Cari disini...
Olahraga
Para pemain Borneo FC sedang berkumpul di tengah lapangan saat sesi latihan. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Skuad Borneo FC Samarinda resmi memanaskan mesin menjelang bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 musim 2026/2027.
Sesi latihan perdana yang digelar pada Senin (20/7/2026) ini dipimpin langsung oleh pelatih anyar, Mauro Jeronimo, dan diwarnai oleh kehadiran belasan wajah baru yang menandai era perombakan besar-besaran di kubu Pesut Etam.
Dalam kesempatan pertamanya memimpin tim di lapangan, Mauro Jeronimo mengaku sangat puas dengan kondisi skuad pasca-libur kompetisi.
Menurutnya, antusiasme menjadi modal berharga bagi tim yang tengah melakukan perombakan fundamental ini.
"Sejauh ini semuanya aman dan berjalan lancar. Saya senang melihat kondisi di sini. Setelah libur dua bulan, para pemain kembali dengan motivasi dan semangat baru," ungkap pelatih asal Portugal tersebut.
Musim ini, Borneo FC memang merombak komposisi tim secara masif. Juru taktik tersebut menyadari tantangan besar yang menantinya.
"Jelas, sekarang kami punya banyak pemain baru dan staf baru. Bisa dibilang, kami harus membangun tim ini lagi dari nol. Tapi saya senang melihat mereka datang dengan antusiasme tinggi. Buat saya, itu yang paling penting," tegasnya.
Latihan perdana ini langsung menjadi ajang unjuk gigi bagi enam legiun asing baru yang sukses diamankan manajemen tanpa biaya transfer.
Di lini pertahanan, dua palang pintu asal Brasil, Christian Matheus dan Iago Mendonça, mulai membangun chemistry. Mereka dibantu oleh gelandang bertahan Gabriel Oliveira.
Sementara di sektor penyerangan, pergerakan gesit Kablan Davy N'Goma (Prancis/Kongo) dan Rodrigo Varanda (Brasil), serta ketajaman striker Spanyol, Ruben Lopez Huesca, menjadi sorotan utama di lapangan.
Tidak hanya mengandalkan talenta mancanegara, kedalaman skuad Pesut Etam juga diperkokoh dengan hadirnya lima amunisi lokal yang sarat pengalaman.
Di sektor penjaga gawang, manajemen memulangkan kiper senior Muhammad Ridho yang sudah malang melintang di kompetisi kasta tertinggi, dibarengi dengan bergabungnya dua kiper potensial, Rakasurya Handika (eks Bali United) dan M. Darmawan.
Sementara itu, untuk mempertebal barikade pertahanan sayap, Borneo FC merekrut Achmad Figo, bek kanan tangguh yang sebelumnya membela Arema FC dan pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Ia akan bersaing dan berkolaborasi dengan Rifad Marasabessy, bek sayap agresif yang gaya permainan ngototnya sudah sangat dikenal oleh publik sepak bola nasional.
Para pemain Borneo FC sedang berkumpul di tengah lapangan saat sesi latihan. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Menghadapi para pemain dengan latar belakang yang beragam ini, Jeronimo langsung menerapkan program latihan komprehensif.
"Di latihan perdana ini, seperti biasa dalam sepak bola ada empat aspek yang harus diasah, taktik, teknik, fisik, dan mental. Sejak hari pertama ini, kami mulai mengintegrasikan hal-hal tersebut secara bertahap. Jadi, para pemain bisa berkembang dari hari ke hari, dan minggu ke minggu," paparnya.
Menyadari besarnya ekspektasi dari Pusamania sebutan untuk suporter fanatik Borneo FC, Mauro Jeronimo berjanji akan menyajikan permainan yang tidak hanya memburu kemenangan, tetapi juga menghibur lewat determinasi tinggi.
"Sepak bola itu soal passion dan antusiasme. Itulah yang akan saya coba tanamkan ke para pemain dan staf, membangun tim yang bermain dengan penuh semangat, punya mentalitas yang bagus, sehingga para fans bisa datang ke stadion dan menikmati pertandingan," ujarnya.
Namun, pelatih tersebut juga meminta pengertian dari para suporter bahwa menyatukan 11 pemain baru bukanlah proses yang instan.
"Kami akan berusaha membangun tim yang punya identitas bermain yang jelas dan kompetitif. Tapi, kami butuh waktu. Ada banyak pemain baru, banyak wajah baru juga di staf. Kami harus membangun tim ini selangkah demi selangkah," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Olahraga

Para pemain Borneo FC sedang berkumpul di tengah lapangan saat sesi latihan. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Samarinda - Skuad Borneo FC Samarinda resmi memanaskan mesin menjelang bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 musim 2026/2027.
