Cari disini...
Olahraga
Persiba Balikpapan terus beri tekanan ke pertahanan lawan, namun tidak membuahkan hasil hingga pertandingan selesai. (Foto: Media Official Persiba/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Persiba Balikpapan kembali gagal memanfaatkan laga kandang setelah takluk 0-1 dari PSIS Semarang di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (23/11/2025) malam. Gol tunggal Doni Halomoan Sormin pada menit ke-68 menjadi penentu kekalahan Beruang Madu.
Sejak awal, pertandingan berlangsung terbuka. Kedua tim saling menekan, namun Persiba yang lebih dominan justru kehilangan poin akibat satu kesalahan.
Pelatih Persiba, M. Nasuha, tak menutupi kekecewaannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Balikpapan dan menegaskan kekalahan ini menjadi tanggung jawabnya.
“Tim sebenarnya menguasai permainan, tetapi satu kesalahan membuat lawan bisa mencetak gol,” jelas Nasuha usai pertandingan.
Nasuha menilai anak asuhnya kehilangan fokus setelah kebobolan dan kesulitan menciptakan peluang meski memiliki banyak kesempatan. Menurutnya, tidak ada masalah internal dalam tim. Namun pergantian pemain disebut membuat ritme permainan menurun hingga membuka celah untuk PSIS.
“Tadi kami kurang fokus saat lawan mendapat peluang yang akhirnya jadi gol,” tegasnya.
Kekalahan ini menambah daftar buruk Persiba. Dalam lima laga putaran kedua, mereka belum meraih hasil positif. Bahkan tiga pertandingan kandang terakhir semuanya berakhir dengan kekalahan.
Ia menyatakan akan melakukan evaluasi besar bersama tim. Persiba akan memanfaatkan jeda satu bulan sebelum pertandingan berikutnya pada 28 Desember.
“Kami butuh penyegaran. Waktu satu bulan ini harus kami gunakan untuk mempersiapkan tim lebih baik,” akunya.
Di kubu lawan, pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra menyebut kemenangan ini sangat berarti, karena menjadi tiga poin perdana bagi timnya di periode ini. Meski demikian, ia meminta pemain tidak larut dalam euforia.
“Masih banyak lawan yang levelnya di atas kami. Tapi kami bersyukur atas kemenangan ini. Ini hasil kerja keras semua pemain,” tambah Jafri.
Ditegaskan, kemenangan ini akan dipersembahkan untuk para suporter yang selalu setia mendukung.
“Alhamdulillah kami bisa membawa tiga poin ke Semarang,” tutupnya dengan senyuman.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Persiba Balikpapan terus beri tekanan ke pertahanan lawan, namun tidak membuahkan hasil hingga pertandingan selesai. (Foto: Media Official Persiba/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Persiba Balikpapan kembali gagal memanfaatkan laga kandang setelah takluk 0-1 dari PSIS Semarang di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (23/11/2025) malam. Gol tunggal Doni Halomoan Sormin pada menit ke-68 menjadi penentu kekalahan Beruang Madu.
Sejak awal, pertandingan berlangsung terbuka. Kedua tim saling menekan, namun Persiba yang lebih dominan justru kehilangan poin akibat satu kesalahan.
Pelatih Persiba, M. Nasuha, tak menutupi kekecewaannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Balikpapan dan menegaskan kekalahan ini menjadi tanggung jawabnya.
“Tim sebenarnya menguasai permainan, tetapi satu kesalahan membuat lawan bisa mencetak gol,” jelas Nasuha usai pertandingan.
Nasuha menilai anak asuhnya kehilangan fokus setelah kebobolan dan kesulitan menciptakan peluang meski memiliki banyak kesempatan. Menurutnya, tidak ada masalah internal dalam tim. Namun pergantian pemain disebut membuat ritme permainan menurun hingga membuka celah untuk PSIS.
“Tadi kami kurang fokus saat lawan mendapat peluang yang akhirnya jadi gol,” tegasnya.
Kekalahan ini menambah daftar buruk Persiba. Dalam lima laga putaran kedua, mereka belum meraih hasil positif. Bahkan tiga pertandingan kandang terakhir semuanya berakhir dengan kekalahan.
Ia menyatakan akan melakukan evaluasi besar bersama tim. Persiba akan memanfaatkan jeda satu bulan sebelum pertandingan berikutnya pada 28 Desember.
“Kami butuh penyegaran. Waktu satu bulan ini harus kami gunakan untuk mempersiapkan tim lebih baik,” akunya.
Di kubu lawan, pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra menyebut kemenangan ini sangat berarti, karena menjadi tiga poin perdana bagi timnya di periode ini. Meski demikian, ia meminta pemain tidak larut dalam euforia.
“Masih banyak lawan yang levelnya di atas kami. Tapi kami bersyukur atas kemenangan ini. Ini hasil kerja keras semua pemain,” tambah Jafri.
Ditegaskan, kemenangan ini akan dipersembahkan untuk para suporter yang selalu setia mendukung.
“Alhamdulillah kami bisa membawa tiga poin ke Semarang,” tutupnya dengan senyuman.
(Sf/Rs)