Cari disini...
Olahraga
Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya. (Foto: Padliannor)
Tana Paser - Pembagian tugas dan kewenangan antara panitia penyelenggara dengan kontingen peserta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) telah ditetapkan secara jelas. Penataan tersebut mencakup penanganan perangkat pertandingan dan fasilitasi kebutuhan kontingen.
Ketua Harian Panitia Besar (PB) Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya menjelaskan, penyiapan seluruh kebutuhan perangkat pertandingan merupakan kewajiban utama panitia daerah. Pihak PB bertanggung jawab penuh untuk memfasilitasi operasional para petugas teknis selama ajang berlangsung.
Perangkat pertandingan yang berada di bawah penanganan langsung panitia meliputi wasit, hakim, dewan hakim, serta jajaran teknis terkait lainnya. Seluruh personel tersebut dipastikan mendapat jaminan fasilitas pendukung yang memadai untuk kelancaran kompetisi.
"PB Porprov memiliki kewajiban untuk memfasilitasi perangkat pertandingan," kata Katsul Wijaya, Senin (12/10/2026).
Guna menunjang kinerja para petugas lapangan, PB Porprov telah mengalokasikan dan menyiapkan sarana operasional utama. Katsul memastikan fasilitas dasar seperti tempat akomodasi, konsumsi harian, hingga transportasi lokal sudah siap ditangani panitia.
Terkait mekanisme pembiayaan perangkat pertandingan, pendanaan dipastikan bersumber dari anggaran tingkat provinsi. Penyelesaian administrasi dan teknis anggarannya akan ditindaklanjuti secara resmi melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kaltim.
Sementara itu, untuk kebutuhan kontingen peserta, pengurusannya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing daerah pengirim. Kebijakan ini diterapkan mengingat besaran anggaran serta jumlah kekuatan personel dari tiap kontingen berbeda-beda.
PB Porprov tetap memfasilitasi dalam bentuk penyediaan informasi rujukan. Panitia menyiapkan daftar rekomendasi tempat penginapan, homestay serta mitra penyedia jasa catering maupun warung lokal untuk konsumsi.
"Kalau untuk kontingen diserahkan ke mereka. Mengingat besaran kekuatannya masing-masing berbeda, kita hanya menginformasikan terkait tempat, akomodasi hingga konsumsi, " tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya. (Foto: Padliannor)
Tana Paser - Pembagian tugas dan kewenangan antara panitia penyelenggara dengan kontingen peserta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) telah ditetapkan secara jelas. Penataan tersebut mencakup penanganan perangkat pertandingan dan fasilitasi kebutuhan kontingen.
Ketua Harian Panitia Besar (PB) Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya menjelaskan, penyiapan seluruh kebutuhan perangkat pertandingan merupakan kewajiban utama panitia daerah. Pihak PB bertanggung jawab penuh untuk memfasilitasi operasional para petugas teknis selama ajang berlangsung.
Perangkat pertandingan yang berada di bawah penanganan langsung panitia meliputi wasit, hakim, dewan hakim, serta jajaran teknis terkait lainnya. Seluruh personel tersebut dipastikan mendapat jaminan fasilitas pendukung yang memadai untuk kelancaran kompetisi.
"PB Porprov memiliki kewajiban untuk memfasilitasi perangkat pertandingan," kata Katsul Wijaya, Senin (12/10/2026).
Guna menunjang kinerja para petugas lapangan, PB Porprov telah mengalokasikan dan menyiapkan sarana operasional utama. Katsul memastikan fasilitas dasar seperti tempat akomodasi, konsumsi harian, hingga transportasi lokal sudah siap ditangani panitia.
Terkait mekanisme pembiayaan perangkat pertandingan, pendanaan dipastikan bersumber dari anggaran tingkat provinsi. Penyelesaian administrasi dan teknis anggarannya akan ditindaklanjuti secara resmi melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kaltim.
Sementara itu, untuk kebutuhan kontingen peserta, pengurusannya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing daerah pengirim. Kebijakan ini diterapkan mengingat besaran anggaran serta jumlah kekuatan personel dari tiap kontingen berbeda-beda.
PB Porprov tetap memfasilitasi dalam bentuk penyediaan informasi rujukan. Panitia menyiapkan daftar rekomendasi tempat penginapan, homestay serta mitra penyedia jasa catering maupun warung lokal untuk konsumsi.
"Kalau untuk kontingen diserahkan ke mereka. Mengingat besaran kekuatannya masing-masing berbeda, kita hanya menginformasikan terkait tempat, akomodasi hingga konsumsi, " tutupnya.
(Sf/Rs)