Sesi latihan perdana yang digelar pada Senin (20/7/2026) ini dipimpin langsung oleh pelatih anyar, Mauro Jeronimo, dan diwarnai oleh kehadiran belasan wajah baru yang menandai era perombakan besar-besaran di kubu Pesut Etam.
Dalam kesempatan pertamanya memimpin tim di lapangan, Mauro Jeronimo mengaku sangat puas dengan kondisi skuad pasca-libur kompetisi.
Menurutnya, antusiasme menjadi modal berharga bagi tim yang tengah melakukan perombakan fundamental ini.
"Sejauh ini semuanya aman dan berjalan lancar. Saya senang melihat kondisi di sini. Setelah libur dua bulan, para pemain kembali dengan motivasi dan semangat baru," ungkap pelatih asal Portugal tersebut.
Musim ini, Borneo FC memang merombak komposisi tim secara masif. Juru taktik tersebut menyadari tantangan besar yang menantinya.
"Jelas, sekarang kami punya banyak pemain baru dan staf baru. Bisa dibilang, kami harus membangun tim ini lagi dari nol. Tapi saya senang melihat mereka datang dengan antusiasme tinggi. Buat saya, itu yang paling penting," tegasnya.
Latihan perdana ini langsung menjadi ajang unjuk gigi bagi enam legiun asing baru yang sukses diamankan manajemen tanpa biaya transfer.
Di lini pertahanan, dua palang pintu asal Brasil, Christian Matheus dan Iago Mendonça, mulai membangun chemistry. Mereka dibantu oleh gelandang bertahan Gabriel Oliveira.
Sementara di sektor penyerangan, pergerakan gesit Kablan Davy N'Goma (Prancis/Kongo) dan Rodrigo Varanda (Brasil), serta ketajaman striker Spanyol, Ruben Lopez Huesca, menjadi sorotan utama di lapangan.
Tidak hanya mengandalkan talenta mancanegara, kedalaman skuad Pesut Etam juga diperkokoh dengan hadirnya lima amunisi lokal yang sarat pengalaman.
Di sektor penjaga gawang, manajemen memulangkan kiper senior Muhammad Ridho yang sudah malang melintang di kompetisi kasta tertinggi, dibarengi dengan bergabungnya dua kiper potensial, Rakasurya Handika (eks Bali United) dan M. Darmawan.
Sementara itu, untuk mempertebal barikade pertahanan sayap, Borneo FC merekrut Achmad Figo, bek kanan tangguh yang sebelumnya membela Arema FC dan pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Ia akan bersaing dan berkolaborasi dengan Rifad Marasabessy, bek sayap agresif yang gaya permainan ngototnya sudah sangat dikenal oleh publik sepak bola nasional.
Para pemain Borneo FC sedang berkumpul di tengah lapangan saat sesi latihan. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)
Menghadapi para pemain dengan latar belakang yang beragam ini, Jeronimo langsung menerapkan program latihan komprehensif.
"Di latihan perdana ini, seperti biasa dalam sepak bola ada empat aspek yang harus diasah, taktik, teknik, fisik, dan mental. Sejak hari pertama ini, kami mulai mengintegrasikan hal-hal tersebut secara bertahap. Jadi, para pemain bisa berkembang dari hari ke hari, dan minggu ke minggu," paparnya.
Menyadari besarnya ekspektasi dari Pusamania sebutan untuk suporter fanatik Borneo FC, Mauro Jeronimo berjanji akan menyajikan permainan yang tidak hanya memburu kemenangan, tetapi juga menghibur lewat determinasi tinggi.
"Sepak bola itu soal passion dan antusiasme. Itulah yang akan saya coba tanamkan ke para pemain dan staf, membangun tim yang bermain dengan penuh semangat, punya mentalitas yang bagus, sehingga para fans bisa datang ke stadion dan menikmati pertandingan," ujarnya.
Namun, pelatih tersebut juga meminta pengertian dari para suporter bahwa menyatukan 11 pemain baru bukanlah proses yang instan.
"Kami akan berusaha membangun tim yang punya identitas bermain yang jelas dan kompetitif. Tapi, kami butuh waktu. Ada banyak pemain baru, banyak wajah baru juga di staf. Kami harus membangun tim ini selangkah demi selangkah," pungkasnya.
(Sf/Rs)