Cari disini...
Olahraga
Potret perjuangan Borneo FC yang dilakukan oleh Stefano Lilipaly ketika melewati bek PSM Makassar. (Foto: Borneo.id)
Samarinda - PSM Makassar takluk atas tuan rumah Borneo FC dengan skor tipis 1 - 0 di matchweek ke-13 BRI Liga 1 Indonesia. Kemenangan Borneo ini berpotensi menduduki posisi puncak, selisih dua poin dengan Madura United.
Pertandingan melawan juara tahun lalu ini dilaksanakan di Stadion Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, pada pukul 20.00 WITA, Senin (25/9/2023).
Berbeda dengan formasi sebelumnya, Borneo FC menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk memasang Felipe sebagai target man.
Berbeda dengan tim tamu, menyajikan dengan formasi yang sama ketika melawan Barito FC meraih kemenangan, Bernanrdo Tavares mencoba peruntungannya melawan Borneo FC.
Dimulai di babak pertama, kick off berada pada kubu PSM melakukan serangan pertama striker jangkung bernama Everton tak bisa memanfaatkan momentum melalui tendangan bebas menit ke-8 di kiri gawang Nadeo Argawinata.
Begitupula, Borneo berbalik melakukan serangan, nampun pergerakan Win Naing Tun dari kanan lapangan tak membuahkan hasil.
Hingga usai babak pertama, tak ada satupun gol tercipta. Sepanjang 45 menit pertandingan, sudah tercatat 4 kartu kuning oleh wasit.
Pergerakan kedua tim di babak kedua semakin masif, peluang dari PSM selalu dipatahkan oleh pertahanan Borneo FC yang dijaga oleh Leo Elis dan Silverio Junio.
Penyegaran dilakukan oleh kubu Borneo FC, pergantian pemain dilakukan pelatih Pieter Huistra di lini kiri, Wing Nain Tun diganti oleh Muhammad Sihran Amrullah di menit ke 61.
Permainan Borneo FC mulai hidup dari sisi kiri, di support oleh Sihran yang sering beradu sprint dengan bek PSM.
Di menit ke 82, keberuntungan dimiliki Borneo FC, setelah serangan dari sisi kiri oleh Sihran dijegal oleh Erwin Gutawa di dalam kotak pinalti. Leo Elis sebagai eksekutor mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Gol pertama tercipta untuk kemenangan Borneo.
Sebelum babak kedua habis, Borneo FC masih beradu kekuatan untuk menambah keunggulan. Sampai peluit panjang berbunyi tak ada lagi gol tercipta.
Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra menyebut pertandingan ini spesial, ia mengakui keunggulan tim lawan yang pernah juara liga 1.
"Kami ingin sekuat mereka. Kamu tahu jika PSM sedang berjuang, di babak pertama sangatlah sulit, kemudian di babak kedua kami mulai menguasai permainan dan menjadi lebih baik," ungkap Pieter ketika pers conference.
Untuk pertandingan selanjutnya sebagai penentu berada di puncak klasemen, Pieter hanya ingin menyiapkan terbaik. Pertandingan berikutnya melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada hari Minggu, 1 Oktober 2023.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Potret perjuangan Borneo FC yang dilakukan oleh Stefano Lilipaly ketika melewati bek PSM Makassar. (Foto: Borneo.id)
Samarinda - PSM Makassar takluk atas tuan rumah Borneo FC dengan skor tipis 1 - 0 di matchweek ke-13 BRI Liga 1 Indonesia. Kemenangan Borneo ini berpotensi menduduki posisi puncak, selisih dua poin dengan Madura United.
Pertandingan melawan juara tahun lalu ini dilaksanakan di Stadion Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, pada pukul 20.00 WITA, Senin (25/9/2023).
Berbeda dengan formasi sebelumnya, Borneo FC menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk memasang Felipe sebagai target man.
Berbeda dengan tim tamu, menyajikan dengan formasi yang sama ketika melawan Barito FC meraih kemenangan, Bernanrdo Tavares mencoba peruntungannya melawan Borneo FC.
Dimulai di babak pertama, kick off berada pada kubu PSM melakukan serangan pertama striker jangkung bernama Everton tak bisa memanfaatkan momentum melalui tendangan bebas menit ke-8 di kiri gawang Nadeo Argawinata.
Begitupula, Borneo berbalik melakukan serangan, nampun pergerakan Win Naing Tun dari kanan lapangan tak membuahkan hasil.
Hingga usai babak pertama, tak ada satupun gol tercipta. Sepanjang 45 menit pertandingan, sudah tercatat 4 kartu kuning oleh wasit.
Pergerakan kedua tim di babak kedua semakin masif, peluang dari PSM selalu dipatahkan oleh pertahanan Borneo FC yang dijaga oleh Leo Elis dan Silverio Junio.
Penyegaran dilakukan oleh kubu Borneo FC, pergantian pemain dilakukan pelatih Pieter Huistra di lini kiri, Wing Nain Tun diganti oleh Muhammad Sihran Amrullah di menit ke 61.
Permainan Borneo FC mulai hidup dari sisi kiri, di support oleh Sihran yang sering beradu sprint dengan bek PSM.
Di menit ke 82, keberuntungan dimiliki Borneo FC, setelah serangan dari sisi kiri oleh Sihran dijegal oleh Erwin Gutawa di dalam kotak pinalti. Leo Elis sebagai eksekutor mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Gol pertama tercipta untuk kemenangan Borneo.
Sebelum babak kedua habis, Borneo FC masih beradu kekuatan untuk menambah keunggulan. Sampai peluit panjang berbunyi tak ada lagi gol tercipta.
Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra menyebut pertandingan ini spesial, ia mengakui keunggulan tim lawan yang pernah juara liga 1.
"Kami ingin sekuat mereka. Kamu tahu jika PSM sedang berjuang, di babak pertama sangatlah sulit, kemudian di babak kedua kami mulai menguasai permainan dan menjadi lebih baik," ungkap Pieter ketika pers conference.
Untuk pertandingan selanjutnya sebagai penentu berada di puncak klasemen, Pieter hanya ingin menyiapkan terbaik. Pertandingan berikutnya melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada hari Minggu, 1 Oktober 2023.
(Sf/Rs)