Cari disini...
Olahraga
Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma saat ditemui diruang kerjanya. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)
Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Tanah Paser, Kaltim.
Kepala Disparpora Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan dan sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) terkait persiapan kontingen.
Saat ini, Pemkot Balikpapan masih menunggu Technical Handbook (THB) sebagai acuan teknis pertandingan. Dokumen tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan atlet dan pelatih yang akan dikirim ke porprov 2026.
“Sehingga kami harus mendapatkan datanya dari KONI terkait atlet dan pelatih yang akan dikirim sesuai dengan kategori pertandingan dan disesuaikan juga dengan alokasi anggaran yang ada,” ucap Ratih kepada awak media, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, jumlah atlet dan pelatih yang diberangkatkan akan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan, serta kemampuan anggaran daerah.
Terkait adanya lima cabor yang berstatus mandiri, Ratih menyebut, pemerintah kota masih menunggu regulasi lebih lanjut mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan.
Kata dia, persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas karena seluruh atlet yang mengikuti porprov merupakan peserta yang telah menjalani babak kualifikasi pada 2025. Karena itu, pemerintah juga perlu mempertimbangkan dukungan bagi cabor yang tidak masuk dalam skema pembiayaan utama, namun tetap mengikuti pertandingan secara mandiri.
“Makanya kami akan hitung bersama kekuatan anggaran daerah,” ujarnya.
Mengenai jumlah atlet yang akan diberangkatkan ke porprov 2026 di Kabupaten Paser, pihaknya menyebut angka tersebut masih dalam tahap penghitungan. Namun, berdasarkan perhitungan sementara, Balikpapan diperkirakan akan mengirim sekitar 800 atlet.
“Jumlah tersebut belum termasuk ofisial atau pendamping kontingen dan masih dapat berubah menyesuaikan hasil finalisasi data atlet, pelatih, kategori pertandingan, serta kemampuan anggaran daerah,” ungkapnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma saat ditemui diruang kerjanya. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)
Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Tanah Paser, Kaltim.
Kepala Disparpora Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan dan sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) terkait persiapan kontingen.
Saat ini, Pemkot Balikpapan masih menunggu Technical Handbook (THB) sebagai acuan teknis pertandingan. Dokumen tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan atlet dan pelatih yang akan dikirim ke porprov 2026.
“Sehingga kami harus mendapatkan datanya dari KONI terkait atlet dan pelatih yang akan dikirim sesuai dengan kategori pertandingan dan disesuaikan juga dengan alokasi anggaran yang ada,” ucap Ratih kepada awak media, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, jumlah atlet dan pelatih yang diberangkatkan akan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan, serta kemampuan anggaran daerah.
Terkait adanya lima cabor yang berstatus mandiri, Ratih menyebut, pemerintah kota masih menunggu regulasi lebih lanjut mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan.
Kata dia, persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas karena seluruh atlet yang mengikuti porprov merupakan peserta yang telah menjalani babak kualifikasi pada 2025. Karena itu, pemerintah juga perlu mempertimbangkan dukungan bagi cabor yang tidak masuk dalam skema pembiayaan utama, namun tetap mengikuti pertandingan secara mandiri.
“Makanya kami akan hitung bersama kekuatan anggaran daerah,” ujarnya.
Mengenai jumlah atlet yang akan diberangkatkan ke porprov 2026 di Kabupaten Paser, pihaknya menyebut angka tersebut masih dalam tahap penghitungan. Namun, berdasarkan perhitungan sementara, Balikpapan diperkirakan akan mengirim sekitar 800 atlet.
“Jumlah tersebut belum termasuk ofisial atau pendamping kontingen dan masih dapat berubah menyesuaikan hasil finalisasi data atlet, pelatih, kategori pertandingan, serta kemampuan anggaran daerah,” ungkapnya.
(Sf/Lo)