Olahraga

    Jadi Tuan Rumah Liga Nusantara, Stadion Kudungga Siap Tampung Laga Persikutim Akhir Oktober

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    04 Oktober 2026 pukul 14:39 WITA

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Stadion Kudungga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) siap digunakan untuk tujuh pertandingan kandang Persikutim dalam Liga Nusantara 2026. 

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan menyebut, stadion tersebut tidak memerlukan pembenahan khusus untuk menghadapi pertandingan.

    Ia mengatakan, Stadion Kudungga mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pertandingan dengan sistem home dan away Liga Nusantara tahun ini.

    “Alhamdulillah, pada tahun ini diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah home dan away Liga Nasional yang akan dilakukan di Indonesia,” ujar Basuki.

    Dalam format home-away, Persikutim dijadwalkan menjalani 14 pertandingan. Sebanyak tujuh laga dimainkan di Stadion Kudungga, sedangkan tujuh pertandingan lainnya berlangsung di kandang masing-masing lawan.

    Persikutim tergabung dalam Grup C bersama Persekap Pasuruan, Pasuruan United, Persipani Paniai, Perseden Denpasar dan PS Ngada, serta sejumlah tim dari Papua.

    Untuk kesiapan venue, Basuki menyebut pihak Badan Liga telah melihat langsung kondisi Stadion Kudungga. Menurutnya, tidak ada pembenahan khusus yang perlu dilakukan untuk persiapan pertandingan.

    “Alhamdulillah tidak ada pembenahan yang dilakukan karena Badan Liga begitu sampai ke sini melihat kita betul-betul prepare,” katanya.

    Kesiapan tersebut terlihat dari sejumlah fasilitas yang tersedia. Lapangan, area parkir, ruang ganti, ruang wasit hingga tribun penonton disebut sudah dalam kondisi baik dan tertata.

    “Lapangan kita betul-betul siap, parkir begitu bagus, ruang ganti. Tadi bisa kalian lihat bagaimana ruang ganti kita, tempat wasit juga sudah semua bagus, semua tertata dengan baik. Tribun juga baik sekali,” jelasnya.

    Dari sisi kapasitas, Stadion Kudungga disebut mampu menampung sekitar 15 ribu hingga 20 ribu penonton. Basuki memastikan tidak ada kendala terkait penggunaan stadion untuk pertandingan.

    “Insyaallah enggak ada kendala, 20.000 penonton bisa ketampung di sini,” tambahnya.

    Basuki juga menyebut kondisi Stadion Kudungga memungkinkan Kutim untuk menjadi tuan rumah pertandingan pada kompetisi dengan level lebih tinggi.

    “Jadi memang dikatakan sebenarnya Kutim ini layak untuk bisa di Liga 2 bahkan Liga 1 gitu kan,” tuturnya.

    Basuki mengajak masyarakat datang ke Stadion Kudungga pada akhir Oktober untuk memberikan dukungan kepada Persikutim. Ia berharap kesempatan menjadi tuan rumah pertandingan tingkat nasional dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan Kutim lebih luas.

    “Mudah-mudahan inilah salah satu cara untuk kita bisa mengangkat Kutim, memperkenalkan Kutim di kancah nasional,” pungkasnya.

    Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman juga menyoroti pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Kudungga pada Oktober. Ia menyebut sejumlah klub akan bertanding di stadion tersebut dan berharap Persikutim mampu meraih hasil positif dalam pertandingan yang dijalani.

    “Semoga menang,” kata Ardiansyah.

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Jadi Tuan Rumah Liga Nusantara, Stadion Kudungga Siap Tampung Laga Persikutim Akhir Oktober

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    04 Oktober 2026 pukul 14:39 WITA

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Stadion Kudungga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) siap digunakan untuk tujuh pertandingan kandang Persikutim dalam Liga Nusantara 2026. 

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan menyebut, stadion tersebut tidak memerlukan pembenahan khusus untuk menghadapi pertandingan.

    Ia mengatakan, Stadion Kudungga mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pertandingan dengan sistem home dan away Liga Nusantara tahun ini.

    “Alhamdulillah, pada tahun ini diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah home dan away Liga Nasional yang akan dilakukan di Indonesia,” ujar Basuki.

    Dalam format home-away, Persikutim dijadwalkan menjalani 14 pertandingan. Sebanyak tujuh laga dimainkan di Stadion Kudungga, sedangkan tujuh pertandingan lainnya berlangsung di kandang masing-masing lawan.

    Persikutim tergabung dalam Grup C bersama Persekap Pasuruan, Pasuruan United, Persipani Paniai, Perseden Denpasar dan PS Ngada, serta sejumlah tim dari Papua.

    Untuk kesiapan venue, Basuki menyebut pihak Badan Liga telah melihat langsung kondisi Stadion Kudungga. Menurutnya, tidak ada pembenahan khusus yang perlu dilakukan untuk persiapan pertandingan.

    “Alhamdulillah tidak ada pembenahan yang dilakukan karena Badan Liga begitu sampai ke sini melihat kita betul-betul prepare,” katanya.

    Kesiapan tersebut terlihat dari sejumlah fasilitas yang tersedia. Lapangan, area parkir, ruang ganti, ruang wasit hingga tribun penonton disebut sudah dalam kondisi baik dan tertata.

    “Lapangan kita betul-betul siap, parkir begitu bagus, ruang ganti. Tadi bisa kalian lihat bagaimana ruang ganti kita, tempat wasit juga sudah semua bagus, semua tertata dengan baik. Tribun juga baik sekali,” jelasnya.

    Dari sisi kapasitas, Stadion Kudungga disebut mampu menampung sekitar 15 ribu hingga 20 ribu penonton. Basuki memastikan tidak ada kendala terkait penggunaan stadion untuk pertandingan.

    “Insyaallah enggak ada kendala, 20.000 penonton bisa ketampung di sini,” tambahnya.

    Basuki juga menyebut kondisi Stadion Kudungga memungkinkan Kutim untuk menjadi tuan rumah pertandingan pada kompetisi dengan level lebih tinggi.

    “Jadi memang dikatakan sebenarnya Kutim ini layak untuk bisa di Liga 2 bahkan Liga 1 gitu kan,” tuturnya.

    Basuki mengajak masyarakat datang ke Stadion Kudungga pada akhir Oktober untuk memberikan dukungan kepada Persikutim. Ia berharap kesempatan menjadi tuan rumah pertandingan tingkat nasional dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan Kutim lebih luas.

    “Mudah-mudahan inilah salah satu cara untuk kita bisa mengangkat Kutim, memperkenalkan Kutim di kancah nasional,” pungkasnya.

    Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman juga menyoroti pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Kudungga pada Oktober. Ia menyebut sejumlah klub akan bertanding di stadion tersebut dan berharap Persikutim mampu meraih hasil positif dalam pertandingan yang dijalani.

    “Semoga menang,” kata Ardiansyah.

    (Sf/Lo)