Olahraga

    Kejuaraan Tenis Meja Internasional di Paser Resmi Bergulir, Bupati Berharap jadi Acara Tahunan 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    20 Juli 2026 pukul 20:41 WITA

    dr. Fahmi Fadli ketika memulai pukulan pertama dalam kejuaraan Paser ITTC 2026. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Paser International Table Tennis Championship 2026 resmi bergulir. Event dengan skala internasional tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli di Gor Sadurengas, Tanah Grogot pada Senin (20/7/2026).

    Kejuaraan internasional tenis meja yang pertama kali digelar di Paser itu tidak hanya diikuti oleh atlet lokal. Atlet luar Indonesia seperti, Kamboja, Malaysia, Filipina, Jepang dan Korea Selatan juga turut ambil bagian pada turnamen tersebut.

    dr. Fahmi Fadli menyebut suatu kebanggan dan kehormatan Kabupaten Paser dapat menggelar event tennis meja dengan skala internasional.

    Hal tersebut juga merupakan langkah positif bagi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Paser dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim) pada November mendatang.

    "Ini sebuah langkah positif untuk mengangkat citra Kabupaten Paser di olahraga tenis meja," katanya, Senin (20/7/2026).

    Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan menjelaskan event tersebut merupakan kedua kalinya Kabupaten Paser melaksanakan dalam skala internasional. Sebelumnya, olahraga paralayang juga diketahui mengadakan event dalam skala internasional di Paser.

    Kurniawan menyampaikan, jika pelayanan dan perizinan tidak menemui kendala, tidak menutup kemungkinan ke depannya ada cabang olahraga lain yang juga dilaksanakan dalam skala besar.

    "Kita tetap akan selektif dan mengacu kepada olahraga populer, jadi tidak semua cabor," ungkapnya.

    Sementara untuk atlet mancanegara pihaknya telah menyediakan penginapan dan gaet untuk memudahkan aktifitas mereka selama di Paser. 

    "Ada dua, Hotel Kryad dan Bumi Paser. Kita juga sediakan gaet karena kan mereka tidak tahu jalan sini," ucapnya.

    Ia menilai target dari pelaksanaan event tersebut sejalan dengan hal yang terus digaungkan pemerintah yaitu menjadikan Paser sebagai daerah Sport Tourism.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    Kejuaraan Tenis Meja Internasional di Paser Resmi Bergulir, Bupati Berharap jadi Acara Tahunan 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    20 Juli 2026 pukul 20:41 WITA

    dr. Fahmi Fadli ketika memulai pukulan pertama dalam kejuaraan Paser ITTC 2026. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Paser International Table Tennis Championship 2026 resmi bergulir. Event dengan skala internasional tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli di Gor Sadurengas, Tanah Grogot pada Senin (20/7/2026).

    Kejuaraan internasional tenis meja yang pertama kali digelar di Paser itu tidak hanya diikuti oleh atlet lokal. Atlet luar Indonesia seperti, Kamboja, Malaysia, Filipina, Jepang dan Korea Selatan juga turut ambil bagian pada turnamen tersebut.

    dr. Fahmi Fadli menyebut suatu kebanggan dan kehormatan Kabupaten Paser dapat menggelar event tennis meja dengan skala internasional.

    Hal tersebut juga merupakan langkah positif bagi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Paser dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim) pada November mendatang.

    "Ini sebuah langkah positif untuk mengangkat citra Kabupaten Paser di olahraga tenis meja," katanya, Senin (20/7/2026).

    Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan menjelaskan event tersebut merupakan kedua kalinya Kabupaten Paser melaksanakan dalam skala internasional. Sebelumnya, olahraga paralayang juga diketahui mengadakan event dalam skala internasional di Paser.

    Kurniawan menyampaikan, jika pelayanan dan perizinan tidak menemui kendala, tidak menutup kemungkinan ke depannya ada cabang olahraga lain yang juga dilaksanakan dalam skala besar.

    "Kita tetap akan selektif dan mengacu kepada olahraga populer, jadi tidak semua cabor," ungkapnya.

    Sementara untuk atlet mancanegara pihaknya telah menyediakan penginapan dan gaet untuk memudahkan aktifitas mereka selama di Paser. 

    "Ada dua, Hotel Kryad dan Bumi Paser. Kita juga sediakan gaet karena kan mereka tidak tahu jalan sini," ucapnya.

    Ia menilai target dari pelaksanaan event tersebut sejalan dengan hal yang terus digaungkan pemerintah yaitu menjadikan Paser sebagai daerah Sport Tourism.

    (Sf/Rs)