Olahraga
Latihan Rutin di Base Camp Percasi Paser. (Foto: Padliannor)
Tana Paser - Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Bapor Korpri) Kabupaten Paser memastikan kesiapan penuh untuk menghadapi gelaran kompetisi catur tingkat provinsi yang diselenggarakan di Sangatta. Kontingen asal Paser dijadwalkan bertolak menuju lokasi pertandingan pada akhir pekan ini untuk mengikuti seluruh rangkaian nomor yang dipertandingkan.
Persiapan keberangkatan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Percasi Kabupaten Paser, Anang Suciswo. Ia menyebut, rombongan kontingen akan berangkat pada hari Sabtu, 31 Oktober dan tiba di Sangatta keesokan harinya untuk langsung bersiap menghadapi babak pertama pertandingan.
"Insyaallah berangkat hari Sabtu tanggal 31 Oktober sampai Sangatta tanggal 1 sudah masuk ke babak pertama sampai tanggal 7 selesai pertandingan. Tanggal 8 insyaallah akan kembali lagi ke Paser," ucap Anang, Kamis (29/10/2026).
Kabupaten Paser menurunkan total 13 orang yang terdiri dari atlet serta official pendukung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang merupakan atlet catur pilihan yang dibagi secara merata masing-masing lima atlet putra dan lima atlet putri dari berbagai latar belakang instansi pemerintah.
Para atlet tersebur nantinya akan turun di sejumlah nomor tanding perorangan tanpa kategori beregu. Adapun nomor yang dipertandingkan meliputi kategori standar, rapid atau cepat, serta bridge kilat yang menuntut konsentrasi tinggi dari setiap peserta selama jalannya turnamen.
Mengingat pada perhelatan sebelumnya di daerah tuan rumah Paser berhasil mengamankan satu medali emas, pada ajang di Sangatta tersebut kontingen mematok target minimal dua medali emas.
"Target kami tidak muluk-muluk. Kebetulan memang ada juara bertahannya yang di Paser tuan rumah kemarin satu emas, insyaallah bisa dua emaslah. Bertambah lah satu," ungkapnya.
Dari sisi kesiapan administrasi maupun teknis, manajer memastikan seluruh prosedur telah diselesaikan dengan baik tanpa kendala berarti. Surat tugas, surat dispensasi, hingga Surat Keputusan (SK) resmi dari Bapor Korpri yang ditandatangani oleh ketua selaku asisten telah dikantongi oleh seluruh anggota kontingen.
Para atlet yang memperkuat kontingen Paser berasal dari berbagai unsur lembaga dan kecamatan di Kabupaten Paser, mulai dari tenaga pendidik di Long Ikis, pegawai Dinas Kebakaran, hingga perwakilan dari Rutan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perpora. Keberagaman instansi ini menunjukkan tingginya antusiasme aparatur sipil negara di Paser dalam bidang olahraga catur.
Menghadapi persaingan ketat di tingkat provinsi, kontingen Paser telah memetakan sejumlah daerah yang dinilai menjadi pesaing terberat dalam perburuan medali. Daerah-daerah seperti Balikpapan, Samarinda, serta tuan rumah Sangatta diwaspadai karena memiliki pembinaan atlet yang matang dan jam terbang yang tinggi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Latihan Rutin di Base Camp Percasi Paser. (Foto: Padliannor)
Tana Paser - Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Bapor Korpri) Kabupaten Paser memastikan kesiapan penuh untuk menghadapi gelaran kompetisi catur tingkat provinsi yang diselenggarakan di Sangatta. Kontingen asal Paser dijadwalkan bertolak menuju lokasi pertandingan pada akhir pekan ini untuk mengikuti seluruh rangkaian nomor yang dipertandingkan.
Persiapan keberangkatan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Percasi Kabupaten Paser, Anang Suciswo. Ia menyebut, rombongan kontingen akan berangkat pada hari Sabtu, 31 Oktober dan tiba di Sangatta keesokan harinya untuk langsung bersiap menghadapi babak pertama pertandingan.
"Insyaallah berangkat hari Sabtu tanggal 31 Oktober sampai Sangatta tanggal 1 sudah masuk ke babak pertama sampai tanggal 7 selesai pertandingan. Tanggal 8 insyaallah akan kembali lagi ke Paser," ucap Anang, Kamis (29/10/2026).
Kabupaten Paser menurunkan total 13 orang yang terdiri dari atlet serta official pendukung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 orang merupakan atlet catur pilihan yang dibagi secara merata masing-masing lima atlet putra dan lima atlet putri dari berbagai latar belakang instansi pemerintah.
Para atlet tersebur nantinya akan turun di sejumlah nomor tanding perorangan tanpa kategori beregu. Adapun nomor yang dipertandingkan meliputi kategori standar, rapid atau cepat, serta bridge kilat yang menuntut konsentrasi tinggi dari setiap peserta selama jalannya turnamen.
Mengingat pada perhelatan sebelumnya di daerah tuan rumah Paser berhasil mengamankan satu medali emas, pada ajang di Sangatta tersebut kontingen mematok target minimal dua medali emas.
"Target kami tidak muluk-muluk. Kebetulan memang ada juara bertahannya yang di Paser tuan rumah kemarin satu emas, insyaallah bisa dua emaslah. Bertambah lah satu," ungkapnya.
Dari sisi kesiapan administrasi maupun teknis, manajer memastikan seluruh prosedur telah diselesaikan dengan baik tanpa kendala berarti. Surat tugas, surat dispensasi, hingga Surat Keputusan (SK) resmi dari Bapor Korpri yang ditandatangani oleh ketua selaku asisten telah dikantongi oleh seluruh anggota kontingen.
Para atlet yang memperkuat kontingen Paser berasal dari berbagai unsur lembaga dan kecamatan di Kabupaten Paser, mulai dari tenaga pendidik di Long Ikis, pegawai Dinas Kebakaran, hingga perwakilan dari Rutan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perpora. Keberagaman instansi ini menunjukkan tingginya antusiasme aparatur sipil negara di Paser dalam bidang olahraga catur.
Menghadapi persaingan ketat di tingkat provinsi, kontingen Paser telah memetakan sejumlah daerah yang dinilai menjadi pesaing terberat dalam perburuan medali. Daerah-daerah seperti Balikpapan, Samarinda, serta tuan rumah Sangatta diwaspadai karena memiliki pembinaan atlet yang matang dan jam terbang yang tinggi.
(Sf/Rs)