Kembali ke Tangerang, Fabio Lefundes Hadapi Mantan Anak Asuh yang Dulu Ia Pertahankan

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Olahraga

    09 Januari 2026 05:51 WIB

    Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes dalam Pre-Match konferensi pers di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Laga penutup putaran pertama BRI Liga 1 2025/2026 pekan ke-17 di Indomilk Arena, Jumat (9/1/2026), akan menjadi panggung emosional bagi juru taktik Borneo FC, Fabio Lefundes. 

    Pelatih asal Brasil ini akan kembali menginjakkan kaki di markas Persita Tangerang, tim yang pernah ia arsiteki selama 11 bulan.

    Meski datang sebagai lawan yang menargetkan poin penuh untuk Pesut Etam, Fabio tidak menampik adanya kedekatan personal dengan kubu lawan. 

    Ia mengaku masih menjalin hubungan baik dengan staf dan para pemain Pendekar Cisadane julukan Persita.

    "Saya berada di sini (Persita) selama 11 bulan. Saya punya banyak teman dan saya kenal sebagian besar pemainnya. Saya paham betul atmosfer di sini," ujar Fabio dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (8/1/2026) sore.

    Situasi ini menciptakan dinamika unik di lapangan. Fabio mengklaim mengantongi kartu As alias kelebihan dan kekurangan para pemain kunci Persita. 

    Namun, di sisi lain, ia menyadari bahwa mantan anak asuhnya itu juga sangat memahami gaya kepelatihannya.

    Secara spesifik, Fabio menyebut nama-nama pemain senior Persita seperti Javlon Guseynov dan Muhammad Toha. 

    Ironisnya, Fabio mengungkapkan bahwa saat ia masih menukangi Persita, dialah yang bersikeras meminta manajemen untuk mempertahankan para pemain tersebut. 

    Kini, pemain-pemain pilihan hatinya itu justru menjadi tembok penghalang bagi Borneo FC untuk meraih kemenangan.

    "Saya tahu apa yang mereka bisa. Dulu, Javlon dan Toha adalah pemain yang saya minta untuk terus di tim ini (Persita). Besok, mereka semua akan bermain melawan saya. Tanggung jawab kini ada pada pemain Borneo FC yang saya pilih untuk menghadapi mereka," tegasnya.

    Meski punya orang dalam berupa memori taktik, Fabio enggan menganggap hal itu sebagai keuntungan mutlak. Menurutnya, Persita saat ini sedang dalam tren positif dan bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter.

    "Pengetahuan saya soal mereka tidak menjamin apa-apa. Kami harus tetap waspada dan siap memberikan respons di lapangan. Kami ingin menutup putaran pertama ini di posisi yang bagus," pungkas Fabio.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Kembali ke Tangerang, Fabio Lefundes Hadapi Mantan Anak Asuh yang Dulu Ia Pertahankan

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Olahraga

    09 Januari 2026 05:51 WIB

    Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes dalam Pre-Match konferensi pers di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Laga penutup putaran pertama BRI Liga 1 2025/2026 pekan ke-17 di Indomilk Arena, Jumat (9/1/2026), akan menjadi panggung emosional bagi juru taktik Borneo FC, Fabio Lefundes. 

    Pelatih asal Brasil ini akan kembali menginjakkan kaki di markas Persita Tangerang, tim yang pernah ia arsiteki selama 11 bulan.

    Meski datang sebagai lawan yang menargetkan poin penuh untuk Pesut Etam, Fabio tidak menampik adanya kedekatan personal dengan kubu lawan. 

    Ia mengaku masih menjalin hubungan baik dengan staf dan para pemain Pendekar Cisadane julukan Persita.

    "Saya berada di sini (Persita) selama 11 bulan. Saya punya banyak teman dan saya kenal sebagian besar pemainnya. Saya paham betul atmosfer di sini," ujar Fabio dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (8/1/2026) sore.

    Situasi ini menciptakan dinamika unik di lapangan. Fabio mengklaim mengantongi kartu As alias kelebihan dan kekurangan para pemain kunci Persita. 

    Namun, di sisi lain, ia menyadari bahwa mantan anak asuhnya itu juga sangat memahami gaya kepelatihannya.

    Secara spesifik, Fabio menyebut nama-nama pemain senior Persita seperti Javlon Guseynov dan Muhammad Toha. 

    Ironisnya, Fabio mengungkapkan bahwa saat ia masih menukangi Persita, dialah yang bersikeras meminta manajemen untuk mempertahankan para pemain tersebut. 

    Kini, pemain-pemain pilihan hatinya itu justru menjadi tembok penghalang bagi Borneo FC untuk meraih kemenangan.

    "Saya tahu apa yang mereka bisa. Dulu, Javlon dan Toha adalah pemain yang saya minta untuk terus di tim ini (Persita). Besok, mereka semua akan bermain melawan saya. Tanggung jawab kini ada pada pemain Borneo FC yang saya pilih untuk menghadapi mereka," tegasnya.

    Meski punya orang dalam berupa memori taktik, Fabio enggan menganggap hal itu sebagai keuntungan mutlak. Menurutnya, Persita saat ini sedang dalam tren positif dan bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter.

    "Pengetahuan saya soal mereka tidak menjamin apa-apa. Kami harus tetap waspada dan siap memberikan respons di lapangan. Kami ingin menutup putaran pertama ini di posisi yang bagus," pungkas Fabio.

    (Sf/Rs)