Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Olahraga
Duel perebutan bola antara pemain Persiba Balikpapan dan Persipura Jayapura di tengah pertandingan (Foto: Official Persiba/seputarfakta.com)
Balikpapan – Kesempatan Persiba Balikpapan untuk meraih poin penuh di kandang kembali gagal setelah takluk 1-2 dari Persipura Jayapura dalam lanjutan kompetisi yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (12/1/2026) malam.
Tim berjuluk Beruang Madu harus mengakui keunggulan tim tamu lewat dua gol Matheus Vieira Da Silva pada menit ke-56 dan 76. Sementara itu, gol hiburan Persiba dicetak oleh Kodai Nagashima pada masa injury time, tepatnya menit ke-93.
Pelatih Persiba Balikpapan, M Nasuha mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
“Pastinya hasil ini sangat mengecewakan, tetapi saya sangat menghargai kerja keras para pemain. Semua sudah berjuang maksimal,” ujar Nasuha usai pertandingan.
Ia menilai anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Persipura, khususnya pada babak pertama. Bahkan, Persiba sempat memiliki dua hingga tiga peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.
“Di babak pertama kami bisa menghandle serangan Persipura dan punya beberapa peluang, tetapi sayangnya tidak bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Memasuki babak kedua, Persiba kembali kebobolan melalui eksekusi penalti Persipura. Nasuha mengaku ragu dengan keputusan wasit tersebut dan menilai ada kejanggalan dalam proses pengambilan keputusan.
“Kalau memang itu penalti, kenapa wasit tidak memberikan kartu? Dari informasi yang kami terima, bola mengenai badan pemain kami. Kalau memang mengenai kaki lawan, tentu kami tidak akan protes,” imbuhnya.
Kemudian permintaan pengecekan melalui VAR tidak mendapat respons dari wasit. Namun pelatih menegaskan timnya tetap berusaha hingga akhir laga dan berhasil mencetak satu gol balasan.
“Walaupun tertinggal, pemain tetap bekerja keras. Di babak kedua juga ada beberapa peluang, tapi belum bisa dikonversi menjadi gol,” tambahnya.
Nasuha menyebut kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim. Ia berharap Persiba bisa memaksimalkan dua laga kandang tersisa di putaran pertama.
“Kami akan evaluasi dan mudah-mudahan dua laga kandang ke depan bisa dimaksimalkan. Memang tidak mudah mengangkat mental pemain setelah beberapa kekalahan, tapi kami akan berusaha bangkit,” pungkasnya.
Sementara pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan bersyukur atas raihan tiga poin di Balikpapan. Ia mempersembahkan kemenangan tersebut untuk para pendukung Persipura dan masyarakat Papua.
“Alhamdulillah tiga poin ini untuk seluruh fans Persipura dan masyarakat Papua yang tidak bisa hadir langsung,” ujar Rahmad.
Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemainnya serta mengakui bahwa menghadapi Persiba bukanlah hal mudah.
“Mereka tim yang bagus dan sangat menyulitkan kami. Perbedaannya hari ini adalah efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Persiba bermain baik, tapi pemain kami mampu tampil efektif,” tutupnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Olahraga

Duel perebutan bola antara pemain Persiba Balikpapan dan Persipura Jayapura di tengah pertandingan (Foto: Official Persiba/seputarfakta.com)
Balikpapan – Kesempatan Persiba Balikpapan untuk meraih poin penuh di kandang kembali gagal setelah takluk 1-2 dari Persipura Jayapura dalam lanjutan kompetisi yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (12/1/2026) malam.
Tim berjuluk Beruang Madu harus mengakui keunggulan tim tamu lewat dua gol Matheus Vieira Da Silva pada menit ke-56 dan 76. Sementara itu, gol hiburan Persiba dicetak oleh Kodai Nagashima pada masa injury time, tepatnya menit ke-93.
Pelatih Persiba Balikpapan, M Nasuha mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
“Pastinya hasil ini sangat mengecewakan, tetapi saya sangat menghargai kerja keras para pemain. Semua sudah berjuang maksimal,” ujar Nasuha usai pertandingan.
Ia menilai anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Persipura, khususnya pada babak pertama. Bahkan, Persiba sempat memiliki dua hingga tiga peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.
“Di babak pertama kami bisa menghandle serangan Persipura dan punya beberapa peluang, tetapi sayangnya tidak bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Memasuki babak kedua, Persiba kembali kebobolan melalui eksekusi penalti Persipura. Nasuha mengaku ragu dengan keputusan wasit tersebut dan menilai ada kejanggalan dalam proses pengambilan keputusan.
“Kalau memang itu penalti, kenapa wasit tidak memberikan kartu? Dari informasi yang kami terima, bola mengenai badan pemain kami. Kalau memang mengenai kaki lawan, tentu kami tidak akan protes,” imbuhnya.
Kemudian permintaan pengecekan melalui VAR tidak mendapat respons dari wasit. Namun pelatih menegaskan timnya tetap berusaha hingga akhir laga dan berhasil mencetak satu gol balasan.
“Walaupun tertinggal, pemain tetap bekerja keras. Di babak kedua juga ada beberapa peluang, tapi belum bisa dikonversi menjadi gol,” tambahnya.
Nasuha menyebut kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim. Ia berharap Persiba bisa memaksimalkan dua laga kandang tersisa di putaran pertama.
“Kami akan evaluasi dan mudah-mudahan dua laga kandang ke depan bisa dimaksimalkan. Memang tidak mudah mengangkat mental pemain setelah beberapa kekalahan, tapi kami akan berusaha bangkit,” pungkasnya.
Sementara pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan bersyukur atas raihan tiga poin di Balikpapan. Ia mempersembahkan kemenangan tersebut untuk para pendukung Persipura dan masyarakat Papua.
“Alhamdulillah tiga poin ini untuk seluruh fans Persipura dan masyarakat Papua yang tidak bisa hadir langsung,” ujar Rahmad.
Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemainnya serta mengakui bahwa menghadapi Persiba bukanlah hal mudah.
“Mereka tim yang bagus dan sangat menyulitkan kami. Perbedaannya hari ini adalah efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Persiba bermain baik, tapi pemain kami mampu tampil efektif,” tutupnya.
(Sf/Lo)