Olahraga

    Cabor yang Dipertandingkan di Porprov ke-VIII Kaltim Masih Tunggu Kepastian Anggaran Pemprov

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    01 September 2026 pukul 21:26 WITA

    Sekda Kabupaten Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser hingga saat ini masih menunggu kepastian resmi terkait penetapan Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim).

    Hingga saat ini, pihaknya masih belum dapat memberikan informasi pasti mengenai jumlah cabor yang secara resmi disepakati untuk dipertandingkan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya menyampaikan meskipun penetapan cabor masih menggantung, jadwal pelaksanaan kegiatan dipastikan belum mengalami perubahan. 

    "Hingga saat ini waktu pelaksanaan masih sesuai dengan jadwal di tanggal 14 sampai tanggal 27 November," kata Katsul Wijaya, Selasa (1/9/2026).

    Belum ditetapkannya cabor yang akan dipertandingkan berkaitan erat dengan ketersediaan alokasi anggaran dari pemerintah provinsi. 

    Berdasarkan informasi awal, dukungan dana yang dialokasikan saat ini dinilai belum memadai untuk mengakomodir seluruh cabor yang diusulkan.

    "Anggaran dari Provinsi. Ya, kita tunggu kepastiannya, karena itu di anggaran perubahan," tambahnya.

    Proses penetapan cabor baru dapat dilakukan secara resmi apabila sudah ada kepastian dari pimpinan daerah maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi. 

    Seluruh alokasi anggaran penyelenggaraan kegiatan, termasuk dana awal sebesar 20 miliar rupiah yang diwacanakan sebelumnya, diproses sepenuhnya melalui mekanisme anggaran perubahan.

    Kondisi keuangan di tingkat provinsi saat ini diketahui sedang mengalami penyesuaian dan efisiensi anggaran, hal tersebut juga sejalan dengan situasi yang dihadapi oleh pemerintah kabupaten dan kota. Meski demikian, pemerintah daerah berharap janji penambahan anggaran dari angka awal 20 miliar rupiah dapat terealisasi.

    "Kita sebagai tuan rumah ya tidak mau juga nanti dengan keterbatasan anggaran itu lalu menjadi permasalahan atau menimbulkan kekurangan-kekurangan pelayanan," imbuhnya.

    Sebagai pihak yang ditunjuk menjadi tuan rumah, Pemkab Paser berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal selama Porprov ke-VIII Kaltim berlangsung.

    (Sf/Rs)

    Olahraga

    Cabor yang Dipertandingkan di Porprov ke-VIII Kaltim Masih Tunggu Kepastian Anggaran Pemprov

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    01 September 2026 pukul 21:26 WITA

    Sekda Kabupaten Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser hingga saat ini masih menunggu kepastian resmi terkait penetapan Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim).

    Hingga saat ini, pihaknya masih belum dapat memberikan informasi pasti mengenai jumlah cabor yang secara resmi disepakati untuk dipertandingkan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya menyampaikan meskipun penetapan cabor masih menggantung, jadwal pelaksanaan kegiatan dipastikan belum mengalami perubahan. 

    "Hingga saat ini waktu pelaksanaan masih sesuai dengan jadwal di tanggal 14 sampai tanggal 27 November," kata Katsul Wijaya, Selasa (1/9/2026).

    Belum ditetapkannya cabor yang akan dipertandingkan berkaitan erat dengan ketersediaan alokasi anggaran dari pemerintah provinsi. 

    Berdasarkan informasi awal, dukungan dana yang dialokasikan saat ini dinilai belum memadai untuk mengakomodir seluruh cabor yang diusulkan.

    "Anggaran dari Provinsi. Ya, kita tunggu kepastiannya, karena itu di anggaran perubahan," tambahnya.

    Proses penetapan cabor baru dapat dilakukan secara resmi apabila sudah ada kepastian dari pimpinan daerah maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi. 

    Seluruh alokasi anggaran penyelenggaraan kegiatan, termasuk dana awal sebesar 20 miliar rupiah yang diwacanakan sebelumnya, diproses sepenuhnya melalui mekanisme anggaran perubahan.

    Kondisi keuangan di tingkat provinsi saat ini diketahui sedang mengalami penyesuaian dan efisiensi anggaran, hal tersebut juga sejalan dengan situasi yang dihadapi oleh pemerintah kabupaten dan kota. Meski demikian, pemerintah daerah berharap janji penambahan anggaran dari angka awal 20 miliar rupiah dapat terealisasi.

    "Kita sebagai tuan rumah ya tidak mau juga nanti dengan keterbatasan anggaran itu lalu menjadi permasalahan atau menimbulkan kekurangan-kekurangan pelayanan," imbuhnya.

    Sebagai pihak yang ditunjuk menjadi tuan rumah, Pemkab Paser berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal selama Porprov ke-VIII Kaltim berlangsung.

    (Sf/Rs)