Olahraga

    KONI-Bayan Championship 2024 Ditutup, Marciano: Di antara atlet ini bakal jadi pemain timnas

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    28 Juli 2024 pukul 19:40 WITA

    Para atlet sepakbola usia dini yang ikut bertanding dalam KONI-Bayan Championship 2024 di Borneo Training Center di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Minggu (28/7/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kompetisi sepakbola "KONI-Bayan Championship 2024" resmi ditutup, Minggu (28/7/2024), menyusul serangkaian pertandingan yang mempertemukan talenta muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. 

    Acara penutupan dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh olahraga, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Agus Hari Kesuma, dan Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman serta dari pihak PT Bayan Resources Tbk. 

    Agus Hari Kesuma, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan acara yang telah berlangsung dari tanggal 21 Juli lalu. 

    "Kami menyambut baik event yang diselenggarakan dan berterimakasih kepada PT Bayan Resources yang telah bersinergi dengan pemerintah provinsi," kata Agus.

    Ia berharap kedepannya bisa terselenggara kembali kegiatan serupa yang dapat meningkatkan serta mengembangkan sektor olahraga di Kaltim. 

    "Semoga di masa depan, acara seperti ini dapat terus diadakan, dan PT Bayan dapat lebih banyak memberi kontribusinya dalam mendukung kegiatan seperti ini lagi," harap Agus.

    Di sisi lain, Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, juga mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan para atlet muda yang berpartisipasi dalam kompetisi ini, khususnya sepakbola. 

    "Di antara 64 tim yang bertanding, saya yakin ada calon pemain timnas yang akan muncul," kata Marciano. 

    Menurutnya, dari pertandingan yang telah berlangsung ini, para pelatih telah mempersiapkan mereka dengan sangat baik, sehingga dapat menjadi bekal cara  untuk menjadi pemain profesional di masa depan. 

    "Terima kasih kepada semua juri, wasit, dan pihak yang telah berkontribusi, serta pemerintah daerah yang mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses," ungkapnya. 

    Menurutnya acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi para pemain muda untuk mengasah bakat dan keterampilan mereka. 

    Lebih lanjut kompetisi ini melibatkan 64 tim sepakbola dengan dua kategori usia, yaitu 10 dan 12 tahun, masing-masing terdiri dari 32 tim. 

    Total ada 1.280 pemain, 320 official, dan 30 perangkat pertandingan yang terlibat. Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), Bontang, Berau, dan Kutai Timur (Kutim).

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    KONI-Bayan Championship 2024 Ditutup, Marciano: Di antara atlet ini bakal jadi pemain timnas

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    28 Juli 2024 pukul 19:40 WITA

    Para atlet sepakbola usia dini yang ikut bertanding dalam KONI-Bayan Championship 2024 di Borneo Training Center di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Minggu (28/7/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kompetisi sepakbola "KONI-Bayan Championship 2024" resmi ditutup, Minggu (28/7/2024), menyusul serangkaian pertandingan yang mempertemukan talenta muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. 

    Acara penutupan dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh olahraga, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Agus Hari Kesuma, dan Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman serta dari pihak PT Bayan Resources Tbk. 

    Agus Hari Kesuma, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan acara yang telah berlangsung dari tanggal 21 Juli lalu. 

    "Kami menyambut baik event yang diselenggarakan dan berterimakasih kepada PT Bayan Resources yang telah bersinergi dengan pemerintah provinsi," kata Agus.

    Ia berharap kedepannya bisa terselenggara kembali kegiatan serupa yang dapat meningkatkan serta mengembangkan sektor olahraga di Kaltim. 

    "Semoga di masa depan, acara seperti ini dapat terus diadakan, dan PT Bayan dapat lebih banyak memberi kontribusinya dalam mendukung kegiatan seperti ini lagi," harap Agus.

    Di sisi lain, Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, juga mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan para atlet muda yang berpartisipasi dalam kompetisi ini, khususnya sepakbola. 

    "Di antara 64 tim yang bertanding, saya yakin ada calon pemain timnas yang akan muncul," kata Marciano. 

    Menurutnya, dari pertandingan yang telah berlangsung ini, para pelatih telah mempersiapkan mereka dengan sangat baik, sehingga dapat menjadi bekal cara  untuk menjadi pemain profesional di masa depan. 

    "Terima kasih kepada semua juri, wasit, dan pihak yang telah berkontribusi, serta pemerintah daerah yang mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses," ungkapnya. 

    Menurutnya acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi para pemain muda untuk mengasah bakat dan keterampilan mereka. 

    Lebih lanjut kompetisi ini melibatkan 64 tim sepakbola dengan dua kategori usia, yaitu 10 dan 12 tahun, masing-masing terdiri dari 32 tim. 

    Total ada 1.280 pemain, 320 official, dan 30 perangkat pertandingan yang terlibat. Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), Bontang, Berau, dan Kutai Timur (Kutim).

    (Sf/Rs)