Cari disini...
Olahraga
Pelatih Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo (tengah), didampingi pemain Christian Matheus, menyampaikan keterangan kepada awak media pada sesi pre-match press conference AFC Challenge League di Samarinda. (Foto: Borneo Fc)
Samarinda – Borneo FC Samarinda membidik kemenangan pada pertandingan fase kompetisi yang akan dihadapi dengan target melangkah sejauh mungkin hingga mencapai final.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan timnya harus fokus menghadapi laga demi laga, bekerja keras, dan tidak meremehkan lawan, meski di tengah persiapan tersebut ia turut menyoroti kondisi polusi udara di Samarinda yang dinilai memprihatinkan.
Mauro mengatakan target utama tim saat ini adalah melewati fase pertandingan yang sedang dihadapi.
Setelah itu, Borneo FC akan berusaha menjaga peluang untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi.
“Dalam sepak bola, kita selalu mengatakan bahwa pertandingan berikutnya adalah yang paling penting. Jadi pertama-tama, target utama kami adalah melewati fase ini,” ujar Mauro, Sabtu (17/10/2026).
Ia menegaskan, timnya tidak ingin terlalu jauh memikirkan target akhir sebelum menyelesaikan pertandingan terdekat.
Menurutnya, setiap laga membutuhkan persiapan serius karena persaingan sepak bola saat ini semakin kompetitif.
“Kita harus rendah hati, kita harus fokus, kita harus bekerja keras jika kita ingin menang,” tegasnya.
Selain membahas target tim, Mauro juga menyoroti kualitas udara di Samarinda yang tengah menjadi perhatian, lantaran adanya kabut asap, dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Ia menyebut kondisi tersebut bukan hanya berdampak bagi pemain, tetapi juga masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan dan menghirup udara yang tercemar.
“Jelas, ketika polusi udara tinggi, hal itu tidak baik bagi siapa pun, bukan hanya para pemain. Bagi kita yang berada di luar dan menghirup udara beracun. Ini adalah situasi yang disayangkan,” katanya.
Mauro mengaku prihatin karena kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat.
Ia bahkan menilai persoalan kesehatan dan kualitas udara lebih penting daripada sepak bola, meski timnya tetap akan berusaha tampil maksimal apabila pertandingan tetap berlangsung sesuai aturan.
“Saya pikir ini lebih penting daripada sepak bola. Meskipun demikian, jika aturan memungkinkan permainan tetap berlangsung dalam kondisi seperti ini, kami akan berusaha sebaik mungkin,” ucapnya.
Terkait lawan yang akan dihadapi, Mauro menyebut pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.
Ia mengaku pernah berhadapan dengan Shan United saat berada di Myanmar musim lalu, tetapi Yangon United merupakan tim berbeda yang belum menjadi lawan yang sama baginya.
Karena itu, ia memilih tidak banyak mengomentari kekuatan lawan dan menekankan pentingnya menjaga fokus serta kerja sama tim.
Mauro juga menyebut Borneo FC masih berada pada tahap awal musim untuk membangun kekompakan skuad.
Ia berharap dukungan suporter dapat menjadi tambahan motivasi bagi tim saat bermain di kandang.
Menurutnya, kehadiran suporter memiliki peran penting dalam mendorong pemain tampil maksimal.
“Kami memahami bahwa kami berada di awal musim ini dan mencoba membentuk grup bersama. Dan kita membutuhkan dukungan mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, pemain Borneo FC, Cristian Matheus, menyatakan tim memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh dan berusaha meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.
Ia menegaskan pendekatan tim tetap dilakukan secara bertahap, dengan fokus menyelesaikan satu laga sebelum memikirkan target berikutnya.
“Target pertama adalah mengikuti pertandingan demi pertandingan, mencoba memenangkan satu pertandingan pada satu waktu. Dan kemudian jika kita berhasil melakukannya, bermimpi dan mencoba untuk melangkah lebih jauh,” kata Cristian.
