Seputar Fakta

    Olahraga

    Hadapi Bali United di ID Cup, Pelatih Persiba Balikpapan Uji Mentalitas Pemain Muda

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 November 2026 pukul 13:21 WITA

    Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih kepada media. (Foto: Media Oficial Persiba/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih, menegaskan kesiapan timnya menghadapi Bali United pada laga perdana ID Cup. Meski menyadari perbedaan kualitas, pengalaman, dan posisi kedua tim di klasemen, Ega memastikan anak asuhnya akan memberikan perlawanan terbaik.

    Pertandingan melawan Bali United menjadi ujian penting bagi Persiba, terutama dalam hal mentalitas dan kepercayaan diri para pemain.

    “Apalagi, tim berjuluk Beruang Madu tersebut saat ini masih berada di papan bawah klasemen dan memiliki komposisi pemain yang didominasi pemain muda,” ucap Ega dalam konferensi persnya, Rabu (4/11/2026).

    Sementara itu, Bali United merupakan salah satu tim besar dengan materi pemain berpengalaman dan saat ini menempati peringkat ketiga klasemen.

    “Kami sama-sama tahu bahwa Bali United adalah tim besar yang dihuni pemain-pemain berpengalaman. Sementara Persiba berbeda level kompetisi dan posisi di klasemen. Namun insyaallah para pemain kami akan memberikan perlawanan terbaik,” ujar Ega.

    Ega mengakui, pertandingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya untuk membuktikan kualitas dan mentalitas saat menghadapi tim yang secara pengalaman berada di atas mereka.

    Meski demikian, Persiba memiliki modal positif setelah berhasil meraih kemenangan atas PSBS Biak pada pertandingan sebelumnya. 

    “Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri catatan buruk tim yang gagal meraih poin dalam tujuh pertandingan awal,” imbuhnya.

    Menurutnya, hasil positif tersebut memberikan dampak besar terhadap kondisi mental para pemain. Mereka mulai mampu melepaskan tekanan dan kembali membangun kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

    “Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan poin penuh saat menghadapi PSBS Biak. Itu menjadi catatan bahwa para pemain mampu menunjukkan kepercayaan diri setelah berhasil memenangkan pertandingan. Saya berharap mereka sudah keluar dari beban tujuh pertandingan sebelumnya tanpa mendapatkan poin,” jelasnya.

    Diketahui, Ega baru bergabung dengan Persiba Balikpapan pada Selasa, tepat dua hari sebelum pertandingan menghadapi PSBS Biak. Meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat, ia mengaku sebelumnya telah memantau permainan Persiba melalui tayangan pertandingan.

    Dari hasil pengamatannya, Ega mengidentifikasi persoalan mentalitas dan kepercayaan diri sebagai salah satu aspek yang perlu segera dibenahi.

    Ia kemudian melakukan pendekatan kepada para pemain melalui diskusi secara tim maupun personal. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui persoalan yang dihadapi pemain sekaligus membangun kembali motivasi mereka.

    “Saya melakukan observasi untuk melihat apa sebenarnya yang menjadi titik lemah pemain. Saya menyimpulkan bahwa mentalitas dan kepercayaan diri menjadi salah satu catatan yang harus diperbaiki. Karena itu, sebelum melawan PSBS Biak, saya banyak berdiskusi dan memberikan arahan kepada pemain, baik secara tim maupun personal,” ungkapnya.

    Menatap pertandingan melawan Bali United, Ega juga mengungkapkan bahwa Persiba harus mempertimbangkan rotasi pemain. Pasalnya, setelah menghadapi Bali United, Persiba sudah ditunggu pertandingan berikutnya melawan Persis Solo pada tanggal 7 November mendatang.

    Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus cermat mengatur komposisi pemain agar kebugaran skuad tetap terjaga di tengah jadwal pertandingan yang berdekatan.

    Meski demikian, ia berharap para pemain tetap tampil lepas dan tidak terbebani oleh status Bali United sebagai tim unggulan.

    “Saya sangat berharap para pemain bisa tampil lebih lepas dan menunjukkan kualitas serta kepercayaan dirinya. Saya pastikan mereka antusias menghadapi Bali United. Pertandingan besok harus disambut dengan semangat dan menjadi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tuturnya.

    Pelatih kepala menegaskan, perbedaan kasta kompetisi maupun posisi klasemen tidak boleh menjadi alasan bagi Persiba untuk kehilangan keberanian.

    Ia ingin para pemain muda Beruang Madu memanfaatkan pertandingan tersebut sebagai kesempatan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing menghadapi tim dengan pengalaman lebih tinggi.

