Olahraga

    Hanya Bermain dengan 10 Pemain, Borneo FC Berhasil Bekuk Persikabo 1973

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    14 Agustus 2023 pukul 14:35 WITA

    Perjuangan Borneo FC saat menghalau serangan dari Persikabo 1973. (Foto: borneo fc)

    Samarinda - Borneo FC kembali meraihtiga poin pada laga kandang di pekan ke-8 setelah berhasil membekuk tamunya Persikabo 1973 dengan skor tipis 3 - 2 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (13/8/2023).

    Borneo FC di menit awal memberikan serangan begitu impresif. Menit ketiga, gol sudah tercipta melalui tendangan pojok dari Stefano Lilipaly yang disambut dingin oleh Silverio Silva sebagai pemain bertahan.

    Masalah besar datang ke Borneo FC di menit ke-28, pencetak gol pertama melanggar salah satu pemain Persikabo 1973 saat serangan balik Dimas Drajad sudah hampir memasuki kotak terlarang, sehingga Silverio mendapat hadiah kartu merah.

    Meski hanya bermain dengan 10 orang, Borneo FC tidak menurunkan intensitas seragannya.
    Ketegangan memanas di kedua bench pemain, wasit yang dipimpin oleh Agus Fauzan melihat cekcok yang terjadi tidak begitu jelas.

    Wasit dengan tegas melayangkan kartu merah kembali kepada Manager Borneo FC, Dandri Dauri Husein dan Pelatih utama Persikabo, Salvador Rodriguez. 

    Pemain Persikabo 1973 tanpa arahan pelatih melanjutkan pertandingan.

    Justru Borneo FC menambah pundi-pundi gol dari Stefano Lilipaly di menit ke 38 berkat umpan panjang dari belakang. Terlepas dari jebakan offside, Lilipaly melesatkan gol yang indah. 

    Alhasil Borneo FC menutup pertandingan babak pertama dengan sko 2 - 0. Babak kedua bergulir, kembali tiga menit baru berjalan, Felipe Cadenazzi asal Argentina mencatatkan namanya pertama kali sebagai peraih gol ketiga untuk Borneo FC di papan skor.

    Persikabo 1973 pun tak mau ketinggalan jauh, memperkecil ketinggalan di menit ke 62 Rafael Conrado. Menit ke-89 memperkecil ketinggalan oleh Jose Varela.

    Hasil demikian, membawa Borneo FC kembali naik urutan ke-4 Liga BRI Indonesia, tren positif Borneo FC di klasemen atas  masih bertahan.

    Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mengakui kepemimpinan wasit ada yang tidak didiskusikan, keputusan wasit merugikan pihak Borneo FC.

    "Dia merasakan pertandingan, tetapi dia membuat 2-3 keputusan yang tak didiskusikan. Saya rasa kami merasakannya sejak babak pertama, seharusnya pemain kami tidak kartu merah," katanya saat pers conference.

    Pieter Huistra tetap fokus untuk menjalani pertandingan berikutnya melawan Bhayangkara FC.

    (Sf/By)

    Olahraga

    Hanya Bermain dengan 10 Pemain, Borneo FC Berhasil Bekuk Persikabo 1973

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    14 Agustus 2023 pukul 14:35 WITA

    Perjuangan Borneo FC saat menghalau serangan dari Persikabo 1973. (Foto: borneo fc)

    Samarinda - Borneo FC kembali meraihtiga poin pada laga kandang di pekan ke-8 setelah berhasil membekuk tamunya Persikabo 1973 dengan skor tipis 3 - 2 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (13/8/2023).

    Borneo FC di menit awal memberikan serangan begitu impresif. Menit ketiga, gol sudah tercipta melalui tendangan pojok dari Stefano Lilipaly yang disambut dingin oleh Silverio Silva sebagai pemain bertahan.

    Masalah besar datang ke Borneo FC di menit ke-28, pencetak gol pertama melanggar salah satu pemain Persikabo 1973 saat serangan balik Dimas Drajad sudah hampir memasuki kotak terlarang, sehingga Silverio mendapat hadiah kartu merah.

    Meski hanya bermain dengan 10 orang, Borneo FC tidak menurunkan intensitas seragannya.
    Ketegangan memanas di kedua bench pemain, wasit yang dipimpin oleh Agus Fauzan melihat cekcok yang terjadi tidak begitu jelas.

    Wasit dengan tegas melayangkan kartu merah kembali kepada Manager Borneo FC, Dandri Dauri Husein dan Pelatih utama Persikabo, Salvador Rodriguez. 

    Pemain Persikabo 1973 tanpa arahan pelatih melanjutkan pertandingan.

    Justru Borneo FC menambah pundi-pundi gol dari Stefano Lilipaly di menit ke 38 berkat umpan panjang dari belakang. Terlepas dari jebakan offside, Lilipaly melesatkan gol yang indah. 

    Alhasil Borneo FC menutup pertandingan babak pertama dengan sko 2 - 0. Babak kedua bergulir, kembali tiga menit baru berjalan, Felipe Cadenazzi asal Argentina mencatatkan namanya pertama kali sebagai peraih gol ketiga untuk Borneo FC di papan skor.

    Persikabo 1973 pun tak mau ketinggalan jauh, memperkecil ketinggalan di menit ke 62 Rafael Conrado. Menit ke-89 memperkecil ketinggalan oleh Jose Varela.

    Hasil demikian, membawa Borneo FC kembali naik urutan ke-4 Liga BRI Indonesia, tren positif Borneo FC di klasemen atas  masih bertahan.

    Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mengakui kepemimpinan wasit ada yang tidak didiskusikan, keputusan wasit merugikan pihak Borneo FC.

    "Dia merasakan pertandingan, tetapi dia membuat 2-3 keputusan yang tak didiskusikan. Saya rasa kami merasakannya sejak babak pertama, seharusnya pemain kami tidak kartu merah," katanya saat pers conference.

    Pieter Huistra tetap fokus untuk menjalani pertandingan berikutnya melawan Bhayangkara FC.

    (Sf/By)