Cari disini...
Olahraga
Pembukaan Talent Scouting DBON Kaltim, Senin (29/1/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sebagai tindak lanjut kejuaraan provinsi (kejurprov), Desan Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka talent scouting selama satu pekan terhitung sejak Selasa, (30/1/2024).
Kepala Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain mengatakan, ada 10 cabang olahraga (cabor) yang ikut dalam talent scouting. Ratusan anak akan mengikuti sejumlah tes yang akan dilakukan oleh tim DBON. “Dalam tes nanti di setiap sesinya diperuntukan untuk 10 orang,” jelas Zairin, saat ditemui usai acara pembukaan secara simbolis talent scouting, Senin (29/1/2024).
Zairin menjelaskan, teknis pelaksanaan tes ini dilakukan secara bergantian per sesi. Akan ada 10 orang dari tiap sesinya. Dalam tes akan ada pengukuran tinggi badan, berat badan, kecepatan lari, dan tes keseimbangan, “Nanti akan ada tes menggantungkan badannya,” sambungnya.
Anak-anak yang mengikuti talent scouting ini nantinya akan diasramakan mulai awal Februari. Pihaknya juga mengahdirkan seorang psikolog untuk mendampingi anak-anak selama berada jauh dari keluarga. Dengan begitu, para peserta secara tidak langsung dituntut untuk belajar mandiri.
Kelak DBON akan memilih 120 peserta terbaik dari sekian banyak anak yang mengikuti talent scouting. Ia mengingatkan kepada para peserta untuk siap secara fisik dan mental, mengingat membentuk kepribadian seorang atlet mulai dari pola hidup sehari-hari.
“Jangan bergadang, ingat kalian akan mengikuti talent scouting, kalian akan dites sesuai dengan kemampuan yang kalian miliki. Ini akan menentukan kalian akan ada di cabor apa,” tegasnya.
Selain itu, DBON juga telah mengajak kerja sama kepada sekolah agar para peserta terpilih nanti dapat diberikan keringanan dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.
Melihat ini, Agus Hari Kesuma Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim memberi apresiasi atas kerja keras dan cerdas dari DBON Kaltim. Lebih lanjut ia terus mendukung DBON Kaltim untuk mencari pelatih yang sesuai dengan spesifikasi atletnya. Pelatih tentu nanti bisa menyusun Program Prestasi Atlet (PPA) per anak secara digital.
“Kita akan membentuk sebuah akademi, tentu dibutuhkan seorang talen. Jadi para orang tua atau wali sekalian saya sampaikan, hari ini anak-anak akan ditalen, dalam rangka mencari bibit unggul,” ujar pria yang akrab disapa AHK itu.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Pembukaan Talent Scouting DBON Kaltim, Senin (29/1/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sebagai tindak lanjut kejuaraan provinsi (kejurprov), Desan Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka talent scouting selama satu pekan terhitung sejak Selasa, (30/1/2024).
Kepala Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain mengatakan, ada 10 cabang olahraga (cabor) yang ikut dalam talent scouting. Ratusan anak akan mengikuti sejumlah tes yang akan dilakukan oleh tim DBON. “Dalam tes nanti di setiap sesinya diperuntukan untuk 10 orang,” jelas Zairin, saat ditemui usai acara pembukaan secara simbolis talent scouting, Senin (29/1/2024).
Zairin menjelaskan, teknis pelaksanaan tes ini dilakukan secara bergantian per sesi. Akan ada 10 orang dari tiap sesinya. Dalam tes akan ada pengukuran tinggi badan, berat badan, kecepatan lari, dan tes keseimbangan, “Nanti akan ada tes menggantungkan badannya,” sambungnya.
Anak-anak yang mengikuti talent scouting ini nantinya akan diasramakan mulai awal Februari. Pihaknya juga mengahdirkan seorang psikolog untuk mendampingi anak-anak selama berada jauh dari keluarga. Dengan begitu, para peserta secara tidak langsung dituntut untuk belajar mandiri.
Kelak DBON akan memilih 120 peserta terbaik dari sekian banyak anak yang mengikuti talent scouting. Ia mengingatkan kepada para peserta untuk siap secara fisik dan mental, mengingat membentuk kepribadian seorang atlet mulai dari pola hidup sehari-hari.
“Jangan bergadang, ingat kalian akan mengikuti talent scouting, kalian akan dites sesuai dengan kemampuan yang kalian miliki. Ini akan menentukan kalian akan ada di cabor apa,” tegasnya.
Selain itu, DBON juga telah mengajak kerja sama kepada sekolah agar para peserta terpilih nanti dapat diberikan keringanan dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.
Melihat ini, Agus Hari Kesuma Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim memberi apresiasi atas kerja keras dan cerdas dari DBON Kaltim. Lebih lanjut ia terus mendukung DBON Kaltim untuk mencari pelatih yang sesuai dengan spesifikasi atletnya. Pelatih tentu nanti bisa menyusun Program Prestasi Atlet (PPA) per anak secara digital.
“Kita akan membentuk sebuah akademi, tentu dibutuhkan seorang talen. Jadi para orang tua atau wali sekalian saya sampaikan, hari ini anak-anak akan ditalen, dalam rangka mencari bibit unggul,” ujar pria yang akrab disapa AHK itu.
(Sf/Rs)