Cari disini...
Olahraga
Pertandingan ini menjadi krusial bagi tuan rumah yang masih berada di zona bahaya klasemen. (Foto: Official/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Persiba Balikpapan akan menjamu PSIS Semarang pada laga lanjutan kompetisi di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (1/3/2026) malam. Pertandingan ini menjadi krusial bagi tuan rumah yang masih berada di zona bahaya klasemen.
Pelatih Persiba, Loenard Tupamahu, memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal meski waktu yang tersedia cukup singkat.
“Pada intinya kami sudah siap. Kami punya waktu tiga hari untuk melakukan persiapan yang sangat baik. Saya sangat mengapresiasi para pemain, mereka fokus dan tetap profesional dalam segala keterbatasan yang ada,” ucap Loe dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Ia juga menyoroti tantangan tambahan yang dihadapi tim, karena pertandingan berlangsung di bulan Ramadan. Beberapa pemain, menurutnya, baru pertama kali menjalani laga kompetitif dalam kondisi berpuasa.
“Situasi berpuasa ini tentu menjadi salah satu kendala karena pemain harus beradaptasi. Tetapi saya lihat semua tetap antusias dan siap memberikan yang terbaik, terutama untuk memberikan keceriaan kepada suporter,” jelasnya.
Menanggapi posisi Persiba yang masih berada di zona berbahaya, Leo mengakui seluruh tim menyadari situasi tersebut.
“Kami tahu betapa pentingnya pertandingan besok. Tidak ada kata lain, kami harus berusaha semaksimal mungkin dan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal,” tegasnya.
Dari sisi performa, Persiba masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam memaksimalkan peluang. Ia menilai lini pertahanan menunjukkan perbaikan dalam beberapa laga terakhir.
“Kalau dilihat dari dua pertandingan terakhir, kami hanya kebobolan satu gol. Dalam empat laga terakhir juga kami mencatat dua kali clean sheet. Dari sisi pertahanan, menurut saya sudah semakin baik,” lanjut Leo.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi perhatian utama tim pelatih. “Itu yang menjadi PR kami, bagaimana caranya memanfaatkan setiap peluang. Banyak pemain muda di tim ini, mereka butuh waktu dan jam terbang lebih untuk memaksimalkan setiap ruang yang didapat di pertandingan,” ujarnya.
Dengan dukungan publik Stadion Batakan, Persiba berharap mampu tampil maksimal dan mengamankan poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen serta menjauh dari ancaman degradasi.
Perwakilan pemain Persiba, Arsa Ramadan Ahmad, menegaskan pentingnya laga kontra PSIS. Persiba kini hanya terpaut satu poin dari tim tamu, sehingga hasil pertandingan akan sangat berpengaruh terhadap posisi di klasemen.
“Pertandingan ini sangat penting. Mau tidak mau kami harus mendapat poin. Selain itu, kami juga ingin mengejar Persiku yang berada di atas kami. Semua instruksi pelatih selama latihan akan kami jalankan di pertandingan nanti,” tambah Arsa.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Pertandingan ini menjadi krusial bagi tuan rumah yang masih berada di zona bahaya klasemen. (Foto: Official/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Persiba Balikpapan akan menjamu PSIS Semarang pada laga lanjutan kompetisi di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (1/3/2026) malam. Pertandingan ini menjadi krusial bagi tuan rumah yang masih berada di zona bahaya klasemen.
Pelatih Persiba, Loenard Tupamahu, memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal meski waktu yang tersedia cukup singkat.
“Pada intinya kami sudah siap. Kami punya waktu tiga hari untuk melakukan persiapan yang sangat baik. Saya sangat mengapresiasi para pemain, mereka fokus dan tetap profesional dalam segala keterbatasan yang ada,” ucap Loe dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Ia juga menyoroti tantangan tambahan yang dihadapi tim, karena pertandingan berlangsung di bulan Ramadan. Beberapa pemain, menurutnya, baru pertama kali menjalani laga kompetitif dalam kondisi berpuasa.
“Situasi berpuasa ini tentu menjadi salah satu kendala karena pemain harus beradaptasi. Tetapi saya lihat semua tetap antusias dan siap memberikan yang terbaik, terutama untuk memberikan keceriaan kepada suporter,” jelasnya.
Menanggapi posisi Persiba yang masih berada di zona berbahaya, Leo mengakui seluruh tim menyadari situasi tersebut.
“Kami tahu betapa pentingnya pertandingan besok. Tidak ada kata lain, kami harus berusaha semaksimal mungkin dan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal,” tegasnya.
Dari sisi performa, Persiba masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam memaksimalkan peluang. Ia menilai lini pertahanan menunjukkan perbaikan dalam beberapa laga terakhir.
“Kalau dilihat dari dua pertandingan terakhir, kami hanya kebobolan satu gol. Dalam empat laga terakhir juga kami mencatat dua kali clean sheet. Dari sisi pertahanan, menurut saya sudah semakin baik,” lanjut Leo.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi perhatian utama tim pelatih. “Itu yang menjadi PR kami, bagaimana caranya memanfaatkan setiap peluang. Banyak pemain muda di tim ini, mereka butuh waktu dan jam terbang lebih untuk memaksimalkan setiap ruang yang didapat di pertandingan,” ujarnya.
Dengan dukungan publik Stadion Batakan, Persiba berharap mampu tampil maksimal dan mengamankan poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen serta menjauh dari ancaman degradasi.
Perwakilan pemain Persiba, Arsa Ramadan Ahmad, menegaskan pentingnya laga kontra PSIS. Persiba kini hanya terpaut satu poin dari tim tamu, sehingga hasil pertandingan akan sangat berpengaruh terhadap posisi di klasemen.
“Pertandingan ini sangat penting. Mau tidak mau kami harus mendapat poin. Selain itu, kami juga ingin mengejar Persiku yang berada di atas kami. Semua instruksi pelatih selama latihan akan kami jalankan di pertandingan nanti,” tambah Arsa.
(Sf/Lo)