Cari disini...
Olahraga
Momen saat Pemain Borneo FC, Ahmad Taufany berduel dengan pemain Persita Tangerang. (Foto : Borneofc)
Samarinda - Borneo FC melanjutkan tren positif usai meraih tiga poin setelah berhasil membekuk Persita Tangerang dengan Skor 2-1 di Stadion Segiri Samarinda pada lanjutan BRI Liga 1, Jumat (25/8/2023) malam tadi.
Dengan hasil ini, Borneo FC kini menduduki posisi ke-2 BRI Liga 1 Indonesia.
Jalannya pertandingan, kedua tim menyajikan pemain mudanya. Borneo FC memberikan kesempatan sebagai starting kepada Ahmad Taufany, Komang Teguh dan Fajar Faturrahman, pemain Sea Games lalu.
Sedangkan, Persita memainkan pola yang berbeda dari pertandingan sebelumnya melawan PSS Sleman, kali ini menggunakan formasi 4-3-3 dengan harapan tampil menyerang.
Persita dengan tiga penyerangnya, Ezequiel Vidal, Ramiro Fergonzi dan Heri Susanto melancarkan serangan dimenit-menit awal babak pertama.
Menit ke-27, Stefano Lilipaly melakukan tendangan bebas dari sebelah kanan yang menyentuh pemain Persita, Achmad Alchoir dan mengarah ke gawang.
Bola tak dapat diantisipasi kiper, terjadinya kemelut di depan gawang dan dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Michiels melalui sundulannya. 1-0 Bornoe FC memimpin.
Babak kedua bergulir, sejumlah pemain bangku cadangan Persita dan Borneo FC diberi kesempatan bermain.
Menit ke-58, pemain asuhan Pieter Huistra membangun serangan dari sisi kanan. Fajar Faturrahman berhasil melakukan umpan silang ke tengah pertahanan Persita, tanpa pengawalan Adam Alis melakukan tendangan dari luar kotak pinalti dan menghasilkan gol tambahan.
Borneo FC mendapatkan peluang emas kembali, ruang kosong yang dimanfaatkan oleh Jelle lalu disambar oleh Terens Puhiri. Sayangnya gol itu dianulir wasit karena dalam posisi offside.
Dimenit ke-80 Persita tampil menekan, tapi tendangan Hanis Shagara sebagai pemain pengganti selalu digagalkan oleh Nadeo Argawinata.
Enam menit tambahan waktu babak kedua. Akhirnya Persita dapat memperkecil ketertinggalan , Nadeo tidak pada posisi yang tepat, dimanfaatkan dengan baik oleh Hanis sgahara bernomor punggung 14.
Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra dalam pertandingan ini memuji kinerja yang dilakukan pemain muda.
"Pemain muda ada di tahapan ini banyak perbedaan. Ini bukan hanya mengenai kemenangan, ini tentang 1-1 melawan striker asing, melawan midfielder asing yang bagus. Ini tak mudah tetapi ini menjadi pengalaman bagi mereka," ungkapnya.
Berkat poin penuh diraih Borneo FC, tim kebanggaan warga Samarinda ini masih bertengger di papan atas posisi ke-2 BRI Liga 1.
(Sf/By)
Cari disini...
Olahraga

Momen saat Pemain Borneo FC, Ahmad Taufany berduel dengan pemain Persita Tangerang. (Foto : Borneofc)
Samarinda - Borneo FC melanjutkan tren positif usai meraih tiga poin setelah berhasil membekuk Persita Tangerang dengan Skor 2-1 di Stadion Segiri Samarinda pada lanjutan BRI Liga 1, Jumat (25/8/2023) malam tadi.
Dengan hasil ini, Borneo FC kini menduduki posisi ke-2 BRI Liga 1 Indonesia.
Jalannya pertandingan, kedua tim menyajikan pemain mudanya. Borneo FC memberikan kesempatan sebagai starting kepada Ahmad Taufany, Komang Teguh dan Fajar Faturrahman, pemain Sea Games lalu.
Sedangkan, Persita memainkan pola yang berbeda dari pertandingan sebelumnya melawan PSS Sleman, kali ini menggunakan formasi 4-3-3 dengan harapan tampil menyerang.
Persita dengan tiga penyerangnya, Ezequiel Vidal, Ramiro Fergonzi dan Heri Susanto melancarkan serangan dimenit-menit awal babak pertama.
Menit ke-27, Stefano Lilipaly melakukan tendangan bebas dari sebelah kanan yang menyentuh pemain Persita, Achmad Alchoir dan mengarah ke gawang.
Bola tak dapat diantisipasi kiper, terjadinya kemelut di depan gawang dan dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Michiels melalui sundulannya. 1-0 Bornoe FC memimpin.
Babak kedua bergulir, sejumlah pemain bangku cadangan Persita dan Borneo FC diberi kesempatan bermain.
Menit ke-58, pemain asuhan Pieter Huistra membangun serangan dari sisi kanan. Fajar Faturrahman berhasil melakukan umpan silang ke tengah pertahanan Persita, tanpa pengawalan Adam Alis melakukan tendangan dari luar kotak pinalti dan menghasilkan gol tambahan.
Borneo FC mendapatkan peluang emas kembali, ruang kosong yang dimanfaatkan oleh Jelle lalu disambar oleh Terens Puhiri. Sayangnya gol itu dianulir wasit karena dalam posisi offside.
Dimenit ke-80 Persita tampil menekan, tapi tendangan Hanis Shagara sebagai pemain pengganti selalu digagalkan oleh Nadeo Argawinata.
Enam menit tambahan waktu babak kedua. Akhirnya Persita dapat memperkecil ketertinggalan , Nadeo tidak pada posisi yang tepat, dimanfaatkan dengan baik oleh Hanis sgahara bernomor punggung 14.
Kepala Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra dalam pertandingan ini memuji kinerja yang dilakukan pemain muda.
"Pemain muda ada di tahapan ini banyak perbedaan. Ini bukan hanya mengenai kemenangan, ini tentang 1-1 melawan striker asing, melawan midfielder asing yang bagus. Ini tak mudah tetapi ini menjadi pengalaman bagi mereka," ungkapnya.
Berkat poin penuh diraih Borneo FC, tim kebanggaan warga Samarinda ini masih bertengger di papan atas posisi ke-2 BRI Liga 1.
(Sf/By)