Meski Persebaya Pincang, Fabio Lefundes Minta Borneo FC Tetap Waspada di GBT

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Olahraga

    19 Desember 2025 12:53 WIB

    Pemain Borneo FC sedang berlatih di Stadion GBT, Surabaya. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Borneo FC Samarinda akan menghadapi laga krusial melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12/2025).

    Meski tim tuan rumah sedang dalam kondisi sulit lantaran absennya sejumlah pemain kunci dan kekosongan kursi pelatih kepala, Borneo FC menegaskan tidak akan menurunkan kewaspadaan mereka.

    Dalam sesi konferensi pers jelang laga, pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan bahwa timnya tidak melihat kondisi internal lawan sebagai sebuah keuntungan otomatis.

    Borneo FC sempat mencatatkan rekor impresif dengan 11 kemenangan beruntun sebelum akhirnya menelan kekalahan di dua laga terakhir. Fabio menegaskan bahwa evaluasi terus dilakukan secara menyeluruh.

    "Saat kami menang 11 kali beruntun, bukan berarti kami sempurna. Kami tetap mengevaluasi kekurangan. Begitu juga saat kalah, kami mencari tahu apa yang salah agar tidak terulang kembali. Sepak bola adalah tentang adaptasi terhadap karakteristik lawan yang berbeda-beda," ujar pelatih asal Brasil tersebut.

    Persebaya dipastikan tampil tanpa dua motor serangan mereka, Bruno Moreira dan Francisco Rivera. Namun, Fabio Lefundes yang pernah melatih di Indonesia sebelumnya mengingatkan bahwa skuad "Bajol Ijo" masih memiliki kedalaman tim yang berbahaya.

    "Kehilangan Bruno dan Rivera memang buruk bagi Persebaya, tapi mereka punya pemain lain seperti Gali Freitas, Malik Risaldi, hingga Diego Maurício. Kami sudah menyiapkan strategi untuk menetralisir siapa pun yang turun di lapangan," tambahnya.

    Selain krisis pemain, Persebaya juga saat ini dipimpin oleh pelatih interim. Menanggapi hal itu, Fabio bersikap dingin. 

    Baginya, kehadiran atau absennya pelatih kepala di bangku cadangan lawan tidak akan memengaruhi persiapan taktis Borneo FC.

    "Masalah pelatih interim itu urusan internal manajemen Persebaya. Bagi kami, ini tetap pertarungan 11 lawan 11 di dalam lapangan. Kami harus fokus pada performa kami sendiri, terlepas dari siapa yang berdiri di pinggir lapangan lawan," tuturnya.

    Senada dengan sang pelatih, penyerang sayap lincah Borneo FC, Muhammad Sihran, menyatakan kesiapannya untuk meladeni permainan tuan rumah di depan ribuan Bonek Mania.

    "Kami sudah siap menjalankan instruksi pelatih. Tujuan kami datang ke Surabaya hanya satu: pulang membawa tiga poin," tegas Sihran.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Meski Persebaya Pincang, Fabio Lefundes Minta Borneo FC Tetap Waspada di GBT

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Olahraga

    19 Desember 2025 12:53 WIB

    Pemain Borneo FC sedang berlatih di Stadion GBT, Surabaya. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Borneo FC Samarinda akan menghadapi laga krusial melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12/2025).

    Meski tim tuan rumah sedang dalam kondisi sulit lantaran absennya sejumlah pemain kunci dan kekosongan kursi pelatih kepala, Borneo FC menegaskan tidak akan menurunkan kewaspadaan mereka.

    Dalam sesi konferensi pers jelang laga, pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan bahwa timnya tidak melihat kondisi internal lawan sebagai sebuah keuntungan otomatis.

    Borneo FC sempat mencatatkan rekor impresif dengan 11 kemenangan beruntun sebelum akhirnya menelan kekalahan di dua laga terakhir. Fabio menegaskan bahwa evaluasi terus dilakukan secara menyeluruh.

    "Saat kami menang 11 kali beruntun, bukan berarti kami sempurna. Kami tetap mengevaluasi kekurangan. Begitu juga saat kalah, kami mencari tahu apa yang salah agar tidak terulang kembali. Sepak bola adalah tentang adaptasi terhadap karakteristik lawan yang berbeda-beda," ujar pelatih asal Brasil tersebut.

    Persebaya dipastikan tampil tanpa dua motor serangan mereka, Bruno Moreira dan Francisco Rivera. Namun, Fabio Lefundes yang pernah melatih di Indonesia sebelumnya mengingatkan bahwa skuad "Bajol Ijo" masih memiliki kedalaman tim yang berbahaya.

    "Kehilangan Bruno dan Rivera memang buruk bagi Persebaya, tapi mereka punya pemain lain seperti Gali Freitas, Malik Risaldi, hingga Diego Maurício. Kami sudah menyiapkan strategi untuk menetralisir siapa pun yang turun di lapangan," tambahnya.

    Selain krisis pemain, Persebaya juga saat ini dipimpin oleh pelatih interim. Menanggapi hal itu, Fabio bersikap dingin. 

    Baginya, kehadiran atau absennya pelatih kepala di bangku cadangan lawan tidak akan memengaruhi persiapan taktis Borneo FC.

    "Masalah pelatih interim itu urusan internal manajemen Persebaya. Bagi kami, ini tetap pertarungan 11 lawan 11 di dalam lapangan. Kami harus fokus pada performa kami sendiri, terlepas dari siapa yang berdiri di pinggir lapangan lawan," tuturnya.

    Senada dengan sang pelatih, penyerang sayap lincah Borneo FC, Muhammad Sihran, menyatakan kesiapannya untuk meladeni permainan tuan rumah di depan ribuan Bonek Mania.

    "Kami sudah siap menjalankan instruksi pelatih. Tujuan kami datang ke Surabaya hanya satu: pulang membawa tiga poin," tegas Sihran.

    (Sf/Rs)