Olahraga

    Cabor Berprestasi Kaltim Solid Dukung Anderiy Syachrum Jadi Ketua KONI

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    19 Mei 2026 pukul 12:55 WITA

    Anderiy Syachrum menerima surat dukungan dari cabang olahraga untuk maju dalam kontestasi perebutan Ketua KONI. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Bursa Pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengerucut kuat pada satu nama. 

    Puluhan Cabang Olahraga (Cabor) berprestasi di Benua Etam, termasuk Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) secara solid merapatkan barisan mendukung Anderiy Syachrum untuk menakhodai KONI Kaltim. Dukungan masif ini dinilai tidak lepas dari rekam jejak Anderiy yang dipandang mumpuni. 

    Ketua Umum Pengprov PGSI Kaltim, Agus Suwandy menilai Anderiy sebagai sosok penggiat sekaligus praktisi olahraga murni yang memiliki sarana olahraga sendiri dan bebas dari muatan kepentingan lain.

    "Hampir semua unsur mendukung beliau. Kita bersepakat berkomunikasi dengan berbagai cabor, pemerintah dan DPRD supaya kita bulat mendukung beliau. Sehingga di Musyawarah Provinsi (Musprov) nanti kita tinggal mengaminkan saja secara mufakat. Tidak boleh ada gesekan, olahraga Kaltim harus kompak ke depannya," ujar Agus.

    Kekompakan ini dinilai sangat krusial mengingat tantangan berat yang menanti Kaltim. Pemerintah provinsi mematok target tinggi: menembus posisi tiga besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

    Untuk merealisasikan hal tersebut, Agus menekankan pentingnya penerapan sport science secara konkret. Menurutnya, potensi olahraga, materi atlet, hingga kebutuhan anggaran wajib diukur dengan basis data yang akurat agar prestasi tidak hanya mentok di babak kualifikasi (Pra-PON).

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (Hamas) menekankan pentingnya sinergi, penghapusan faksi dan transparansi anggaran di tubuh KONI yang baru nanti.

    "Kapasitas saya juga sebagai Ketua DPRD, saya berharap jika ada dana hibah, tata kelola keuangannya harus transparan dan berbanding lurus dengan prestasi. Jangan sampai ada cabor yang diberi bantuan, ternyata tidak berprestasi. Ke depan, tidak boleh lagi ada kelompok A atau kelompok B. Kita semua harus fokus mengejar target," tegas Hamas.

    Arus dukungan yang mengalir deras ini menjadi kejutan tersendiri bagi Anderiy Syachrum. Mengingat syarat minimal pendaftaran bakal calon Ketua KONI hanya membutuhkan dukungan 30 persen suara, pencapaian malam itu jauh melampaui prediksi.

    "Ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Tadinya kami hanya menyiapkan tempat untuk 30 hingga 40 orang, ternyata perwakilan dari hampir seluruh cabor hadir semua. Malam ini, kami sudah memegang secara fisik 55 surat dukungan dari cabor," ungkap Anderiy.

    Merespons besarnya amanah tersebut, Anderiy menyatakan komitmen utamanya adalah untuk membangun olahraga Kaltim secara bersama-sama. 

    Ia bertekad melanjutkan sekaligus menyempurnakan fondasi yang telah dibangun pada era kepemimpinan Rusdiansyah Aras.

    "Tujuan kami maju adalah agar olahraga di Kalimantan Timur bisa jauh lebih baik lagi. Ada target dari Pak Gubernur, minimal kita bisa masuk di lima besar, tetapi tentu akan kami upayakan semaksimal mungkin untuk menembus tiga besar," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Olahraga

    Cabor Berprestasi Kaltim Solid Dukung Anderiy Syachrum Jadi Ketua KONI

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    19 Mei 2026 pukul 12:55 WITA

    Anderiy Syachrum menerima surat dukungan dari cabang olahraga untuk maju dalam kontestasi perebutan Ketua KONI. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Bursa Pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengerucut kuat pada satu nama. 

    Puluhan Cabang Olahraga (Cabor) berprestasi di Benua Etam, termasuk Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) secara solid merapatkan barisan mendukung Anderiy Syachrum untuk menakhodai KONI Kaltim. Dukungan masif ini dinilai tidak lepas dari rekam jejak Anderiy yang dipandang mumpuni. 

    Ketua Umum Pengprov PGSI Kaltim, Agus Suwandy menilai Anderiy sebagai sosok penggiat sekaligus praktisi olahraga murni yang memiliki sarana olahraga sendiri dan bebas dari muatan kepentingan lain.

    "Hampir semua unsur mendukung beliau. Kita bersepakat berkomunikasi dengan berbagai cabor, pemerintah dan DPRD supaya kita bulat mendukung beliau. Sehingga di Musyawarah Provinsi (Musprov) nanti kita tinggal mengaminkan saja secara mufakat. Tidak boleh ada gesekan, olahraga Kaltim harus kompak ke depannya," ujar Agus.

    Kekompakan ini dinilai sangat krusial mengingat tantangan berat yang menanti Kaltim. Pemerintah provinsi mematok target tinggi: menembus posisi tiga besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

    Untuk merealisasikan hal tersebut, Agus menekankan pentingnya penerapan sport science secara konkret. Menurutnya, potensi olahraga, materi atlet, hingga kebutuhan anggaran wajib diukur dengan basis data yang akurat agar prestasi tidak hanya mentok di babak kualifikasi (Pra-PON).

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (Hamas) menekankan pentingnya sinergi, penghapusan faksi dan transparansi anggaran di tubuh KONI yang baru nanti.

    "Kapasitas saya juga sebagai Ketua DPRD, saya berharap jika ada dana hibah, tata kelola keuangannya harus transparan dan berbanding lurus dengan prestasi. Jangan sampai ada cabor yang diberi bantuan, ternyata tidak berprestasi. Ke depan, tidak boleh lagi ada kelompok A atau kelompok B. Kita semua harus fokus mengejar target," tegas Hamas.

    Arus dukungan yang mengalir deras ini menjadi kejutan tersendiri bagi Anderiy Syachrum. Mengingat syarat minimal pendaftaran bakal calon Ketua KONI hanya membutuhkan dukungan 30 persen suara, pencapaian malam itu jauh melampaui prediksi.

    "Ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Tadinya kami hanya menyiapkan tempat untuk 30 hingga 40 orang, ternyata perwakilan dari hampir seluruh cabor hadir semua. Malam ini, kami sudah memegang secara fisik 55 surat dukungan dari cabor," ungkap Anderiy.

    Merespons besarnya amanah tersebut, Anderiy menyatakan komitmen utamanya adalah untuk membangun olahraga Kaltim secara bersama-sama. 

    Ia bertekad melanjutkan sekaligus menyempurnakan fondasi yang telah dibangun pada era kepemimpinan Rusdiansyah Aras.

    "Tujuan kami maju adalah agar olahraga di Kalimantan Timur bisa jauh lebih baik lagi. Ada target dari Pak Gubernur, minimal kita bisa masuk di lima besar, tetapi tentu akan kami upayakan semaksimal mungkin untuk menembus tiga besar," pungkasnya.

    (Sf/Lo)