Olahraga
Tim julukan Baruang Madu mulai bangkit dari kepurukan. Bawa pulang tiga poin dari PSBS Biak. (Foto: Media Oficial Persiba/seputarfakta.com)
Balikpapan – Persiba Balikpapan berhasil meraih kemenangan 3-1 atas PSBS Biak dalam pertandingan pekan kedelapan, Kamis (29/10/2026) malam. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi tim berjuluk Beruang Madu untuk membangkitkan kepercayaan diri setelah melalui sejumlah pertandingan sebelumnya.
Tiga gol kemenangan Persiba masing-masing dicetak oleh Ryohei Yoshihama, Ardi Ardiana dan Jay Amru saat bertandang di Stadion Manahan, Solo.
Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih, mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari penerapan strategi yang telah dipersiapkan dalam sesi latihan sebelum pertandingan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur pada pertandingan kedelapan ini akhirnya bisa memecah kebuntuan dan meraih poin penuh. Ini tentu patut kami syukuri,” ucap Ega dalam konferensi persnya.
Ia menjelaskan, timnya memang menargetkan permainan dengan tekanan tinggi atau high pressing sejak awal pertandingan. Strategi tersebut telah disimulasikan dalam latihan dua hari sebelum menghadapi PSBS Biak.
Hasilnya, Persiba mampu mencetak tiga gol pada babak pertama sesuai dengan skenario permainan yang telah disiapkan.
“Alhamdulillah, tiga gol di babak pertama memang sesuai dengan skenario kami berdasarkan latihan,” jelasnya.
Meski demikian, Ega menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama terkait penampilan tim pada babak kedua. Ia melihat kreativitas pemain dalam membongkar pertahanan rapat lawan masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, penerapan strategi high pressing juga berdampak pada penurunan kondisi fisik pemain di babak kedua.
Hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim agar dapat tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.
“Ini menjadi catatan sekaligus pembelajaran bagi kami agar ke depannya bisa jauh lebih baik,” katanya.
Setelah kemenangan atas PSBS Biak, Persiba akan menghadapi tantangan berikutnya dengan menjamu Bali United. Menghadapi salah satu tim papan atas tersebut, pelatih kepala mengakui waktu persiapan yang tersedia cukup terbatas.
“Dengan jeda pertandingan yang relatif singkat, kami tidak memiliki banyak waktu untuk memaksimalkan persiapan,” akunya.
Ega juga mengungkapkan bahwa dirinya masih dalam tahap observasi terhadap kemampuan para pemain. Pasalnya, ia baru bergabung dengan tim dua hari sebelum pertandingan melawan PSBS Biak.
Karena itu, pertandingan melawan Bali United berpeluang menjadi kesempatan untuk melakukan rotasi pemain, sekaligus melihat kemampuan skuad yang dimiliki Persiba.
“Laga melawan Bali United bisa saja menjadi kesempatan untuk melakukan rotasi pemain. Saya masih dalam tahap observasi dan ingin melihat kondisi serta kemampuan pemain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, evaluasi dari pertandingan melawan PSBS Biak akan menjadi bekal penting bagi Persiba untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, termasuk saat berjumpa Persis Solo.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Olahraga

Tim julukan Baruang Madu mulai bangkit dari kepurukan. Bawa pulang tiga poin dari PSBS Biak. (Foto: Media Oficial Persiba/seputarfakta.com)
Balikpapan – Persiba Balikpapan berhasil meraih kemenangan 3-1 atas PSBS Biak dalam pertandingan pekan kedelapan, Kamis (29/10/2026) malam. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi tim berjuluk Beruang Madu untuk membangkitkan kepercayaan diri setelah melalui sejumlah pertandingan sebelumnya.
Tiga gol kemenangan Persiba masing-masing dicetak oleh Ryohei Yoshihama, Ardi Ardiana dan Jay Amru saat bertandang di Stadion Manahan, Solo.
Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih, mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari penerapan strategi yang telah dipersiapkan dalam sesi latihan sebelum pertandingan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur pada pertandingan kedelapan ini akhirnya bisa memecah kebuntuan dan meraih poin penuh. Ini tentu patut kami syukuri,” ucap Ega dalam konferensi persnya.
Ia menjelaskan, timnya memang menargetkan permainan dengan tekanan tinggi atau high pressing sejak awal pertandingan. Strategi tersebut telah disimulasikan dalam latihan dua hari sebelum menghadapi PSBS Biak.
Hasilnya, Persiba mampu mencetak tiga gol pada babak pertama sesuai dengan skenario permainan yang telah disiapkan.
“Alhamdulillah, tiga gol di babak pertama memang sesuai dengan skenario kami berdasarkan latihan,” jelasnya.
Meski demikian, Ega menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama terkait penampilan tim pada babak kedua. Ia melihat kreativitas pemain dalam membongkar pertahanan rapat lawan masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, penerapan strategi high pressing juga berdampak pada penurunan kondisi fisik pemain di babak kedua.
Hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim agar dapat tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.
“Ini menjadi catatan sekaligus pembelajaran bagi kami agar ke depannya bisa jauh lebih baik,” katanya.
Setelah kemenangan atas PSBS Biak, Persiba akan menghadapi tantangan berikutnya dengan menjamu Bali United. Menghadapi salah satu tim papan atas tersebut, pelatih kepala mengakui waktu persiapan yang tersedia cukup terbatas.
“Dengan jeda pertandingan yang relatif singkat, kami tidak memiliki banyak waktu untuk memaksimalkan persiapan,” akunya.
Ega juga mengungkapkan bahwa dirinya masih dalam tahap observasi terhadap kemampuan para pemain. Pasalnya, ia baru bergabung dengan tim dua hari sebelum pertandingan melawan PSBS Biak.
Karena itu, pertandingan melawan Bali United berpeluang menjadi kesempatan untuk melakukan rotasi pemain, sekaligus melihat kemampuan skuad yang dimiliki Persiba.
“Laga melawan Bali United bisa saja menjadi kesempatan untuk melakukan rotasi pemain. Saya masih dalam tahap observasi dan ingin melihat kondisi serta kemampuan pemain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, evaluasi dari pertandingan melawan PSBS Biak akan menjadi bekal penting bagi Persiba untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, termasuk saat berjumpa Persis Solo.
(Sf/Lo)