan beruntun.
Pesut Etam berhasil mencetak lima gol dan hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga. Rekor ini menempatkan Borneo FC sebagai tim dengan pertahanan terbaik di liga sejauh ini.
Meski begitu, PSIM memiliki rekor tandang yang mengesankan dengan dua kemenangan. Namun, di kandang sendiri mereka justru belum pernah menang. Situasi ini bisa menjadi celah bagi Borneo FC untuk mencuri poin.
Laga ini akan menjadi pertemuan pertama antara PSIM dan Borneo FC. Meskipun diunggulkan, Pesut Etam harus berjuang ekstra keras untuk menjaga rekor sempurna mereka.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Pemain Borneo FC latihan di Stadion PSIM. (Foto: HO-Borneo FC)
Samarinda - Borneo FC Samarinda akan kembali beraksi di lapangan hijau setelah jeda panjang. Mereka akan menantang tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (14/9/2025) pukul 16.30 WITA.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut baik kembali digelarnya pertandingan ini. "Pemain sudah siap dan mereka juga mulai rindu bermain," ungkapnya.
Laga ini menjadi yang pertama bagi Pesut Etam, julukan Borneo FC, setelah hampir tiga pekan tak bertanding.
Pertandingan terakhir mereka adalah saat menang 3-1 atas Persijap Jepara pada 24 Agustus lalu, sementara laga melawan Persib Bandung harus ditunda.
Meski begitu, Fabio tak ingin timnya jemawa. Ia mengingatkan para pemain untuk tetap waspada. PSIM Yogyakarta, menurutnya, adalah tim yang kuat dan tidak bisa dianggap remeh.
"PSIM adalah satu tim sangat bagus, mereka punya skuad yang kuat. Beberapa pemain dipertahankan dari musim lalu, ditambah pemain baru yang sudah berpengalaman di Liga 1," jelas pelatih asal Brasil itu.
Kewaspadaan Fabio ini beralasan. Laskar Mataram, julukan PSIM, hingga kini belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Mereka mencatatkan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
"Tentu akan sulit, tapi kami siap berjuang," tegas Fabio.
Di sisi lain, bek Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, sangat optimistis timnya bisa pulang dengan membawa poin penuh. Ia menilai penundaan laga melawan Persib justru memberikan keuntungan bagi timnya.
"Persiapan kita sebagai pemain sudah bagus. Dengan adanya penundaan, kita punya waktu istirahat lebih banyak. Semua sudah ready untuk besok, dan saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin," ujarnya singkat.
Saat ini, Borneo FC berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 9 poin dari tiga kemenangan beruntun. Sedangkan PSIM Yogyakarta menempati peringkat keempat dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim tampil impresif pada awal musim ini dan sama-sama belum pernah menelan kekalahan.
Secara statistik, Borneo FC lebih unggul dengan menjadi satu-satunya tim yang masih meraih kemenangan beruntun.
Pesut Etam berhasil mencetak lima gol dan hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga. Rekor ini menempatkan Borneo FC sebagai tim dengan pertahanan terbaik di liga sejauh ini.
Meski begitu, PSIM memiliki rekor tandang yang mengesankan dengan dua kemenangan. Namun, di kandang sendiri mereka justru belum pernah menang. Situasi ini bisa menjadi celah bagi Borneo FC untuk mencuri poin.
Laga ini akan menjadi pertemuan pertama antara PSIM dan Borneo FC. Meskipun diunggulkan, Pesut Etam harus berjuang ekstra keras untuk menjaga rekor sempurna mereka.
(Sf/Rs)