Borneo FC berharap konsistensi permainan dan dukungan suporter dapat membantu tim mencapai targetnya di kompetisi tersebut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Pelatih Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo (tengah), didampingi pemain Christian Matheus, menyampaikan keterangan kepada awak media pada sesi pre-match press conference AFC Challenge League di Samarinda. (Foto: Borneo Fc)
Samarinda – Borneo FC Samarinda membidik kemenangan pada pertandingan fase kompetisi yang akan dihadapi dengan target melangkah sejauh mungkin hingga mencapai final.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan timnya harus fokus menghadapi laga demi laga, bekerja keras, dan tidak meremehkan lawan, meski di tengah persiapan tersebut ia turut menyoroti kondisi polusi udara di Samarinda yang dinilai memprihatinkan.
Mauro mengatakan target utama tim saat ini adalah melewati fase pertandingan yang sedang dihadapi.
Setelah itu, Borneo FC akan berusaha menjaga peluang untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi.
“Dalam sepak bola, kita selalu mengatakan bahwa pertandingan berikutnya adalah yang paling penting. Jadi pertama-tama, target utama kami adalah melewati fase ini,” ujar Mauro, Sabtu (17/10/2026).
Ia menegaskan, timnya tidak ingin terlalu jauh memikirkan target akhir sebelum menyelesaikan pertandingan terdekat.
Menurutnya, setiap laga membutuhkan persiapan serius karena persaingan sepak bola saat ini semakin kompetitif.
“Kita harus rendah hati, kita harus fokus, kita harus bekerja keras jika kita ingin menang,” tegasnya.
Selain membahas target tim, Mauro juga menyoroti kualitas udara di Samarinda yang tengah menjadi perhatian, lantaran adanya kabut asap, dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Ia menyebut kondisi tersebut bukan hanya berdampak bagi pemain, tetapi juga masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan dan menghirup udara yang tercemar.
“Jelas, ketika polusi udara tinggi, hal itu tidak baik bagi siapa pun, bukan hanya para pemain. Bagi kita yang berada di luar dan menghirup udara beracun. Ini adalah situasi yang disayangkan,” katanya.
Mauro mengaku prihatin karena kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat.
Ia bahkan menilai persoalan kesehatan dan kualitas udara lebih penting daripada sepak bola, meski timnya tetap akan berusaha tampil maksimal apabila pertandingan tetap berlangsung sesuai aturan.
“Saya pikir ini lebih penting daripada sepak bola. Meskipun demikian, jika aturan memungkinkan permainan tetap berlangsung dalam kondisi seperti ini, kami akan berusaha sebaik mungkin,” ucapnya.
Terkait lawan yang akan dihadapi, Mauro menyebut pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.
Ia mengaku pernah berhadapan dengan Shan United saat berada di Myanmar musim lalu, tetapi Yangon United merupakan tim berbeda yang belum menjadi lawan yang sama baginya.
Karena itu, ia memilih tidak banyak mengomentari kekuatan lawan dan menekankan pentingnya menjaga fokus serta kerja sama tim.
Mauro juga menyebut Borneo FC masih berada pada tahap awal musim untuk membangun kekompakan skuad.
Ia berharap dukungan suporter dapat menjadi tambahan motivasi bagi tim saat bermain di kandang.
Menurutnya, kehadiran suporter memiliki peran penting dalam mendorong pemain tampil maksimal.
“Kami memahami bahwa kami berada di awal musim ini dan mencoba membentuk grup bersama. Dan kita membutuhkan dukungan mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, pemain Borneo FC, Cristian Matheus, menyatakan tim memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh dan berusaha meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.
Ia menegaskan pendekatan tim tetap dilakukan secara bertahap, dengan fokus menyelesaikan satu laga sebelum memikirkan target berikutnya.
“Target pertama adalah mengikuti pertandingan demi pertandingan, mencoba memenangkan satu pertandingan pada satu waktu. Dan kemudian jika kita berhasil melakukannya, bermimpi dan mencoba untuk melangkah lebih jauh,” kata Cristian.
Borneo FC berharap konsistensi permainan dan dukungan suporter dapat membantu tim mencapai targetnya di kompetisi tersebut.
(Sf/Rs)