Olahraga
Rakor Finalisasi Porprov VIII Kaltim. (Foto: Padliannor)
Tana Paser - Dinas Kesehatan Kabupaten Paser menyatakan seluruh persiapan tenaga medis, fasilitas, hingga posko kesehatan untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga yang akan diselenggarakan di daerah tersebut telah rampung seratus persen.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Paser, Amri Yulihardi saat mengikuti rapat bersama Bupati Paser, Fahmi Fadli dan unsur pemerintah di lingkungan Paser.
Amri memastikan, seluruh aspek kesiapan teknis di lapangan telah dikoordinasikan secara matang guna mengantisipasi berbagai potensi kebutuhan medis selama perhelatan berlangsung.
"Insya Allah segala kesiapan sudah kami laksanakan. Jadi perlu kami laporkan bahwa berdasarkan hasil terakhir dan venue-venue yang akan dipertandingkan di Kabupaten Paser, akhirnya ada beberapa perubahan dari yang sebelumnya kami laporkan," ujar Amri Yulihardi, Sabtu (31/10/2026).
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan kesehatan para atlet serta kontingen, Dinas Kesehatan Kabupaten Paser mengerahkan puluhan tenaga medis profesional yang terdiri dari dokter dan berbagai bidang keperawatan.
"Dari tenaga dokter yang kami turunkan ini sebanyak 31 orang, paramedis ini sekitar 98 orang yang terdiri dari perawat, fisioterapi, apoteker, gizi, dan juga psikolog. Serta kesiapan ambulans ini sebanyak 21 unit," jelasnya.
Selain mengerahkan ratusan tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan Paser juga telah merancang pola pengamanan kesehatan yang terintegrasi di setiap lokasi pertandingan maupun titik-titik akomodasi kontingen.
Sementara itu, untuk pembagian titik jaga Dinas Kesehatan Paser akan membuat posko di setiap venue cabor yang dipertandingkan. Pihaknya juga akan menempatkan tim kesehatan pada posko utama yang beroperasi 24 jam dan terdiri dari dua shift. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan di sekitar pemondokan ataupun bagi kontingen di luar daripada jadwal pertandingan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi darurat yang membutuhkan penanganan tingkat lanjut, pihak Dinas Kesehatan juga telah menjalin koordinasi intensif dengan rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Paser.
"Selanjutnya juga kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan yaitu Rumah Sakit Panglima Sebaya apabila nanti ada kontingen ataupun atlet-atlet kita yang memerlukan penanganan rujukan ini supaya menjadi prioritas, terutama pada di instalasi gawat darurat," tegas Amri.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Rakor Finalisasi Porprov VIII Kaltim. (Foto: Padliannor)
Tana Paser - Dinas Kesehatan Kabupaten Paser menyatakan seluruh persiapan tenaga medis, fasilitas, hingga posko kesehatan untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga yang akan diselenggarakan di daerah tersebut telah rampung seratus persen.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Paser, Amri Yulihardi saat mengikuti rapat bersama Bupati Paser, Fahmi Fadli dan unsur pemerintah di lingkungan Paser.
Amri memastikan, seluruh aspek kesiapan teknis di lapangan telah dikoordinasikan secara matang guna mengantisipasi berbagai potensi kebutuhan medis selama perhelatan berlangsung.
"Insya Allah segala kesiapan sudah kami laksanakan. Jadi perlu kami laporkan bahwa berdasarkan hasil terakhir dan venue-venue yang akan dipertandingkan di Kabupaten Paser, akhirnya ada beberapa perubahan dari yang sebelumnya kami laporkan," ujar Amri Yulihardi, Sabtu (31/10/2026).
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan kesehatan para atlet serta kontingen, Dinas Kesehatan Kabupaten Paser mengerahkan puluhan tenaga medis profesional yang terdiri dari dokter dan berbagai bidang keperawatan.
"Dari tenaga dokter yang kami turunkan ini sebanyak 31 orang, paramedis ini sekitar 98 orang yang terdiri dari perawat, fisioterapi, apoteker, gizi, dan juga psikolog. Serta kesiapan ambulans ini sebanyak 21 unit," jelasnya.
Selain mengerahkan ratusan tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan Paser juga telah merancang pola pengamanan kesehatan yang terintegrasi di setiap lokasi pertandingan maupun titik-titik akomodasi kontingen.
Sementara itu, untuk pembagian titik jaga Dinas Kesehatan Paser akan membuat posko di setiap venue cabor yang dipertandingkan. Pihaknya juga akan menempatkan tim kesehatan pada posko utama yang beroperasi 24 jam dan terdiri dari dua shift. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan di sekitar pemondokan ataupun bagi kontingen di luar daripada jadwal pertandingan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi darurat yang membutuhkan penanganan tingkat lanjut, pihak Dinas Kesehatan juga telah menjalin koordinasi intensif dengan rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Paser.
"Selanjutnya juga kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan yaitu Rumah Sakit Panglima Sebaya apabila nanti ada kontingen ataupun atlet-atlet kita yang memerlukan penanganan rujukan ini supaya menjadi prioritas, terutama pada di instalasi gawat darurat," tegas Amri.
(Sf/Rs)