Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Olahraga
Usai cedera panjang, Habibi Jusuf kembali merumput bersama Borneo FC saat berduel dengan pemain Persita Tangerang. (Foto: Dok. Borneo FC)
Samarinda - Borneo FC Samarinda sukses mengamankan poin penuh di kandang setelah menundukkan Persita dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga lanjutan BRI Super League 2025-26 ini dilangsungkan di Stadion Segiri, Samarinda pada Selasa (5/5/2026).
Pertandingan yang disaksikan oleh 7.308 penonton tersebut tidak hanya menjadi panggung taktik skuad Pesut Etam, tetapi juga menyajikan momen haru bagi lini serang tuan rumah.
Pahlawan kemenangan Borneo FC malam itu adalah Mariano Ezequiel Peralta Bauer yang tampil tajam dengan satu gol cantiknya.
Winger kiri bernomor punggung 10 ini memecah kebuntuan di babak pertama pada menit ke-37, sebelum akhirnya M Syihran mengunci kemenangan lewat gol kedua di menit ke-89.
Keberhasilan membongkar pertahanan Persita yang menerapkan skema low block ini merupakan buah manis dari instruksi Pelatih Fabio Lefundes.
Sang pelatih mengungkapkan skema tembakan dari luar kotak penalti memang telah dilatih secara khusus sepanjang pekan untuk mengantisipasi gaya bermain lawan yang bertahan rapat.
Namun, drama di Stadion Segiri belum usai setelah gol kedua tercipta. Perhatian publik Samarinda tertuju pada momen pergantian pemain tepat setelah gol Mariano.
Striker Habibi A Jusuf akhirnya kembali menginjakkan kaki di rumput hijau, masuk menggantikan sang pencetak gol pada menit ke-90+1'.
Ini adalah momen kembalinya Habibi ke skuad setelah terpaksa menepi selama sembilan bulan akibat cedera dan proses pemulihan pascaoperasi.
Meski hanya bermain singkat di penghujung laga, kembalinya pemain yang terdaftar di bangku cadangan ini menjadi suntikan moral yang besar bagi tim. Usai peluit panjang berbunyi, Habibi tak bisa menyembunyikan kelegaan bercampur haru.
"Sejujurnya saya merasa sangat gugup dan takut sebelum bermain tadi," ujar Habibi dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
"Ada rasa khawatir karena sudah lama sekali tidak bertanding di lapangan. Tapi alhamdulillah, saat masuk lapangan semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang saya harapkan," lanjutnya.
Keputusan menurunkan Habibi di sisa waktu pertandingan memang menjadi bagian dari rencana Fabio Lefundes.
Juru taktik asal Brasil tersebut ingin memberikan kesempatan bagi sang striker untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi, menyatu dengan ritme permainan dan melepaskan trauma pascacedera.
Tenaga Habibi dinilai menambah daya gedor tim di sisa pertandingan liga musim ini.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Olahraga

Usai cedera panjang, Habibi Jusuf kembali merumput bersama Borneo FC saat berduel dengan pemain Persita Tangerang. (Foto: Dok. Borneo FC)
Samarinda - Borneo FC Samarinda sukses mengamankan poin penuh di kandang setelah menundukkan Persita dengan skor meyakinkan 2-0.
Laga lanjutan BRI Super League 2025-26 ini dilangsungkan di Stadion Segiri, Samarinda pada Selasa (5/5/2026).
Pertandingan yang disaksikan oleh 7.308 penonton tersebut tidak hanya menjadi panggung taktik skuad Pesut Etam, tetapi juga menyajikan momen haru bagi lini serang tuan rumah.
Pahlawan kemenangan Borneo FC malam itu adalah Mariano Ezequiel Peralta Bauer yang tampil tajam dengan satu gol cantiknya.
Winger kiri bernomor punggung 10 ini memecah kebuntuan di babak pertama pada menit ke-37, sebelum akhirnya M Syihran mengunci kemenangan lewat gol kedua di menit ke-89.
Keberhasilan membongkar pertahanan Persita yang menerapkan skema low block ini merupakan buah manis dari instruksi Pelatih Fabio Lefundes.
Sang pelatih mengungkapkan skema tembakan dari luar kotak penalti memang telah dilatih secara khusus sepanjang pekan untuk mengantisipasi gaya bermain lawan yang bertahan rapat.
Namun, drama di Stadion Segiri belum usai setelah gol kedua tercipta. Perhatian publik Samarinda tertuju pada momen pergantian pemain tepat setelah gol Mariano.
Striker Habibi A Jusuf akhirnya kembali menginjakkan kaki di rumput hijau, masuk menggantikan sang pencetak gol pada menit ke-90+1'.
Ini adalah momen kembalinya Habibi ke skuad setelah terpaksa menepi selama sembilan bulan akibat cedera dan proses pemulihan pascaoperasi.
Meski hanya bermain singkat di penghujung laga, kembalinya pemain yang terdaftar di bangku cadangan ini menjadi suntikan moral yang besar bagi tim. Usai peluit panjang berbunyi, Habibi tak bisa menyembunyikan kelegaan bercampur haru.
"Sejujurnya saya merasa sangat gugup dan takut sebelum bermain tadi," ujar Habibi dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
"Ada rasa khawatir karena sudah lama sekali tidak bertanding di lapangan. Tapi alhamdulillah, saat masuk lapangan semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang saya harapkan," lanjutnya.
Keputusan menurunkan Habibi di sisa waktu pertandingan memang menjadi bagian dari rencana Fabio Lefundes.
Juru taktik asal Brasil tersebut ingin memberikan kesempatan bagi sang striker untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi, menyatu dengan ritme permainan dan melepaskan trauma pascacedera.
Tenaga Habibi dinilai menambah daya gedor tim di sisa pertandingan liga musim ini.
(Sf/Lo)