Olahraga

    Kontingen Porprov Balikpapan Disiapkan Sesuai Anggaran dan Potensi Me

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 September 2026 pukul 14:37 WITA

    Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: dok/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Persiapan kontingen Kota Balikpapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII di Kabupaten Paser masih menunggu kepastian teknis pertandingan. Jumlah atlet dan cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan nantinya akan disesuaikan dengan nomor pertandingan yang tersedia serta kemampuan anggaran.

    Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan telah menyiapkan total anggaran Rp12 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

    “Kami telah berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan untuk melakukan persiapan atlet,” ucap Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma kepada media, Selasa (22/9/2026).

    Ratih menjelaskan, dari sisi anggaran, tambahan Rp10 miliar telah diperoleh melalui pembahasan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan anggaran perubahan 2026. Dana tersebut melengkapi Rp2 miliar yang sebelumnya telah tersedia dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

    Untuk persiapan Porprov, yang pertama pihaknya sudah koordinasi dengan KONI Balikpapan untuk menyiapkan atlet-atlet yang akan diberangkatkan. Kemudian yang kedua pihaknya sudah mengusulkan anggaran, baru selesai kemarin RDP, serta pembahasan anggaran perubahan 2026.

    “Alhamdulillah kami dapat alokasi sebesar Rp10 miliar dengan Rp2 miliar yang ada di DPA, jadi total Rp12 miliar,” ujarnya.

    Meski anggaran telah disiapkan, Disparpora belum dapat memastikan jumlah atlet maupun anggota kontingen yang akan diberangkatkan. Keputusan tersebut masih menunggu technical handbook, peraturan pertandingan, kategori perlombaan, serta petunjuk teknis dari Panitia Besar (PB) Porprov.

    Dokumen tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan nomor pertandingan yang diikuti Balikpapan.

    “Setelah itu, jumlah atlet akan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan dan alokasi anggaran yang tersedia,” sambungnya.

    Sebutnya, Disparpora tetap berupaya agar cabor yang dapat diakomodasi dalam Porprov bisa mengikuti pertandingan. Namun, keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh nomor pertandingan dapat diikuti tanpa melalui seleksi.

    Karena itu, pemilihan nomor pertandingan akan mempertimbangkan potensi prestasi, khususnya peluang mendapatkan medali.

    “Ya, kami upayakan semua cabor yang diakomodir kami bisa berangkatkan, tapi dengan alokasi yang tersedia,” terang Kadis Disparpora.

    Menurut dia, seleksi kategori pertandingan akan dilakukan berdasarkan usulan dan potensi masing-masing cabor. Dengan demikian, keberangkatan atlet tidak hanya mempertimbangkan jumlah peserta, tetapi juga peluang Balikpapan memperoleh medali.

    “Dari semua cabor kami ikutkan, tetapi dengan kategori yang sudah diseleksi dari cabor,” tuturnya.

    Saat ditanya apakah seleksi tersebut diarahkan pada cabor yang memiliki peluang medali, Ratih membenarkannya.

    Setelah seluruh ketentuan pertandingan diterima, Disparpora bersama KONI Balikpapan akan kembali melakukan pembahasan untuk menetapkan atlet dan nomor pertandingan yang akan diikuti.

    Di tengah proses persiapan tersebut, Balikpapan tetap memasang target mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Kaltim VIII. Capaian sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sebelumnya diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk kembali meraih prestasi.

    “Target pastinya juara umum ya, kami harapkan. Gimana semangat Popda kemarin juara umum, kami bisa pertahankan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    Kontingen Porprov Balikpapan Disiapkan Sesuai Anggaran dan Potensi Me

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 September 2026 pukul 14:37 WITA

    Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma. (Foto: dok/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Persiapan kontingen Kota Balikpapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII di Kabupaten Paser masih menunggu kepastian teknis pertandingan. Jumlah atlet dan cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan nantinya akan disesuaikan dengan nomor pertandingan yang tersedia serta kemampuan anggaran.

    Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan telah menyiapkan total anggaran Rp12 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

    “Kami telah berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan untuk melakukan persiapan atlet,” ucap Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma kepada media, Selasa (22/9/2026).

    Ratih menjelaskan, dari sisi anggaran, tambahan Rp10 miliar telah diperoleh melalui pembahasan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan anggaran perubahan 2026. Dana tersebut melengkapi Rp2 miliar yang sebelumnya telah tersedia dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

    Untuk persiapan Porprov, yang pertama pihaknya sudah koordinasi dengan KONI Balikpapan untuk menyiapkan atlet-atlet yang akan diberangkatkan. Kemudian yang kedua pihaknya sudah mengusulkan anggaran, baru selesai kemarin RDP, serta pembahasan anggaran perubahan 2026.

    “Alhamdulillah kami dapat alokasi sebesar Rp10 miliar dengan Rp2 miliar yang ada di DPA, jadi total Rp12 miliar,” ujarnya.

    Meski anggaran telah disiapkan, Disparpora belum dapat memastikan jumlah atlet maupun anggota kontingen yang akan diberangkatkan. Keputusan tersebut masih menunggu technical handbook, peraturan pertandingan, kategori perlombaan, serta petunjuk teknis dari Panitia Besar (PB) Porprov.

    Dokumen tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan nomor pertandingan yang diikuti Balikpapan.

    “Setelah itu, jumlah atlet akan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan dan alokasi anggaran yang tersedia,” sambungnya.

    Sebutnya, Disparpora tetap berupaya agar cabor yang dapat diakomodasi dalam Porprov bisa mengikuti pertandingan. Namun, keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh nomor pertandingan dapat diikuti tanpa melalui seleksi.

    Karena itu, pemilihan nomor pertandingan akan mempertimbangkan potensi prestasi, khususnya peluang mendapatkan medali.

    “Ya, kami upayakan semua cabor yang diakomodir kami bisa berangkatkan, tapi dengan alokasi yang tersedia,” terang Kadis Disparpora.

    Menurut dia, seleksi kategori pertandingan akan dilakukan berdasarkan usulan dan potensi masing-masing cabor. Dengan demikian, keberangkatan atlet tidak hanya mempertimbangkan jumlah peserta, tetapi juga peluang Balikpapan memperoleh medali.

    “Dari semua cabor kami ikutkan, tetapi dengan kategori yang sudah diseleksi dari cabor,” tuturnya.

    Saat ditanya apakah seleksi tersebut diarahkan pada cabor yang memiliki peluang medali, Ratih membenarkannya.

    Setelah seluruh ketentuan pertandingan diterima, Disparpora bersama KONI Balikpapan akan kembali melakukan pembahasan untuk menetapkan atlet dan nomor pertandingan yang akan diikuti.

    Di tengah proses persiapan tersebut, Balikpapan tetap memasang target mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Kaltim VIII. Capaian sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sebelumnya diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk kembali meraih prestasi.

    “Target pastinya juara umum ya, kami harapkan. Gimana semangat Popda kemarin juara umum, kami bisa pertahankan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)