Olahraga

    Gaji Tertunda, PSM Makassar Masih Bermain Sportif dan Menang 1-0 atas Borneo FC

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Permainan bola lebih unggul dikuasi tim Borneo FC Samarinda (biru tua), namun PSM Makassar (merah) mampu membobol gawang tim lawan tanpa balas. (Foto: official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - PSM Makassar berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Borneo FC Samarinda dalam laga kandang yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (2/12/2024).

    Gol kemenangan PSM dicetak oleh Latyr Fall pada menit ke-16. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

    Pelatih PSM, Bernardo Tavarez, mengakui bahwa laga ini tidak mudah bagi timnya. Meskipun begitu, ia menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati setelah kemenangan ini. 

    "Kami bisa melihat bahwa Borneo FC selalu rutin melakukan latihan dan memiliki banyak solusi dalam skuad mereka. Ini jelas merupakan tantangan yang berat," ucap Bernardo dalam konferensi pers usai pertandingan.

    Bernardo juga mencatat beberapa masalah yang dihadapi timnya, salah satunya adalah cedera yang dialami beberapa pemain. Ia menilai pertandingan ini sangat panas untuk kedua tim. 

    “Di babak pertama, kami punya dua peluang, tapi hanya berhasil mencetak satu gol meski penguasaan bola lebih banyak dikuasai oleh Borneo,” katanya.

    Menurutnya, tim PSM terlalu mudah mendapatkan kartu kuning. Meskipun demikian, ia memuji semangat dan kerja keras pemain, yang meski belum menerima gaji selama tiga bulan, tetap mampu mencetak gol kemenangan.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang tetap menunjukkan attitude dan semangat juang tinggi dalam kondisi yang sulit ini," tambahnya.

    Sementara itu, Latyr Fall, pencetak gol kemenangan, menyebut pertandingan ini sangat sulit karena lawan yang kuat.

    “Untungnya kami mampu keluar dari tekanan dan meraih kemenangan. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk suporter yang sudah hadir. Terima kasih atas dukungan kalian selama 90 menit," terang Latyr.

    Di sisi lain, Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra mengungkapkan kekecewaannya atas hasil ini. Kekalahan di Stadion Batakan bukanlah yang diinginkan tim. Ia juga menyebut kondisi rumput stadion sebagai faktor yang menghambat permainan timnya. 

    "Kami adalah tim dengan gaya menguasai bola, tetapi itu tidak bisa dimaksimalkan karena kondisi rumput yang buruk," jelas Pieter.

    Pieter juga menyoroti lini serang tim yang tidak mampu mencetak gol dalam dua laga berturut-turut. Tentu ini menjadi bahan evaluasi untuk tim, terutama karena waktu sangat terbatas untuk mempersiapkan pertandingan melawan PSIS Semarang.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    Gaji Tertunda, PSM Makassar Masih Bermain Sportif dan Menang 1-0 atas Borneo FC

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Permainan bola lebih unggul dikuasi tim Borneo FC Samarinda (biru tua), namun PSM Makassar (merah) mampu membobol gawang tim lawan tanpa balas. (Foto: official/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - PSM Makassar berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Borneo FC Samarinda dalam laga kandang yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (2/12/2024).

    Gol kemenangan PSM dicetak oleh Latyr Fall pada menit ke-16. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

    Pelatih PSM, Bernardo Tavarez, mengakui bahwa laga ini tidak mudah bagi timnya. Meskipun begitu, ia menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati setelah kemenangan ini. 

    "Kami bisa melihat bahwa Borneo FC selalu rutin melakukan latihan dan memiliki banyak solusi dalam skuad mereka. Ini jelas merupakan tantangan yang berat," ucap Bernardo dalam konferensi pers usai pertandingan.

    Bernardo juga mencatat beberapa masalah yang dihadapi timnya, salah satunya adalah cedera yang dialami beberapa pemain. Ia menilai pertandingan ini sangat panas untuk kedua tim. 

    “Di babak pertama, kami punya dua peluang, tapi hanya berhasil mencetak satu gol meski penguasaan bola lebih banyak dikuasai oleh Borneo,” katanya.

    Menurutnya, tim PSM terlalu mudah mendapatkan kartu kuning. Meskipun demikian, ia memuji semangat dan kerja keras pemain, yang meski belum menerima gaji selama tiga bulan, tetap mampu mencetak gol kemenangan.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang tetap menunjukkan attitude dan semangat juang tinggi dalam kondisi yang sulit ini," tambahnya.

    Sementara itu, Latyr Fall, pencetak gol kemenangan, menyebut pertandingan ini sangat sulit karena lawan yang kuat.

    “Untungnya kami mampu keluar dari tekanan dan meraih kemenangan. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk suporter yang sudah hadir. Terima kasih atas dukungan kalian selama 90 menit," terang Latyr.

    Di sisi lain, Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra mengungkapkan kekecewaannya atas hasil ini. Kekalahan di Stadion Batakan bukanlah yang diinginkan tim. Ia juga menyebut kondisi rumput stadion sebagai faktor yang menghambat permainan timnya. 

    "Kami adalah tim dengan gaya menguasai bola, tetapi itu tidak bisa dimaksimalkan karena kondisi rumput yang buruk," jelas Pieter.

    Pieter juga menyoroti lini serang tim yang tidak mampu mencetak gol dalam dua laga berturut-turut. Tentu ini menjadi bahan evaluasi untuk tim, terutama karena waktu sangat terbatas untuk mempersiapkan pertandingan melawan PSIS Semarang.

    (Sf/Rs)