Olahraga

    Persiba Tahan Imbang Persipal 1-1 di Solo, Leonard Tupamahu Syukuri Satu Poin

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    24 Februari 2026 pukul 11:19 WITA

    Persiba Balikpapan mencoba untuk melakukan penyerangan ke lini pertahanan Persipal Palu. (Foto: Official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Laga antara Persiba Balikpapan melawan Persipal Palu berakhir imbang 1-1. Pertandingan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/2/2026) malam.

    Hasil tersebut membuat Persiba membawa pulang satu poin dari laga tandang yang berlangsung ketat sejak menit awal.

    Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengaku bersyukur atas raihan tersebut. Ia menilai para pemain telah menunjukkan semangat juang tinggi hingga akhir pertandingan.

    “Kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Dari awal saya sudah sampaikan kepada tim bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Saya tahu laga ini pasti sulit,” ucap Leonard usai pertandingan.

    Menurutnya, Persiba sebenarnya berupaya tampil dominan sejak awal laga dan mampu menciptakan sejumlah peluang, khususnya di babak kedua. Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim.

    “Kami mencoba menciptakan peluang dan menguasai pertandingan. Meski ada beberapa kesempatan di babak kedua, kami memang harus bekerja keras. Ini sepak bola, dan kami tetap harus bersyukur dengan hasil ini. Penampilan tim patut diapresiasi,” katanya.

    Leo juga menyoroti peran penjaga gawang Persiba, Pancar, yang dinilainya tampil gemilang sepanjang pertandingan. Sejak babak pertama, Pancar beberapa kali mampu membaca arah serangan lawan dan menggagalkan peluang berbahaya dari Persipal.

    “Dari babak pertama saya sangat mengapresiasi penampilannya. Ada beberapa peluang dari Palu yang bisa dia antisipasi dengan baik. Di babak kedua juga ada beberapa tembakan yang berhasil dia amankan. Bagi saya, dia pemain yang bisa membuat perbedaan di pertandingan tadi,” akunya.

    Dia bahkan menyebut, tanpa penampilan maksimal sang penjaga gawang, Persiba berpotensi menelan kekalahan.

    “Kalau dia tidak tampil maksimal, mungkin hari ini tim bisa kalah. Jadi saya sangat mengapresiasi penampilannya malam ini,” tambahnya.

    Terkait banyaknya peluang yang belum berbuah gol, ia mengakui hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

    “Masalah mencetak gol dan menjaga pertahanan memang masih menjadi PR saya sejak menangani tim ini. Itu yang terus kami perbaiki dari latihan ke latihan,” jelasnya.

    Ia berharap para pemain terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap gaya permainan serta situasi pertandingan.

    “Memang tidak mudah dan butuh waktu. Tapi saya berharap pemain bisa cepat beradaptasi dan berkembang,” tegasnya.

    Sementara itu, perwakilan pemain Persiba, Lorensius Amanat Sabda, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil imbang tersebut.

    “Pertama-tama kami bersyukur kepada Tuhan. Meski hasilnya imbang, kami hampir saja tertinggal lebih jauh. Pertandingan sangat seru, dan dari awal sampai akhir kami tidak pernah lelah,” tambahnya.

    Sabda mengakui Persipal merupakan tim yang kuat, namun Persiba mampu menunjukkan semangat pantang menyerah hingga berhasil menyamakan skor.

    “Kami tahu Palu tim yang sangat bagus, tapi kami bersyukur bisa menyamakan kedudukan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Persiba Tahan Imbang Persipal 1-1 di Solo, Leonard Tupamahu Syukuri Satu Poin

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    24 Februari 2026 pukul 11:19 WITA

    Persiba Balikpapan mencoba untuk melakukan penyerangan ke lini pertahanan Persipal Palu. (Foto: Official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Laga antara Persiba Balikpapan melawan Persipal Palu berakhir imbang 1-1. Pertandingan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/2/2026) malam.

    Hasil tersebut membuat Persiba membawa pulang satu poin dari laga tandang yang berlangsung ketat sejak menit awal.

    Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengaku bersyukur atas raihan tersebut. Ia menilai para pemain telah menunjukkan semangat juang tinggi hingga akhir pertandingan.

    “Kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Dari awal saya sudah sampaikan kepada tim bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Saya tahu laga ini pasti sulit,” ucap Leonard usai pertandingan.

    Menurutnya, Persiba sebenarnya berupaya tampil dominan sejak awal laga dan mampu menciptakan sejumlah peluang, khususnya di babak kedua. Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim.

    “Kami mencoba menciptakan peluang dan menguasai pertandingan. Meski ada beberapa kesempatan di babak kedua, kami memang harus bekerja keras. Ini sepak bola, dan kami tetap harus bersyukur dengan hasil ini. Penampilan tim patut diapresiasi,” katanya.

    Leo juga menyoroti peran penjaga gawang Persiba, Pancar, yang dinilainya tampil gemilang sepanjang pertandingan. Sejak babak pertama, Pancar beberapa kali mampu membaca arah serangan lawan dan menggagalkan peluang berbahaya dari Persipal.

    “Dari babak pertama saya sangat mengapresiasi penampilannya. Ada beberapa peluang dari Palu yang bisa dia antisipasi dengan baik. Di babak kedua juga ada beberapa tembakan yang berhasil dia amankan. Bagi saya, dia pemain yang bisa membuat perbedaan di pertandingan tadi,” akunya.

    Dia bahkan menyebut, tanpa penampilan maksimal sang penjaga gawang, Persiba berpotensi menelan kekalahan.

    “Kalau dia tidak tampil maksimal, mungkin hari ini tim bisa kalah. Jadi saya sangat mengapresiasi penampilannya malam ini,” tambahnya.

    Terkait banyaknya peluang yang belum berbuah gol, ia mengakui hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

    “Masalah mencetak gol dan menjaga pertahanan memang masih menjadi PR saya sejak menangani tim ini. Itu yang terus kami perbaiki dari latihan ke latihan,” jelasnya.

    Ia berharap para pemain terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap gaya permainan serta situasi pertandingan.

    “Memang tidak mudah dan butuh waktu. Tapi saya berharap pemain bisa cepat beradaptasi dan berkembang,” tegasnya.

    Sementara itu, perwakilan pemain Persiba, Lorensius Amanat Sabda, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil imbang tersebut.

    “Pertama-tama kami bersyukur kepada Tuhan. Meski hasilnya imbang, kami hampir saja tertinggal lebih jauh. Pertandingan sangat seru, dan dari awal sampai akhir kami tidak pernah lelah,” tambahnya.

    Sabda mengakui Persipal merupakan tim yang kuat, namun Persiba mampu menunjukkan semangat pantang menyerah hingga berhasil menyamakan skor.

    “Kami tahu Palu tim yang sangat bagus, tapi kami bersyukur bisa menyamakan kedudukan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)