    “Dengan modal kemenangan atas PSBS Biak, Persiba diharapkan mampu menjaga momentum positif sekaligus menunjukkan perkembangan mentalitas saat menghadapi Bali United di ID Cup,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    Hadapi Bali United di ID Cup, Pelatih Persiba Balikpapan Uji Mentalitas Pemain Muda

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 November 2026 pukul 13:21 WITA

    Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih kepada media. (Foto: Media Oficial Persiba/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih, menegaskan kesiapan timnya menghadapi Bali United pada laga perdana ID Cup. Meski menyadari perbedaan kualitas, pengalaman, dan posisi kedua tim di klasemen, Ega memastikan anak asuhnya akan memberikan perlawanan terbaik.

    Pertandingan melawan Bali United menjadi ujian penting bagi Persiba, terutama dalam hal mentalitas dan kepercayaan diri para pemain.

    “Apalagi, tim berjuluk Beruang Madu tersebut saat ini masih berada di papan bawah klasemen dan memiliki komposisi pemain yang didominasi pemain muda,” ucap Ega dalam konferensi persnya, Rabu (4/11/2026).

    Sementara itu, Bali United merupakan salah satu tim besar dengan materi pemain berpengalaman dan saat ini menempati peringkat ketiga klasemen.

    “Kami sama-sama tahu bahwa Bali United adalah tim besar yang dihuni pemain-pemain berpengalaman. Sementara Persiba berbeda level kompetisi dan posisi di klasemen. Namun insyaallah para pemain kami akan memberikan perlawanan terbaik,” ujar Ega.

    Ega mengakui, pertandingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya untuk membuktikan kualitas dan mentalitas saat menghadapi tim yang secara pengalaman berada di atas mereka.

    Meski demikian, Persiba memiliki modal positif setelah berhasil meraih kemenangan atas PSBS Biak pada pertandingan sebelumnya. 

    “Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri catatan buruk tim yang gagal meraih poin dalam tujuh pertandingan awal,” imbuhnya.

    Menurutnya, hasil positif tersebut memberikan dampak besar terhadap kondisi mental para pemain. Mereka mulai mampu melepaskan tekanan dan kembali membangun kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

    “Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan poin penuh saat menghadapi PSBS Biak. Itu menjadi catatan bahwa para pemain mampu menunjukkan kepercayaan diri setelah berhasil memenangkan pertandingan. Saya berharap mereka sudah keluar dari beban tujuh pertandingan sebelumnya tanpa mendapatkan poin,” jelasnya.

    Diketahui, Ega baru bergabung dengan Persiba Balikpapan pada Selasa, tepat dua hari sebelum pertandingan menghadapi PSBS Biak. Meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat, ia mengaku sebelumnya telah memantau permainan Persiba melalui tayangan pertandingan.

    Dari hasil pengamatannya, Ega mengidentifikasi persoalan mentalitas dan kepercayaan diri sebagai salah satu aspek yang perlu segera dibenahi.

    Ia kemudian melakukan pendekatan kepada para pemain melalui diskusi secara tim maupun personal. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui persoalan yang dihadapi pemain sekaligus membangun kembali motivasi mereka.

    “Saya melakukan observasi untuk melihat apa sebenarnya yang menjadi titik lemah pemain. Saya menyimpulkan bahwa mentalitas dan kepercayaan diri menjadi salah satu catatan yang harus diperbaiki. Karena itu, sebelum melawan PSBS Biak, saya banyak berdiskusi dan memberikan arahan kepada pemain, baik secara tim maupun personal,” ungkapnya.

    Menatap pertandingan melawan Bali United, Ega juga mengungkapkan bahwa Persiba harus mempertimbangkan rotasi pemain. Pasalnya, setelah menghadapi Bali United, Persiba sudah ditunggu pertandingan berikutnya melawan Persis Solo pada tanggal 7 November mendatang.

    Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus cermat mengatur komposisi pemain agar kebugaran skuad tetap terjaga di tengah jadwal pertandingan yang berdekatan.

    Meski demikian, ia berharap para pemain tetap tampil lepas dan tidak terbebani oleh status Bali United sebagai tim unggulan.

    “Saya sangat berharap para pemain bisa tampil lebih lepas dan menunjukkan kualitas serta kepercayaan dirinya. Saya pastikan mereka antusias menghadapi Bali United. Pertandingan besok harus disambut dengan semangat dan menjadi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tuturnya.

    Pelatih kepala menegaskan, perbedaan kasta kompetisi maupun posisi klasemen tidak boleh menjadi alasan bagi Persiba untuk kehilangan keberanian.

    Ia ingin para pemain muda Beruang Madu memanfaatkan pertandingan tersebut sebagai kesempatan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing menghadapi tim dengan pengalaman lebih tinggi.

    “Dengan modal kemenangan atas PSBS Biak, Persiba diharapkan mampu menjaga momentum positif sekaligus menunjukkan perkembangan mentalitas saat menghadapi Bali United di ID Cup,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)