Cari disini...
Olahraga
Atlet panjat tebing beraksi dalam Kejuaraan Nasional Seri 2 Bupati Cup 4 di Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi, Kutai Timur. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Sebanyak 145 atlet panjat tebing dari 12 provinsi di Indonesia berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri 2 Bupati Cup 4 yang digelar di Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tahun 2025.
Ajang ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur hingga senior, dan memperebutkan total hadiah sebesar Rp343 juta.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kutim, Aji Fahriza Hakim, menjelaskan event ini menjadi momentum penting, tak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai tempat pembinaan atlet lokal.
“Harapan saya, atlet Kutim harus bisa berprestasi, jadi juara. Tapi lebih dari itu, ini soal menambah jam terbang dan pengalaman mereka di level nasional,” ujar Aji Fahriza Selasa, (21/10/2025).
Ia menambahkan, Bupati Cup 4 awalnya hanya direncanakan sebagai ajang kelompok umur dan speed WR umum. Namun, berkat dukungan dari Pengurus Pusat FPTI, kegiatan ini naik level menjadi bagian dari agenda resmi Kejuaraan Nasional Seri 2 tahun 2025.
Aji juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Kegiatan ini bisa berjalan berkat kerja sama berbagai pihak, terutama support penuh dari Bapak Bupati Kutim. Kami sangat berterima kasih,” tambahnya.
Kategori yang dipertandingkan terbagi dalam beberapa kelompok umur, yaitu Under 11 (U-11), Under 13 (U-13), Under 15 (U-15), serta kategori Umum (Senior) untuk usia di atas 14 tahun.
Adapun disiplin yang dilombakan meliputi Lead untuk kelompok U-11, U-13, dan U-15 (Putra & Putri), Speed WR untuk kelompok U-13 dan U-15 (Putra & Putri), serta Lead dan Speed WR untuk kategori Senior (Putra & Putri).
Di kesempatan yang sama, Kepala Pelatih FPTI Kutim, Fitriadi mengatakan, peserta Kejurnas ini berasal dari 12 provinsi di Indonesia. Beberapa di antaranya berasal dari Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, wilayah Jawa lainnya hingga DKI Jakarta, serta dari Sumatera, Aceh, dan Kalimantan Timur.
“Dari Kutai Timur sendiri ada lebih dari 20 atlet yang ikut. banyak pelajar dari Sangatta, tapi ada juga dari kecamatan lain seperti Busang,” jelas Fitriadi.
Berbagai pihak turut berperan dalam menyukseskan Kejuaraan Nasional Seri 2 ini, yaitu PT Indeks Im Kualindo, Bank Kaltimtara, PT Kaltim Primacoal, PT Pama Persada Nusantara, Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Kutim, LIPAN dan Cleo.
Kejurnas Seri 2 Bupati Cup 4 ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mendorong perkembangan panjat tebing di Kutim, terutama dalam mencari dan membina atlet-atlet muda daerah.
“Ini bukan soal siapa menang hari ini saja, tapi bagaimana membentuk generasi atlet panjat tebing Kutim yang tangguh untuk ke depannya,” Pungkas Aji.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Atlet panjat tebing beraksi dalam Kejuaraan Nasional Seri 2 Bupati Cup 4 di Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi, Kutai Timur. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Sebanyak 145 atlet panjat tebing dari 12 provinsi di Indonesia berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri 2 Bupati Cup 4 yang digelar di Venue Panjat Tebing Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tahun 2025.
Ajang ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur hingga senior, dan memperebutkan total hadiah sebesar Rp343 juta.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kutim, Aji Fahriza Hakim, menjelaskan event ini menjadi momentum penting, tak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai tempat pembinaan atlet lokal.
“Harapan saya, atlet Kutim harus bisa berprestasi, jadi juara. Tapi lebih dari itu, ini soal menambah jam terbang dan pengalaman mereka di level nasional,” ujar Aji Fahriza Selasa, (21/10/2025).
Ia menambahkan, Bupati Cup 4 awalnya hanya direncanakan sebagai ajang kelompok umur dan speed WR umum. Namun, berkat dukungan dari Pengurus Pusat FPTI, kegiatan ini naik level menjadi bagian dari agenda resmi Kejuaraan Nasional Seri 2 tahun 2025.
Aji juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Kegiatan ini bisa berjalan berkat kerja sama berbagai pihak, terutama support penuh dari Bapak Bupati Kutim. Kami sangat berterima kasih,” tambahnya.
Kategori yang dipertandingkan terbagi dalam beberapa kelompok umur, yaitu Under 11 (U-11), Under 13 (U-13), Under 15 (U-15), serta kategori Umum (Senior) untuk usia di atas 14 tahun.
Adapun disiplin yang dilombakan meliputi Lead untuk kelompok U-11, U-13, dan U-15 (Putra & Putri), Speed WR untuk kelompok U-13 dan U-15 (Putra & Putri), serta Lead dan Speed WR untuk kategori Senior (Putra & Putri).
Di kesempatan yang sama, Kepala Pelatih FPTI Kutim, Fitriadi mengatakan, peserta Kejurnas ini berasal dari 12 provinsi di Indonesia. Beberapa di antaranya berasal dari Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, wilayah Jawa lainnya hingga DKI Jakarta, serta dari Sumatera, Aceh, dan Kalimantan Timur.
“Dari Kutai Timur sendiri ada lebih dari 20 atlet yang ikut. banyak pelajar dari Sangatta, tapi ada juga dari kecamatan lain seperti Busang,” jelas Fitriadi.
Berbagai pihak turut berperan dalam menyukseskan Kejuaraan Nasional Seri 2 ini, yaitu PT Indeks Im Kualindo, Bank Kaltimtara, PT Kaltim Primacoal, PT Pama Persada Nusantara, Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Kutim, LIPAN dan Cleo.
Kejurnas Seri 2 Bupati Cup 4 ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mendorong perkembangan panjat tebing di Kutim, terutama dalam mencari dan membina atlet-atlet muda daerah.
“Ini bukan soal siapa menang hari ini saja, tapi bagaimana membentuk generasi atlet panjat tebing Kutim yang tangguh untuk ke depannya,” Pungkas Aji.
(Sf/Rs)