Seputar Fakta

    Olahraga

    Perdana Dipertandingkan di Porprov Kaltim, 84 Atlet Sepatu Roda Bersaing di Paser

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    03 November 2026 pukul 21:33 WITA

    Atlet sepatu roda dan skateboard di Porprov VIII Kaltim. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Pertandingan cabang olahraga sepatu roda dan skateboard dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 resmi dimulai di Kabupaten Paser pada Selasa (3/11/2026). Dua cabang tersebut menjadi laga pembuka pada ajang olahraga empat tahunan se-Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.

    Cabang olahraga sepatu roda diketahui merupakanyang pertama kalinya dipertandingkan secara resmi di ajang Porprov Kaltim. 

    Sebanyak 84 atlet dari enam kabupaten dan kota di Kaltim terdaftar mengikuti kompetisi ini. Atlet-atlet tersebut akan memperebutkan medali pada nomor-nomor yang dipertandingkan.

    Empat daerah dipastikan tidak mengirimkan perwakilan pada cabor sepatu roda. Daerah yang absen tersebut adalah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kota Bontang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kabupaten Berau.

    Panitia mengonfirmasi, persaingan terbagi dalam dua divisi utama. Dua divisi tersebut meliputi divisi speed dan divisi freestyle.

    Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Paser, Inayatullah, menyatakan seluruh atlet bertanding mewakili daerah masing-masing setelah melalui masa persiapan. Para peserta diminta mengedepankan sportivitas selama kompetisi berlangsung.

    "Kepada seluruh atlet diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan dalam latihan selamanini," ucap Inayatullah ketika membacakan sambutan Bupati Paser, Fahmi Fadli, Selasa (3/11/2026). 

    Inayatullah menambahkan, selain menjalani pertandingan para kontingen dari luar daerah juga berkesempatan mengunjungi beberapa titik objek wisata serta mencoba kuliner khas Kabupaten Paser selama event berlangsung.

    Sementara Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kaltim, Anton menjelaskan, Porprov merupakan ajang tertinggi untuk mengukur hasil pembinaan atlet di tingkat daerah.

    Anton menyampaikan, cabor sepatu roda Kaltim sebelumnya telah meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional. Penyelenggaraan Porprov yang diselenggarakan difungsikan untuk menjaga kesinambungan prestasi tersebut.

    Hasil akhir dari Porprov VIII Kaltim 2026 akan dijadikan acuan untuk menjaring atlet potensial. Atlet terbaik selanjutnya diproyeksikan masuk ke dalam tim Kaltim untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

    "Melalui Porprov VIII Kaltim 2026, diharapkan dapat lahir atlet yang mampu melanjutkan prestasi tersebut pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ataupun Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang," tutupnya. 

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Perdana Dipertandingkan di Porprov Kaltim, 84 Atlet Sepatu Roda Bersaing di Paser

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    03 November 2026 pukul 21:33 WITA

    Atlet sepatu roda dan skateboard di Porprov VIII Kaltim. (Foto: Padliannor)

    Tana Paser - Pertandingan cabang olahraga sepatu roda dan skateboard dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 resmi dimulai di Kabupaten Paser pada Selasa (3/11/2026). Dua cabang tersebut menjadi laga pembuka pada ajang olahraga empat tahunan se-Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.

    Cabang olahraga sepatu roda diketahui merupakanyang pertama kalinya dipertandingkan secara resmi di ajang Porprov Kaltim. 

    Sebanyak 84 atlet dari enam kabupaten dan kota di Kaltim terdaftar mengikuti kompetisi ini. Atlet-atlet tersebut akan memperebutkan medali pada nomor-nomor yang dipertandingkan.

    Empat daerah dipastikan tidak mengirimkan perwakilan pada cabor sepatu roda. Daerah yang absen tersebut adalah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kota Bontang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kabupaten Berau.

    Panitia mengonfirmasi, persaingan terbagi dalam dua divisi utama. Dua divisi tersebut meliputi divisi speed dan divisi freestyle.

    Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Paser, Inayatullah, menyatakan seluruh atlet bertanding mewakili daerah masing-masing setelah melalui masa persiapan. Para peserta diminta mengedepankan sportivitas selama kompetisi berlangsung.

    "Kepada seluruh atlet diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan dalam latihan selamanini," ucap Inayatullah ketika membacakan sambutan Bupati Paser, Fahmi Fadli, Selasa (3/11/2026). 

    Inayatullah menambahkan, selain menjalani pertandingan para kontingen dari luar daerah juga berkesempatan mengunjungi beberapa titik objek wisata serta mencoba kuliner khas Kabupaten Paser selama event berlangsung.

    Sementara Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kaltim, Anton menjelaskan, Porprov merupakan ajang tertinggi untuk mengukur hasil pembinaan atlet di tingkat daerah.

    Anton menyampaikan, cabor sepatu roda Kaltim sebelumnya telah meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional. Penyelenggaraan Porprov yang diselenggarakan difungsikan untuk menjaga kesinambungan prestasi tersebut.

    Hasil akhir dari Porprov VIII Kaltim 2026 akan dijadikan acuan untuk menjaring atlet potensial. Atlet terbaik selanjutnya diproyeksikan masuk ke dalam tim Kaltim untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

    "Melalui Porprov VIII Kaltim 2026, diharapkan dapat lahir atlet yang mampu melanjutkan prestasi tersebut pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ataupun Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang," tutupnya. 

    (Sf/Lo)