Olahraga

    Persiba Balikpapan Takluk dari Deltras FC di Laga Penutup Putaran Kedua

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    01 Februari 2026 pukul 09:47 WITA

    Pemain Persiba Balikpapan Lorensius Amanat Sabda saat mencoba menembus gawang Deltras FC. (Foto: Official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Persiba Balikpapan menutup putaran kedua laga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil kurang memuaskan, setelah kalah 1–2 dari Deltras FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (31/1/2026) malam.

    Tim berjuluk Beruang Madu sempat unggul lebih dahulu pada babak pertama. Gol pembuka dicetak Takumu Nishihara melalui tendangan penalti pada menit ke-10. Namun keunggulan tidak bertahan lama setelah Deltras FC menyamakan kedudukan pada menit ke-20 lewat penalti Neville Mbanwei Tengeg.

    Memasuki babak kedua, Deltras FC berhasil berbalik unggul. Gol kedua tim tamu dicetak Hamzah Titofani Rivaldi pada menit ke-58. Situasi Persiba semakin sulit setelah Muh Aji Kurniawan harus menerima kartu merah pada menit ke-66, sehingga tuan rumah bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.

    Usia pertandingan, Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, meski harus menerima kekalahan. Ia menilai para pemain menunjukkan semangat juang tinggi hingga peluit akhir dibunyikan.

    “Walaupun hasil belum berpihak kepada tim, saya bersyukur pemain tetap bermain dengan fight yang baik sampai akhir pertandingan. Secara taktikal mereka berani mencoba apa yang kami latih selama ini dan itu hal positif,” ucap Leo sapaan akrabnya dihadapan media.

    Ia menambahkan, meski bermain dengan 10 pemain, Persiba tetap berupaya mencari gol penyeimbang. Leo mengakui masih ada kekurangan dalam timnya, namun ia optimistis para pemain akan terus belajar dan berkembang dari pertandingan ke pertandingan.

    “Pemain akan mendapatkan pengalaman yang baik, terutama dari laga hari ini saat menjamu Deltras,” jelasnya.

    Dia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh jelang putaran ketiga. Ia mengambil tanggung jawab atas aspek taktikal, termasuk pilihan bermain dengan membangun serangan dari bawah (build up).

    “Saya tidak menyalahkan pemain. Mereka menjalankan instruksi pelatih. Baik bermain langsung ke depan maupun build up, keduanya memiliki risiko. Ini menjadi PR saya untuk memperbaiki proses build up dan kreativitas serangan tim,” akunya.

    Terkait peluang bertahan di Liga 2, Leonard mengaku tetap optimistis. Menurutnya Persiba telah menunjukkan perkembangan, termasuk saat menghadapi Kudus, Barito dan Deltras meski bermain dengan 10 pemain.

    “Walaupun belum sempurna, saya sangat positif tim ini akan berkembang. Jeda kompetisi akan kami manfaatkan untuk memperbaiki kekurangan, agar putaran ketiga nanti bisa lebih baik,” tegasnya.

    Sementara Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukurnya atas raihan poin penuh di kandang Persiba. Ia menilai pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, namun tetap dalam suasana sportif.

    “Pertandingan berjalan cukup bagus. Ketegangan itu hal biasa dalam sepak bola, tapi kami tetap menjaga sportivitas,” tambahnya.

    Widodo juga mengapresiasi kerja keras para pemain yang tampil konsisten sejak menit awal hingga akhir. Ke depan, Deltras FC akan menunggu jadwal pertandingan berikutnya dan berencana meliburkan pemain sementara waktu agar kondisi fisik tetap terjaga.

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Persiba Balikpapan Takluk dari Deltras FC di Laga Penutup Putaran Kedua

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    01 Februari 2026 pukul 09:47 WITA

    Pemain Persiba Balikpapan Lorensius Amanat Sabda saat mencoba menembus gawang Deltras FC. (Foto: Official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Persiba Balikpapan menutup putaran kedua laga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil kurang memuaskan, setelah kalah 1–2 dari Deltras FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (31/1/2026) malam.

    Tim berjuluk Beruang Madu sempat unggul lebih dahulu pada babak pertama. Gol pembuka dicetak Takumu Nishihara melalui tendangan penalti pada menit ke-10. Namun keunggulan tidak bertahan lama setelah Deltras FC menyamakan kedudukan pada menit ke-20 lewat penalti Neville Mbanwei Tengeg.

    Memasuki babak kedua, Deltras FC berhasil berbalik unggul. Gol kedua tim tamu dicetak Hamzah Titofani Rivaldi pada menit ke-58. Situasi Persiba semakin sulit setelah Muh Aji Kurniawan harus menerima kartu merah pada menit ke-66, sehingga tuan rumah bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.

    Usia pertandingan, Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, meski harus menerima kekalahan. Ia menilai para pemain menunjukkan semangat juang tinggi hingga peluit akhir dibunyikan.

    “Walaupun hasil belum berpihak kepada tim, saya bersyukur pemain tetap bermain dengan fight yang baik sampai akhir pertandingan. Secara taktikal mereka berani mencoba apa yang kami latih selama ini dan itu hal positif,” ucap Leo sapaan akrabnya dihadapan media.

    Ia menambahkan, meski bermain dengan 10 pemain, Persiba tetap berupaya mencari gol penyeimbang. Leo mengakui masih ada kekurangan dalam timnya, namun ia optimistis para pemain akan terus belajar dan berkembang dari pertandingan ke pertandingan.

    “Pemain akan mendapatkan pengalaman yang baik, terutama dari laga hari ini saat menjamu Deltras,” jelasnya.

    Dia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh jelang putaran ketiga. Ia mengambil tanggung jawab atas aspek taktikal, termasuk pilihan bermain dengan membangun serangan dari bawah (build up).

    “Saya tidak menyalahkan pemain. Mereka menjalankan instruksi pelatih. Baik bermain langsung ke depan maupun build up, keduanya memiliki risiko. Ini menjadi PR saya untuk memperbaiki proses build up dan kreativitas serangan tim,” akunya.

    Terkait peluang bertahan di Liga 2, Leonard mengaku tetap optimistis. Menurutnya Persiba telah menunjukkan perkembangan, termasuk saat menghadapi Kudus, Barito dan Deltras meski bermain dengan 10 pemain.

    “Walaupun belum sempurna, saya sangat positif tim ini akan berkembang. Jeda kompetisi akan kami manfaatkan untuk memperbaiki kekurangan, agar putaran ketiga nanti bisa lebih baik,” tegasnya.

    Sementara Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukurnya atas raihan poin penuh di kandang Persiba. Ia menilai pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, namun tetap dalam suasana sportif.

    “Pertandingan berjalan cukup bagus. Ketegangan itu hal biasa dalam sepak bola, tapi kami tetap menjaga sportivitas,” tambahnya.

    Widodo juga mengapresiasi kerja keras para pemain yang tampil konsisten sejak menit awal hingga akhir. Ke depan, Deltras FC akan menunggu jadwal pertandingan berikutnya dan berencana meliburkan pemain sementara waktu agar kondisi fisik tetap terjaga.

    (Sf/Lo)