Olahraga

    Borneo FC Didenda Komdis PSSI, Wajib Membayar Rp 50 Juta

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    17 Juli 2023 pukul 11:51 WITA

    Matheus Pato (tengah) mencoba melewati hadangan lawan. (Istimewa)

    Samarinda - Kompetisi BRI Liga 1 yang baru berjalan tiga pekan sudah diwarnai dengan sejumlah kericuhan, khususnya penonton atau suporter.

    Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pun langsung mengambil tindakan dengan memberikan sanksi terhadap sejumlah klub.

    Sanksi itu merupakan hasil sidang dan hasilnya diunggah melalui akun Instagram PSSI, Minggu (16/7/2023) malam.

    Kericuhan yang baru-baru ini terjadi saat pertandingan Persik Kediri VS Arema FC. Sebanyak 24 suporter Aremania masuk ke Stadion Brawijaya Kediri dan membuat kegaduhan.

    Saat ini Komdis PSSI menghukum klub dan suporter yang melanggar, seperti pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Barito Putera dihukum denda Rp 50 juta karena keterlambatan pemain masuk lapangan di babak kedua selama 97 detik.

    Hal ini juga dirasakan oleh klub kebanggaan Warga Samarinda, yakni Borneo FC yang dihukum harus membayar denda Rp 50 juta karena pertandingan melawan Bali United mencatatkan lima kartu kuning.

    Pertandingan pada match day kedua tersebut berlangsung keras, sehingga limma pemain Borneo FC yang dapat kartu kuning dari wasit saat jamu Bali United, yakni Leo Guntara, Komang Teguh, Terens, Lilipaly dan Win Naing Tun.

    Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mengakui kerasnya pertandingan tersebut ialah upaya untuk memenangkan pertandingan di laga pertama sebagai tuan rumah.

    "Penampilan yang sangat impresif kembali muncul ke pertandingan, upaya kemenangan kami capai dengan insensitas cukup tinggi, semua terjadi di lapangan oleh pemain," pungkasnya.

    Komdis PSSI akan melanjutkan sidangnya kembali untuk menutuskan hukuman untuk Suporter penyusup Aremania, sesuai dengan arahan Ketua PSSI, Erick Thohir di media sosialnya.

    (Sf/By)

    Olahraga

    Borneo FC Didenda Komdis PSSI, Wajib Membayar Rp 50 Juta

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    17 Juli 2023 pukul 11:51 WITA

    Matheus Pato (tengah) mencoba melewati hadangan lawan. (Istimewa)

    Samarinda - Kompetisi BRI Liga 1 yang baru berjalan tiga pekan sudah diwarnai dengan sejumlah kericuhan, khususnya penonton atau suporter.

    Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pun langsung mengambil tindakan dengan memberikan sanksi terhadap sejumlah klub.

    Sanksi itu merupakan hasil sidang dan hasilnya diunggah melalui akun Instagram PSSI, Minggu (16/7/2023) malam.

    Kericuhan yang baru-baru ini terjadi saat pertandingan Persik Kediri VS Arema FC. Sebanyak 24 suporter Aremania masuk ke Stadion Brawijaya Kediri dan membuat kegaduhan.

    Saat ini Komdis PSSI menghukum klub dan suporter yang melanggar, seperti pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Barito Putera dihukum denda Rp 50 juta karena keterlambatan pemain masuk lapangan di babak kedua selama 97 detik.

    Hal ini juga dirasakan oleh klub kebanggaan Warga Samarinda, yakni Borneo FC yang dihukum harus membayar denda Rp 50 juta karena pertandingan melawan Bali United mencatatkan lima kartu kuning.

    Pertandingan pada match day kedua tersebut berlangsung keras, sehingga limma pemain Borneo FC yang dapat kartu kuning dari wasit saat jamu Bali United, yakni Leo Guntara, Komang Teguh, Terens, Lilipaly dan Win Naing Tun.

    Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mengakui kerasnya pertandingan tersebut ialah upaya untuk memenangkan pertandingan di laga pertama sebagai tuan rumah.

    "Penampilan yang sangat impresif kembali muncul ke pertandingan, upaya kemenangan kami capai dengan insensitas cukup tinggi, semua terjadi di lapangan oleh pemain," pungkasnya.

    Komdis PSSI akan melanjutkan sidangnya kembali untuk menutuskan hukuman untuk Suporter penyusup Aremania, sesuai dengan arahan Ketua PSSI, Erick Thohir di media sosialnya.

    (Sf/By)