Cari disini...
Olahraga
Pertandingan antara Borneo FC dengan Dewa United akan dilaksanakan di Stadion Pakansari. Pemain dengan pencetak gol terbanyak di BRI liga 1, Alex Martin (sebelah kanan) menjadi pemain diwaspadai oleh Pelatih Borneo FC. (Foto: Dok. Borneo FC)
Samarinda - Dewa United akan menjamu Borneo FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 pekan ke-27 di Stadion Pakansari, Senin (10/3/2025) pukul 20.30 WIB.
Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat performa kedua tim yang bertolak belakang.
Dewa United sedang dalam tren positif dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Tim asuhan Jan Olde Riekerink ini tampil impresif, terutama di lini depan dengan mencetak sembilan gol dalam tiga laga terakhir.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Alex Martins, striker tajam yang telah mengoleksi 23 gol.
Sementara itu, Borneo FC sedang mengalami penurunan performa. Tim berjuluk Pesut Etam ini menelan dua kekalahan beruntun di laga terakhir. Meskipun memiliki materi pemain yang mumpuni, performa mereka belum stabil.
Jelang laga ini, pelatih Borneo FC, Joaquin Gomez, memberikan perhatian khusus pada ketajaman Alex Martins.
Ia mengakui bahwa Alex Martins adalah striker berbahaya yang didukung oleh pemain-pemain berkualitas di sekitarnya.
"Dia merupakan striker dan semua orang bermain di sekelilingnya. Saya pikir dari midfield hingga ke depan, mereka mempunyai pemain yang berbahaya secara individu," ujar Joaquin Gomez dalam sesi pre-match press conference.
Joaquin Gomez juga mewaspadai penguasaan bola Dewa United yang dominan. Ia menekankan pentingnya bagi timnya untuk mencuri bola secepat mungkin dan tidak membiarkan Dewa United terlalu banyak menguasai bola di area pertahanan Borneo FC.
"Dari struktur dan cara bermain, mereka mendapatkan possession, dari 65-75 persen di pertandingan dan membolehkan pemain bagus seperti mereka. Untuk besok, akan menjadi sedikit sulit bagi mereka karena kami merupakan tim yang ingin mencuri bola dari mereka secepatnya dan tak ingin mereka berada di depan terlalu banyak," katanya.
Situasi yang dihadapi tersebut, Borneo FC tetap optimis menghadapi tim yang sedang di papan atas.
“Kami akan membuat banyak peluang bagus sebanyak mungkin dan jika kami bisa melakukannya kami tahu kami bisa membuat mereka kesulitan menghadapi permainan dan sistem kami,” tukasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Pertandingan antara Borneo FC dengan Dewa United akan dilaksanakan di Stadion Pakansari. Pemain dengan pencetak gol terbanyak di BRI liga 1, Alex Martin (sebelah kanan) menjadi pemain diwaspadai oleh Pelatih Borneo FC. (Foto: Dok. Borneo FC)
Samarinda - Dewa United akan menjamu Borneo FC dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 pekan ke-27 di Stadion Pakansari, Senin (10/3/2025) pukul 20.30 WIB.
Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat performa kedua tim yang bertolak belakang.
Dewa United sedang dalam tren positif dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Tim asuhan Jan Olde Riekerink ini tampil impresif, terutama di lini depan dengan mencetak sembilan gol dalam tiga laga terakhir.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Alex Martins, striker tajam yang telah mengoleksi 23 gol.
Sementara itu, Borneo FC sedang mengalami penurunan performa. Tim berjuluk Pesut Etam ini menelan dua kekalahan beruntun di laga terakhir. Meskipun memiliki materi pemain yang mumpuni, performa mereka belum stabil.
Jelang laga ini, pelatih Borneo FC, Joaquin Gomez, memberikan perhatian khusus pada ketajaman Alex Martins.
Ia mengakui bahwa Alex Martins adalah striker berbahaya yang didukung oleh pemain-pemain berkualitas di sekitarnya.
"Dia merupakan striker dan semua orang bermain di sekelilingnya. Saya pikir dari midfield hingga ke depan, mereka mempunyai pemain yang berbahaya secara individu," ujar Joaquin Gomez dalam sesi pre-match press conference.
Joaquin Gomez juga mewaspadai penguasaan bola Dewa United yang dominan. Ia menekankan pentingnya bagi timnya untuk mencuri bola secepat mungkin dan tidak membiarkan Dewa United terlalu banyak menguasai bola di area pertahanan Borneo FC.
"Dari struktur dan cara bermain, mereka mendapatkan possession, dari 65-75 persen di pertandingan dan membolehkan pemain bagus seperti mereka. Untuk besok, akan menjadi sedikit sulit bagi mereka karena kami merupakan tim yang ingin mencuri bola dari mereka secepatnya dan tak ingin mereka berada di depan terlalu banyak," katanya.
Situasi yang dihadapi tersebut, Borneo FC tetap optimis menghadapi tim yang sedang di papan atas.
“Kami akan membuat banyak peluang bagus sebanyak mungkin dan jika kami bisa melakukannya kami tahu kami bisa membuat mereka kesulitan menghadapi permainan dan sistem kami,” tukasnya.
(Sf/Rs)