Olahraga

    Lengkapi Kuota 11 Pemain Asing, Borneo FC Resmi Daratkan Eks Kiper Porto Kadu Monteiro

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 Agustus 2026 pukul 19:17 WITA

    Pemain asing baru Borneo FC, Kadu Monteiro yang akan mengisi posisi penjaga gawang. (Foto: maulana/Seputarfakta.com0

    Samarinda - Jelang bergulirnya musim baru BRI Super League 2026/2027, Borneo FC kembali membuat pergerakan penting di bursa transfer. 

    Klub berjuluk Pesut Etam tersebut secara resmi mengumumkan perekrutan penjaga gawang asal Angola, Aldo Geraldo Manuel Monteiro, atau yang akrab disapa Kadu Monteiro.

    Kedatangan kiper berusia 31 tahun ini tidak hanya mengamankan sektor pertahanan terakhir Borneo FC, tetapi juga melengkapi kuota 11 pemain asing mereka sesuai regulasi kompetisi. 

    Sebelumnya, manajemen telah mendatangkan sejumlah amunisi baru seperti N'Goma Kablan, Christian Matheus, Iago Mendonca, Gabriel Oliveira, Rodrigo Varanda, Ruben Lopez, dan Njabulo Blom. 

    Mereka menyusul nama-nama pilar asing yang sudah lebih dulu mengisi skuad, yakni Marcos Astina, Juan Villa, serta Caxambu.

    Perekrutan Kadu Monteiro tentu mengundang atensi publik sepak bola Tanah Air. Pemain berpostur 1,90 meter dengan nilai pasar sekitar Rp1,50 miliar ini bukan sosok yang asing di kancah BRI Super League. 

    Musim lalu, jebolan akademi klub raksasa Portugal, FC Porto, ini tampil reguler membela PSBS Biak.

    Kiprahnya musim lalu memiliki catatan yang cukup unik dan kontras. Kadu memang berstatus sebagai kiper dengan angka kebobolan terbanyak, yakni 52 gol dari 25 pertandingan. 

    Namun, di balik angka tersebut, ia nyatanya tampil heroik di bawah tekanan dengan menorehkan 98 penyelamatan krusial. Statistik gemilang ini menjadikannya salah satu penjaga gawang paling tangguh dengan angka save tertinggi di kompetisi.

    Bergabungnya Kadu dipastikan membuat tensi persaingan di sektor penjaga gawang Pesut Etam semakin kompetitif. 

    Mantan pemain GD Sagrada Esperanca itu akan bersaing sehat sekaligus bahu-membahu memperebutkan tempat utama dengan barisan kiper lokal berkualitas yang dimiliki Borneo FC saat ini, yaitu M. Ridho, M. Darmawan, dan Rakasurya Handika.

    Menanggapi kepindahannya ke Kota Tepian, Kadu mengungkapkan antusiasmenya. Ia mengaku keputusannya berlabuh tak lepas dari ambisi besar klub yang selalu menargetkan kemenangan di setiap pertandingan.

    "Saya menerima tawaran dari Borneo karena Borneo adalah klub yang besar, dan ketika Anda bergabung dengan klub besar, kita selalu selangkah lebih dekat dengan kemenangan. Itulah salah satu hal yang membuat saya menerima tawaran Borneo," ungkap Kadu dalam wawancara bersama tim media Borneo FC.

    Selain mentalitas juara, dukungan penuh dari kelompok suporter juga menjadi daya tarik tersendiri bagi kiper kelahiran Porto Amboim tersebut. 

    Ia mengaku sudah memantau sepak terjang Borneo FC beserta atmosfer pendukung setianya semenjak berkarir di Indonesia musim lalu.

    "Selama musim lalu, saya mulai mengenal beberapa klub dan mengetahui sedikit tentang sejarah masing-masing klub. Saya tahu bahwa Borneo adalah klub yang memiliki suporter yang sangat antusias. Mereka sangat mencintai sepak bola, seperti halnya para suporter Indonesia pada umumnya," jelasnya.

    Kadu menyadari bahwa ekspektasi yang tinggi kini berada di pundaknya. Kendati demikian, ia bertekad membawa Borneo FC mencapai target besar di berbagai kompetisi yang akan bergulir.

