Cari disini...
Olahraga
Bintang Badminton Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon. (Foto: Instagram).
Tenggarong - Marcus Fernaldi Gideon mantan pemain ganda putra nomor satu dunia memutuskan pensiun dari karier sebagai atlet bulu tangkis.
“Di hari ulang tahun yang 33 tahun, saya memutuskan untuk berhenti dari karier profesional badminton. Tidak terasa sudah 25 tahun saya berlatih dan bersaing di lapangan,” tulis Marcus, pada salah satu unggahan di akun media sosial Instagramnya.
Di akhir kariernya, Marcus berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sebanyak 19 gelar juara ajang BWF Series telah berhasil diraihnya. Kedua pasangan ini dikenal dengan julukan Minions.
Ia mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas capaian karirnya.
Di unggahan itu, Marcus juga menceritakan masa kecilnya yang sempat dianggap remeh karena memiliki postur tubuh yang tidak tinggi dan prestasi yang dinilai tidak terlalu menonjol dari teman-teman lainnya.
“Di hidup ini tidak ada yang saya sesali, apa yang sudah saya raih sekarang ini sudah melebihi apa yang pernah saya impikan,” tulisnya lagi.
Marcus menyebut bahwa salah satu impian terbesarnya adalah menjadi pemain bulu tangkis nomor satu di dunia. Hal tersebut tercapai dan dirinya mampu mempertahankan posisi selama empat tahun saat berpasanagan dengan Kevin.
“Saya pernah berkata kepada istri saya ketika kami masih berpacaran. Saya ingin jadi World No 1, Karena pada saat itu tampaknya menjadi peringkat satu adalah sesuatu yang sulit sekali untuk digapai, tapi Tuhan memberikan, bahkan lebih dari yang saya bayangkan,” ungkapnya.
“Oleh sebab itu, saya menutup karier saya dalam dunia badminton dengan hati yang puas dan rasa bersyukur,” lanjutnya.
Selama 25 tahun menjadi pemain bulu tangkis, Marcus telah diakui oleh BWF sebagai salah satu pemain paling kuat dan diberikan gelar Pebulutangkis Pria Terbaik BWF selama dua tahun berturut-turut bersama Kevin.
“Saya berterima kasih kepada partner-partner saya, almarhum Markis Kido, Kevin, dan lainnya. Saya juga berterima kasih untuk para suporter yang telah mendukung saya selama ini. God bless!” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Bintang Badminton Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon. (Foto: Instagram).
Tenggarong - Marcus Fernaldi Gideon mantan pemain ganda putra nomor satu dunia memutuskan pensiun dari karier sebagai atlet bulu tangkis.
“Di hari ulang tahun yang 33 tahun, saya memutuskan untuk berhenti dari karier profesional badminton. Tidak terasa sudah 25 tahun saya berlatih dan bersaing di lapangan,” tulis Marcus, pada salah satu unggahan di akun media sosial Instagramnya.
Di akhir kariernya, Marcus berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sebanyak 19 gelar juara ajang BWF Series telah berhasil diraihnya. Kedua pasangan ini dikenal dengan julukan Minions.
Ia mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas capaian karirnya.
Di unggahan itu, Marcus juga menceritakan masa kecilnya yang sempat dianggap remeh karena memiliki postur tubuh yang tidak tinggi dan prestasi yang dinilai tidak terlalu menonjol dari teman-teman lainnya.
“Di hidup ini tidak ada yang saya sesali, apa yang sudah saya raih sekarang ini sudah melebihi apa yang pernah saya impikan,” tulisnya lagi.
Marcus menyebut bahwa salah satu impian terbesarnya adalah menjadi pemain bulu tangkis nomor satu di dunia. Hal tersebut tercapai dan dirinya mampu mempertahankan posisi selama empat tahun saat berpasanagan dengan Kevin.
“Saya pernah berkata kepada istri saya ketika kami masih berpacaran. Saya ingin jadi World No 1, Karena pada saat itu tampaknya menjadi peringkat satu adalah sesuatu yang sulit sekali untuk digapai, tapi Tuhan memberikan, bahkan lebih dari yang saya bayangkan,” ungkapnya.
“Oleh sebab itu, saya menutup karier saya dalam dunia badminton dengan hati yang puas dan rasa bersyukur,” lanjutnya.
Selama 25 tahun menjadi pemain bulu tangkis, Marcus telah diakui oleh BWF sebagai salah satu pemain paling kuat dan diberikan gelar Pebulutangkis Pria Terbaik BWF selama dua tahun berturut-turut bersama Kevin.
“Saya berterima kasih kepada partner-partner saya, almarhum Markis Kido, Kevin, dan lainnya. Saya juga berterima kasih untuk para suporter yang telah mendukung saya selama ini. God bless!” tutupnya.
(Sf/Rs)