Olahraga

    Jaga Status Tuan Rumah Porprov VIII Kaltim, Perbasasi Paser Awasi Penyelesaian Venue Softball

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    07 Oktober 2026 pukul 21:06 WITA

    Perbasasi Paser pantau pembangunan venue di Km 5 Tanah Grogot. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Pengurus Cabang Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kabupaten Paser mengambil langkah tegas dengan menerjunkan tim untuk memantau progres pembangunan venue softball di Area Stadion Km 5, Tanah Grogot, secara harian.

    Pengawasan intensif itu dilakukan guna memastikan fasilitas olahraga tersebut selesai tepat waktu menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim).

    Langkah pengawasan tersebut ditempuh demi mengantisipasi risiko dipindahnya lokasi pertandingan softball dari Kabupaten Paser ke daerah lain, seperti Samarinda atau Balikpapan. Perbasasi Paser berkomitmen menjaga agar cabang olahraga itu tetap diselenggarakan di Bumi Daya Taka demi mengharumkan nama daerah sebagai tuan rumah.

    Ketua Pengcab Perbasasi Paser, Aji Mohd Tommy, melakukan peninjauan langsung bersama Kabid Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana serta pihak penyedia dan pengawas. Dalam peninjauan tersebut, Tommy mencatat bahwa secara keseluruhan progres fisik pembangunan venue saat ini telah mencapai kisaran 50 hingga 60 persen.

    "Sudah sekitar 50 sampai 60 persen. Kita akan terus pantau guna memaksimalkan waktu yang ada untuk penyelesaian venue," kata Aji Mohm Tommy, Rabu (7/10/2026).

    Salah satu fokus perhatian dalam tinjauan lapangan tersebut adalah proses penanaman rumput yang pengerjaannya sudah mendekati 80 persen. Meski demikian, tim menghadapi tantangan cuaca berupa musim kemarau, sehingga butuh proses penyiraman tanaman secara intensif terus-menerus agar rumput dapat tumbuh secara optimal.

    Di samping masalah penyiraman, Perbasasi Paser juga menemukan potensi bahaya berupa bebatuan kecil yang tersisa di area penanaman rumput. Karena kerikil tersebut berisiko memicu cedera pada atlet saat berlatih maupun bertanding, Tommy menyarankan agar pembersihan batu dilakukan secara manual agar lapangan dapat digunakan dengan aman.

    "Untuk menghindari cedera atlet, batuan kerikil juga akan dibersihkan agar memberi rasa aman terhadap atlet yang bermain," tambahnya.

    Selain penataan rumput, pengerjaan struktur pendukung seperti tiang penyangga jaring kawat dan persiapan pengerjaan gravel juga sudah mulai direalisasikan di lokasi. Pihak pelaksana proyek memperkirakan seluruh jaringan kawat dan tiang penyangga tersebut akan terpasang penuh dalam waktu dua minggu mendatang.

    Meskipun penyedia jasa belum menetapkan target pasti tanggal penyelesaian akhir, mereka telah menyanggupi untuk merampungkan seluruh fasilitas sebelum laga resmi dimulai. Pertandingan dan rangkaian ajang Porprov VIII Kaltim dijadwalkan akan dibuka secara resmi pada 14 November 2026.

    Guna memastikan jadwal pengerjaan tidak meleset, Perbasasi Paser menerapkan sistem piket pantau harian yang melibatkan pengurus hingga tim pelatih. Langkah koordinasi secara berkelanjutan terus dilakukan bersama Disporapar Paser dan kontraktor agar setiap kendala teknis di lapangan dapat segera diatasi.

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Jaga Status Tuan Rumah Porprov VIII Kaltim, Perbasasi Paser Awasi Penyelesaian Venue Softball

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    07 Oktober 2026 pukul 21:06 WITA

    Perbasasi Paser pantau pembangunan venue di Km 5 Tanah Grogot. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Pengurus Cabang Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kabupaten Paser mengambil langkah tegas dengan menerjunkan tim untuk memantau progres pembangunan venue softball di Area Stadion Km 5, Tanah Grogot, secara harian.

    Pengawasan intensif itu dilakukan guna memastikan fasilitas olahraga tersebut selesai tepat waktu menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim).

    Langkah pengawasan tersebut ditempuh demi mengantisipasi risiko dipindahnya lokasi pertandingan softball dari Kabupaten Paser ke daerah lain, seperti Samarinda atau Balikpapan. Perbasasi Paser berkomitmen menjaga agar cabang olahraga itu tetap diselenggarakan di Bumi Daya Taka demi mengharumkan nama daerah sebagai tuan rumah.

    Ketua Pengcab Perbasasi Paser, Aji Mohd Tommy, melakukan peninjauan langsung bersama Kabid Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana serta pihak penyedia dan pengawas. Dalam peninjauan tersebut, Tommy mencatat bahwa secara keseluruhan progres fisik pembangunan venue saat ini telah mencapai kisaran 50 hingga 60 persen.

    "Sudah sekitar 50 sampai 60 persen. Kita akan terus pantau guna memaksimalkan waktu yang ada untuk penyelesaian venue," kata Aji Mohm Tommy, Rabu (7/10/2026).

    Salah satu fokus perhatian dalam tinjauan lapangan tersebut adalah proses penanaman rumput yang pengerjaannya sudah mendekati 80 persen. Meski demikian, tim menghadapi tantangan cuaca berupa musim kemarau, sehingga butuh proses penyiraman tanaman secara intensif terus-menerus agar rumput dapat tumbuh secara optimal.

    Di samping masalah penyiraman, Perbasasi Paser juga menemukan potensi bahaya berupa bebatuan kecil yang tersisa di area penanaman rumput. Karena kerikil tersebut berisiko memicu cedera pada atlet saat berlatih maupun bertanding, Tommy menyarankan agar pembersihan batu dilakukan secara manual agar lapangan dapat digunakan dengan aman.

    "Untuk menghindari cedera atlet, batuan kerikil juga akan dibersihkan agar memberi rasa aman terhadap atlet yang bermain," tambahnya.

    Selain penataan rumput, pengerjaan struktur pendukung seperti tiang penyangga jaring kawat dan persiapan pengerjaan gravel juga sudah mulai direalisasikan di lokasi. Pihak pelaksana proyek memperkirakan seluruh jaringan kawat dan tiang penyangga tersebut akan terpasang penuh dalam waktu dua minggu mendatang.

    Meskipun penyedia jasa belum menetapkan target pasti tanggal penyelesaian akhir, mereka telah menyanggupi untuk merampungkan seluruh fasilitas sebelum laga resmi dimulai. Pertandingan dan rangkaian ajang Porprov VIII Kaltim dijadwalkan akan dibuka secara resmi pada 14 November 2026.

    Guna memastikan jadwal pengerjaan tidak meleset, Perbasasi Paser menerapkan sistem piket pantau harian yang melibatkan pengurus hingga tim pelatih. Langkah koordinasi secara berkelanjutan terus dilakukan bersama Disporapar Paser dan kontraktor agar setiap kendala teknis di lapangan dapat segera diatasi.

    (Sf/Lo)