    "Harapan saya sangat besar. Borneo menjalani musim yang luar biasa musim lalu, dan saya berharap musim ini kami bisa tampil sama baiknya atau bahkan lebih baik dari musim sebelumnya. Borneo FC, Manyala!" pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    Lengkapi Kuota 11 Pemain Asing, Borneo FC Resmi Daratkan Eks Kiper Porto Kadu Monteiro

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 Agustus 2026 pukul 19:17 WITA

    Pemain asing baru Borneo FC, Kadu Monteiro yang akan mengisi posisi penjaga gawang. (Foto: maulana/Seputarfakta.com0

    Samarinda - Jelang bergulirnya musim baru BRI Super League 2026/2027, Borneo FC kembali membuat pergerakan penting di bursa transfer. 

    Klub berjuluk Pesut Etam tersebut secara resmi mengumumkan perekrutan penjaga gawang asal Angola, Aldo Geraldo Manuel Monteiro, atau yang akrab disapa Kadu Monteiro.

    Kedatangan kiper berusia 31 tahun ini tidak hanya mengamankan sektor pertahanan terakhir Borneo FC, tetapi juga melengkapi kuota 11 pemain asing mereka sesuai regulasi kompetisi. 

    Sebelumnya, manajemen telah mendatangkan sejumlah amunisi baru seperti N'Goma Kablan, Christian Matheus, Iago Mendonca, Gabriel Oliveira, Rodrigo Varanda, Ruben Lopez, dan Njabulo Blom. 

    Mereka menyusul nama-nama pilar asing yang sudah lebih dulu mengisi skuad, yakni Marcos Astina, Juan Villa, serta Caxambu.

    Perekrutan Kadu Monteiro tentu mengundang atensi publik sepak bola Tanah Air. Pemain berpostur 1,90 meter dengan nilai pasar sekitar Rp1,50 miliar ini bukan sosok yang asing di kancah BRI Super League. 

    Musim lalu, jebolan akademi klub raksasa Portugal, FC Porto, ini tampil reguler membela PSBS Biak.

    Kiprahnya musim lalu memiliki catatan yang cukup unik dan kontras. Kadu memang berstatus sebagai kiper dengan angka kebobolan terbanyak, yakni 52 gol dari 25 pertandingan. 

    Namun, di balik angka tersebut, ia nyatanya tampil heroik di bawah tekanan dengan menorehkan 98 penyelamatan krusial. Statistik gemilang ini menjadikannya salah satu penjaga gawang paling tangguh dengan angka save tertinggi di kompetisi.

    Bergabungnya Kadu dipastikan membuat tensi persaingan di sektor penjaga gawang Pesut Etam semakin kompetitif. 

    Mantan pemain GD Sagrada Esperanca itu akan bersaing sehat sekaligus bahu-membahu memperebutkan tempat utama dengan barisan kiper lokal berkualitas yang dimiliki Borneo FC saat ini, yaitu M. Ridho, M. Darmawan, dan Rakasurya Handika.

    Menanggapi kepindahannya ke Kota Tepian, Kadu mengungkapkan antusiasmenya. Ia mengaku keputusannya berlabuh tak lepas dari ambisi besar klub yang selalu menargetkan kemenangan di setiap pertandingan.

    "Saya menerima tawaran dari Borneo karena Borneo adalah klub yang besar, dan ketika Anda bergabung dengan klub besar, kita selalu selangkah lebih dekat dengan kemenangan. Itulah salah satu hal yang membuat saya menerima tawaran Borneo," ungkap Kadu dalam wawancara bersama tim media Borneo FC.

    Selain mentalitas juara, dukungan penuh dari kelompok suporter juga menjadi daya tarik tersendiri bagi kiper kelahiran Porto Amboim tersebut. 

    Ia mengaku sudah memantau sepak terjang Borneo FC beserta atmosfer pendukung setianya semenjak berkarir di Indonesia musim lalu.

    "Selama musim lalu, saya mulai mengenal beberapa klub dan mengetahui sedikit tentang sejarah masing-masing klub. Saya tahu bahwa Borneo adalah klub yang memiliki suporter yang sangat antusias. Mereka sangat mencintai sepak bola, seperti halnya para suporter Indonesia pada umumnya," jelasnya.

    Kadu menyadari bahwa ekspektasi yang tinggi kini berada di pundaknya. Kendati demikian, ia bertekad membawa Borneo FC mencapai target besar di berbagai kompetisi yang akan bergulir.

    "Harapan saya sangat besar. Borneo menjalani musim yang luar biasa musim lalu, dan saya berharap musim ini kami bisa tampil sama baiknya atau bahkan lebih baik dari musim sebelumnya. Borneo FC, Manyala!" pungkasnya.

    (Sf/Rs)