Cari disini...
Olahraga
Open Paralympic Tournament yang digelar di komplek Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang. (Foto: M.Anshori/seputarfakta.com).
Tenggarong - Dinas Kepemudaan Dan Olahraga (Dispora) Kukar bekerjasama dengan pengurus National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar open turnamen parlympic, 20 - 24 Juli 2023.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan turnamen ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan olahraga paralympic.
Sebab turnamen ini tidak pernah dilaksanakan selain tingkat nasional. "Ini sebagai tolok ukur dalam pembinaan kita terhadap olahraga paralympic. Untuk itu kita menginisiasi kegiatan ini agar terus dilaksanakan karena memang jumlahnya cukup sedikit, kegiatan ini juga kita lakukan secara open di wilayah Kaltim,” katanya.
Turnamen ini, kata dia, pertama kali digelar di Kaltim dan sebanyak 126 atlet disabilitas ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Ali menjelaskan turnamen ini memperlombakan cabang olahraga atletik dengan nomor tanding 200 dan 400 meter, lempar lembing dan lempar cakram serta bola voli.
“Ini diikuti oleh Kukar, Samarinda, Berau, Balikpapan, PPU dan Kutai Barat (Kubar). Ada 36 atlet disabilitas Kukar yang terlibat dalam turnamen ini, seperti renang, atletik dan bola voli duduk," Tambahnya.
Ali berharap atlet disabilitas terus berlatih dan jangan bangga dengan prestasi yang telah diraih.
Bagi para orang tua yang anaknya memiliki keterbatasan fisik, tidak menjadi hambatan untuk meraih prestasi.
Mereka bisa bergabung ke NPC Kukar masih punya harapan, seperti anak-anak normal lainnya. "Kita laksanakan ini dengan harapannya bisa menggugah hati orang tua bahwa disabilitas ini masih punya peluang untuk berpresti," tutup Ali.
(Sf/By)
Cari disini...
Olahraga

Open Paralympic Tournament yang digelar di komplek Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang. (Foto: M.Anshori/seputarfakta.com).
Tenggarong - Dinas Kepemudaan Dan Olahraga (Dispora) Kukar bekerjasama dengan pengurus National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar open turnamen parlympic, 20 - 24 Juli 2023.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan turnamen ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan olahraga paralympic.
Sebab turnamen ini tidak pernah dilaksanakan selain tingkat nasional. "Ini sebagai tolok ukur dalam pembinaan kita terhadap olahraga paralympic. Untuk itu kita menginisiasi kegiatan ini agar terus dilaksanakan karena memang jumlahnya cukup sedikit, kegiatan ini juga kita lakukan secara open di wilayah Kaltim,” katanya.
Turnamen ini, kata dia, pertama kali digelar di Kaltim dan sebanyak 126 atlet disabilitas ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Ali menjelaskan turnamen ini memperlombakan cabang olahraga atletik dengan nomor tanding 200 dan 400 meter, lempar lembing dan lempar cakram serta bola voli.
“Ini diikuti oleh Kukar, Samarinda, Berau, Balikpapan, PPU dan Kutai Barat (Kubar). Ada 36 atlet disabilitas Kukar yang terlibat dalam turnamen ini, seperti renang, atletik dan bola voli duduk," Tambahnya.
Ali berharap atlet disabilitas terus berlatih dan jangan bangga dengan prestasi yang telah diraih.
Bagi para orang tua yang anaknya memiliki keterbatasan fisik, tidak menjadi hambatan untuk meraih prestasi.
Mereka bisa bergabung ke NPC Kukar masih punya harapan, seperti anak-anak normal lainnya. "Kita laksanakan ini dengan harapannya bisa menggugah hati orang tua bahwa disabilitas ini masih punya peluang untuk berpresti," tutup Ali.
(Sf/By)