Cari disini...
Olahraga
Pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Tournament Gulat se-Indonesia Piala Gubernur Kaltim Tahun 2023. (Foto: Istimewa)
Samarinda - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Tournament Gulat se-Indonesia memperebutkan Piala Gubernur Kaltim 2023 digelar di gedung serbaguna GOR Kadrie Oening, pada Sabtu (27/5/2023).
Kejurnas ini mempertandingkan 30 kelas dengan dua kategori, yakni bebas putra dan bebas putri serta diikuti empat provinsi, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jawa Timur dan Sumatera Barat.
Total atlet yang tanding dari 26 - 30 Mei mencapai 167 orang. "Pelaksanaan Kejurnas ini untuk menciptakan generasi yang baru agar bisa berprestasi dalam ajang regional, nasional maupun internasional," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kusuma.
Ia mengaku bakat-bakat gulat sudah harus dilirik sejak dini. Selain kejuaraan ini, juga dengan membuat club atau akademi.
"Kata Pak Wagub, dari dulu atlet kita latihan sendiri pun dapat emas, apalagi kalau dibina. Pembinaan harusnya dilakukan dengan adanya club, sehingga bisa membidik bakat-bakat dalam dunia gulat sejak dini dan bisa melahirkan juara level internasional" ungkapnya.
Untuk menindaklanjuti hal itu, Agus Hari Kusuma segera menyiapkan naskah akademik untuk membuat akademi gulat.
"Kami akan segera persiapkan, karena ini demi keberlangsungan prestasi gulat tak pernah padam di Kaltim," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Olahraga

Pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Tournament Gulat se-Indonesia Piala Gubernur Kaltim Tahun 2023. (Foto: Istimewa)
Samarinda - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Tournament Gulat se-Indonesia memperebutkan Piala Gubernur Kaltim 2023 digelar di gedung serbaguna GOR Kadrie Oening, pada Sabtu (27/5/2023).
Kejurnas ini mempertandingkan 30 kelas dengan dua kategori, yakni bebas putra dan bebas putri serta diikuti empat provinsi, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jawa Timur dan Sumatera Barat.
Total atlet yang tanding dari 26 - 30 Mei mencapai 167 orang. "Pelaksanaan Kejurnas ini untuk menciptakan generasi yang baru agar bisa berprestasi dalam ajang regional, nasional maupun internasional," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kusuma.
Ia mengaku bakat-bakat gulat sudah harus dilirik sejak dini. Selain kejuaraan ini, juga dengan membuat club atau akademi.
"Kata Pak Wagub, dari dulu atlet kita latihan sendiri pun dapat emas, apalagi kalau dibina. Pembinaan harusnya dilakukan dengan adanya club, sehingga bisa membidik bakat-bakat dalam dunia gulat sejak dini dan bisa melahirkan juara level internasional" ungkapnya.
Untuk menindaklanjuti hal itu, Agus Hari Kusuma segera menyiapkan naskah akademik untuk membuat akademi gulat.
"Kami akan segera persiapkan, karena ini demi keberlangsungan prestasi gulat tak pernah padam di Kaltim," pungkasnya.
(Sf/By)