Cari disini...
Olahraga
Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu saat memberikan instruksi di lapangan. (Foto: Persiba/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Persiba Balikpapan akhirnya memastikan diri bertahan di Liga 2 musim depan. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi pelatih Leonard Tupamahu yang menjalani musim debutnya sebagai juru taktik.
Pelatih yang akrab disapa Leo itu sukses membawa Persiba keluar dari tekanan persaingan papan bawah dan mengamankan posisi di Liga 2. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti kapasitasnya sebagai pelatih, meski baru pertama kali menangani tim senior.
Leo mengaku bersyukur dan bangga atas hasil yang diraih bersama skuad Beruang Madu. Menurutnya, keberhasilan bertahan di Liga 2 bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga hasil kerja keras seluruh pemain dan tim pelatih di tengah berbagai dinamika yang dihadapi sepanjang musim.
“Ini menjadi hal yang luar biasa bagi kami karena masih bisa bertahan dan bermain di Liga 2 musim depan,” ucap Leo, Jumat (15/5/2026).
Keberhasilan itu juga memunculkan pertanyaan mengenai masa depannya bersama Persiba pada musim mendatang. Menanggapi hal tersebut, ia mengatakan peluang untuk tetap bertahan masih terbuka, tergantung hasil pembicaraan dengan manajemen klub.
Ia mengungkapkan keinginannya untuk tetap melatih Persiba dan melanjutkan proyek pembangunan tim ke depan. Kata dia, manajemen juga telah memberi sinyal positif untuk mempertahankannya.
“Secara pribadi saya masih ingin bertahan di Persiba. Tinggal bagaimana negosiasi dan keseriusan tim untuk masa depan,” jelasnya.
Meski demikian, Leo menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh apabila kembali dipercaya menangani Persiba musim depan. Evaluasi tersebut mencakup performa pemain, tim pelatih, hingga pembenahan strategi tim secara keseluruhan.
Dirinya berharap Persiba tidak lagi berada dalam situasi sulit seperti musim ini yang harus berjuang di zona bawah klasemen dan melewati fase play-off demi bertahan di Liga 2.
“Ke depan tentu akan ada evaluasi bertahap. Yang jelas saya tidak ingin lagi berada di situasi seperti musim ini, bermain di papan bawah dan masuk zona play-off. Minimal tim harus berada di papan tengah,” tegasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu saat memberikan instruksi di lapangan. (Foto: Persiba/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Persiba Balikpapan akhirnya memastikan diri bertahan di Liga 2 musim depan. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi pelatih Leonard Tupamahu yang menjalani musim debutnya sebagai juru taktik.
Pelatih yang akrab disapa Leo itu sukses membawa Persiba keluar dari tekanan persaingan papan bawah dan mengamankan posisi di Liga 2. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti kapasitasnya sebagai pelatih, meski baru pertama kali menangani tim senior.
Leo mengaku bersyukur dan bangga atas hasil yang diraih bersama skuad Beruang Madu. Menurutnya, keberhasilan bertahan di Liga 2 bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga hasil kerja keras seluruh pemain dan tim pelatih di tengah berbagai dinamika yang dihadapi sepanjang musim.
“Ini menjadi hal yang luar biasa bagi kami karena masih bisa bertahan dan bermain di Liga 2 musim depan,” ucap Leo, Jumat (15/5/2026).
Keberhasilan itu juga memunculkan pertanyaan mengenai masa depannya bersama Persiba pada musim mendatang. Menanggapi hal tersebut, ia mengatakan peluang untuk tetap bertahan masih terbuka, tergantung hasil pembicaraan dengan manajemen klub.
Ia mengungkapkan keinginannya untuk tetap melatih Persiba dan melanjutkan proyek pembangunan tim ke depan. Kata dia, manajemen juga telah memberi sinyal positif untuk mempertahankannya.
“Secara pribadi saya masih ingin bertahan di Persiba. Tinggal bagaimana negosiasi dan keseriusan tim untuk masa depan,” jelasnya.
Meski demikian, Leo menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh apabila kembali dipercaya menangani Persiba musim depan. Evaluasi tersebut mencakup performa pemain, tim pelatih, hingga pembenahan strategi tim secara keseluruhan.
Dirinya berharap Persiba tidak lagi berada dalam situasi sulit seperti musim ini yang harus berjuang di zona bawah klasemen dan melewati fase play-off demi bertahan di Liga 2.
“Ke depan tentu akan ada evaluasi bertahap. Yang jelas saya tidak ingin lagi berada di situasi seperti musim ini, bermain di papan bawah dan masuk zona play-off. Minimal tim harus berada di papan tengah,” tegasnya.
(Sf/Lo)